for
tabel:
http://cdn-u.kaskus.co.id/21/stpo6cvn.jpg
Cara Makan Benar Cegah Hipertensi
Selama ini kuaci dipandang sebelah mata oleh masyarakat luas karena peran komoditas ini hanya sebatas sebagai makanan camilan saja. Padahal, kuaci banyak mengandung mineral bermanfaat; seperti fosfor (705-755 mg/l00 g), kalium (648-689 mg/100 g), kalsium (54-116 mg/100 g), natrium (3-99 mg/100 g), besi (6,77-7,28 mg/100 g), dan tembaga (0,69-1,75 mg/100 g).
Mineral kalsium dan fosfor sangat penting perannya dalam pembentukan massa tulang dan gigi, sehingga bermanfaat untuk mencegah osteoporosis. Keberadaan mineral kalium sangat penting untuk mengimbangi natrium. Kalium bersifat hipotensif, yaitu memiliki efek penurunan tekanan darah.
Rasio kalium terhadap natrium yang tinggi berperan penting dalam pencegahan penyakit hipertensi. Untuk mencegah efek buruk natrium yang dapat menyebabkan hipertensi, konsumen dianjurkan untuk mengonsumsi kuaci tawar, yaitu yang dibuat tanpa penambahan garam.
Walaupun kuaci dibuat dengan penambahan garam, sesungguhnya kadar natrium di dalam daging biji tidak terlalu tinggi. Garam dan bumbu yang ditambahkan dalam proses pengolahan kuaci hanya berakumulasi pada bagian kulit biji dan tidak terlalu banyak yang menembus ke bagian daging biji.
Karena itu, jika teknik konsumsi kuaci dilakukan secara benar, yaitu hanya mengonsumsi bagian daging bijinya, kita tidak perlu khawatir akan dampak buruk natrium. Bila teknik konsumsi kuaci tidak dilakukan secar benar, bagian bibir sering terasa tebal karena banyak bersentuhan dengan garam dan bumbu.
Konsumsi mineral tembaga menjadi sangat penting bagi kesehatan karena dapat memengaruhi kadar kolesterol LDL (low density lipoprotein) di dalam tubuh. Rendahnya asupan mineral tembaga bermuara pada naiknya kadar kolestrol LDL (kolesterol jahat), serta terbatasnya jumlah kolesterol HDL (kolesterol baik). Mineral tembaga juga dapat berperan sebagai antioksidan untuk mencegah terbentuknya radikal bebas.
Beberapa penelitian menunjukkan, kuaci dari biji waluh mengandung komponen bioaktif berupa senyawa fitokimia yang dapat mencegah kanker prostat. Kanker prostat ditakuti kaum pria karena dapat berdampak buruk terhadap fungsi seksual, bahkan
bisa menyebabkan kematian.
Sunbutter, Manfaat Kuaci Lebih Optimal
Walaupun kandungan kimia kuaci berperan besar bagi kesehatan, jumlah konsumsinya yang masih rendah dan tidak kontinyu menyebabkan sumbangan gizinya tidak berarti banyak bagi masyarakat. Guna memperbesar khasiat dari komponen gizi yang terdapat di dalam biji semangka, biji bunga matahari, atau biji waluh, diperlukan upaya penganekaragaman produk olahan.
Dengan produk yang beragam, konsumen dapat menikmati secara lebih leluasa, sehingga sumbangan gizinya memadai untuk pemeliharaan kesehatan tubuh yang optimal. Menyadari pentingnya minyak pada biji bunga matahari, saat ini biji tersebut telah diolah menjadi sunbutter yang merupakan alternatif selai kacang.
Sunbutter merupakan mentega dari biji bunga matahari yang dapat digunakan untuk memasak dan membuat salad. Pembuatan produk dari biji bunga itu telah dilakukan di Cina, Rusia, Eropa, dan juga Amerika Serikat.
Saat ini biji bunga matahari banyak diolah menjadi minyak. Kelebihan minyak biji bunga matahari dibandingkan dengan minyak zaitun adalah memiliki asam oleat (omega-9) yang lebih tinggi.
Seperti biji bunga matahari, biji buah semangka juga telah diambil minyaknya. Minyak ini telah berkembang secara tradisional di Afrika Barat, biasa disebut ootanga oil atau kalahari oil.
Minyak biji semangka mengandung asam linoleat dan asam linolenat (omega-3) tinggi. Keunggulan tersebut menyebabkan minyak biji semangka seringkali digunakan dalam produk personal care seperti kosmetika dan losion.