7 hukum HAM di zaman kuno
1)Kode Hukum Raja Hammurabi
Walaupun Hammurabi banyak sekali melakukan peperangan menaklukkan kerajaan lain, namun ia lebih terkenal karena pada masa pemerintahannya dibuat kode resmi (hukum tertulis) pertama yang tercatat di dunia, yang disebut sebagai Piagam Hammurabi (Codex Hammurabi). Pada tahun 1901, arkeolog Perancis menemukan piagam tersebut ketika melakukan penggalian di bawah reruntuhan bekas kota kuno Susa, Babilonia. Piagam Hammurabi tersebut terukir di atas potongan batu yang telah diratakan dalam huruf paku (cuneiform). Piagam tersebut seluruhnya ada 282 hukum, akan tetapi terdapat 32 hukum diantaranya yang terpecah dan sulit untuk dibaca. Isinya adalah pengaturan atas perbuatan kriminal tertentu dan ganjarannya. Beberapa contoh isinya, antara lain: * Seorang yang gagal memperbaiki saluran airnya akan diminta untuk membayar kerugian tetangga yang ladangnya kebanjiran * Pemuka agama wanita dapat dibakar hidup-hidup jika masuk rumah panggung (umum) tanpa permisi * Seorang janda dapat mewarisi sebagian dari harta suaminya yang sama besar dengan bagian yang diwarisi oleh anak laki-lakinya * Seorang dukun yang pasiennya meninggal ketika sedang dioperasi dapat kehilangan tangannya (dipotong) * Seseorang yang berhutang dapat bebas dari hutangnya dengan memberikan istri atau anaknya kepada orang yang menghutanginya untuk selang waktu tiga tahun Saat ini, Piagam Hammurabi telah disimpan dan dipamerkan untuk khalayak ramai di Museum Louvre di Paris, Perancis. [/spoiler] Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
http://img695.imageshack.us/img695/1...ndependeni.jpg By stevenlo1996 at 2011-08-15 7)The Four Freedoms Pernyataan ini diajukan oleh Franklin D. Rosevelt, yang berisi: a) kebebasan berbicara dan mengemukakan pendapat b)Kebebasan beragama c)kebebasan dari ketakutan d)kebebasan dari kemiskinan nah dulu aja mereka bisa membuat HAM sekarang kok tambah mundur otaknya bapak Soekarno pernah berkata dalam pembuatan UUD 1945 "Buat apa grondwet (UUD) jikalau misalnya tidak ada sociale rechvaardigheid (keadilan sosial), apa gunanya grondwet kalau ia tidak dapat mengisi perut orang yang hendak mati kelaparan... kita rancangkan UUD dengan kedaulatan rakyat dan bukan individu,inilah jaminan bangsa Indonesia seluruhnya akan selamat di kemudian hari" sekarang kata Pak Soekarno tinggalah kata HAM sudah tidak berlaku rupanya Indonesia sudah menjadi "HUTAN" dengan slogan siapa kuat ia menang , siapa kaya ia menang Update:http://www.kaskus.co.id/showpost.php?p=...33&postcount=6 </div> |
| All times are GMT +7. The time now is 09:56 AM. |