Mencicipi Belalang Goreng, Makanan Daerah Wonosari
Kemaren HT ternyata! </span></span>Trims buat ceriwisser http://cdn.kaskus.com/images/smilies/sumbangan/37.gif <div class="spoiler">Spoiler for HT BWK: <div id="bbcode_spoiler_content" style="margin: 0px; padding: 6px; border: 1px solid #CCC;background: #EEE;color:#000;"><div class="content_spoiler_570dc5ecdf417" id="bbcode_inside_spoiler" style="display: none;background: #EEE;">http://i1231.photobucket.com/albums/...Yukikawaii.png Belalang adalah serangga herbivora dari subordo Caelifera dalam ordo Orthoptera. Serangga ini memiliki antena yang hampir selalu lebih pendek dari tubuhnya dan juga memiliki ovipositor pendek. Suara yang ditimbulkan beberapa spesies belalang biasanya dihasilkan dengan menggosokkan femur belakangnya terhadap sayap depan atau abdomen (disebut stridulasi), atau karena kepakan sayapnya sewaktu terbang. Femur belakangnya umumnya panjang dan kuat yang cocok untuk melompat. Serangga ini umumnya bersayap, walaupun sayapnya kadang tidak dapat dipergunakan untuk terbang. Belalang betina umumnya berukuran lebih besar dari belalang jantan. Dalam Agama Islam, Belalang adalah salah satu dari dua hewan yang apabila telah terlebih dahulu mati masih dihalalkan untuk dimakan, bersama ikan. ISI Quote: Belalang sebenarnya adalah hama yang sangat merugikan. Binatang ini sangat rakus makan mulai dari daun jati, pisang, padi, jagung hingga tebu. Belalang betina dewasa berukuran 58-71 mm sedangkan belalang jantan 49-63 mm. Satu belalang dewasa dalam sehari dapat menghabiskan daun hingga 30 mg. Sementara dalam jumlah besar, sekumpulan 50 ekor belalang dapat menghabiskan makanan setara dengan seekor sapi dewasa. Karena seekor belalang bisa bertelur hingga ratusan butir, tak heran sering terjadi gagal panen akibat serangan hama dalam skala besar. Belalang juga dapat terbang hingga 80 kilometer dan dapat meloncat hingga 3 meter. Karena jago meloncat dan terbang itulah, sehingga cukup sulit untuk menangkap seekor belalang dewasa dengan tangan kosong. Penduduk biasa menggunakan galah yang ujungnya diberi jarring kecil untuk menangkapnya. Sebelum memasaknya, belalang direndam dalam air panas sehingga mati. Kemudian jangan lupa untuk membuang kotoran, sayap dan kaki belakang. Pada kaki belakang ini terdapat duri-duri tajam, yang bisa tersangkut di tenggorokan kita. Selain rasanya yang renyah dan enak, ternyata belalang juga memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Dalam setiap 100 gram daging belalang, terkandung setidaknya 20,6 gram protein, 6,1 gram lemak, 35,2 gram kalsium dan 5 gram besi. Bahkan dalam porsi yang sama, belalang merupakan sumber protein yang lebih baik daripada daging ayam dan kambing. Lebih dari itu, belalang goreng juga rendah kolesterol dan lemak. Quote:Spoiler for belalang: <span class="post-quote" style="width: 100%; margin: auto;font-family:Roboto,Helvetica,Arial,Sans-serif;font-size:14px;font-style:normal;font-weight:normal;text-align:left;color: #484848; display:block;">Quote:<span style="width: 95%;margin:auto;border: 1px solid #CCC; background: #EEE; padding: 5px; color: #484848; display:block;">Iwan Fals Belalang Tua Belalang tua diujung daun Warnanya kuning kecoklat coklatan Badannya bergoyang ditiup angin Mulutnya terus saja mengunyah Tak kenyang kenyang Sudut mata kananku tak sengaja Melihat belalang tua yang rakus Sambil menghisap dalam rokokku Kutulis syair Tentang hati yang khawatir Sebab menyaksikan Akhir dari kerakusan Belalang tua Yang tak kenyang kenyang Seperti sadar kuperhatikan Ia berhenti mengunyah Kepalanya mendongak keatas Matanya melotot melihatku tak senang Kakinya mencengkram daun Empat didepan dua dibelakang Bergerigi tajam Sungutnya masih gagah menusuk langit Berfungsi sebagai radar Belalang tua masih saja melihat marah kearahku Aku menjadi grogi dibuatnya Aku tak tahu apa yang dipikirkan Tiba tiba angin berhenti mendesir Daun pun berhenti bergoyang Walau hampir habis Daun tak jadi patah Belalang yang serakah Berhenti mengunyah # Kisah belalang tua diujung daun Yang hampir jatuh tetapi tak jatuh Kisah belalang tua yang berhenti mengunyah Sebab kubilang tak kenyang kenyang Belalang tua diujung daun Dengan tenang meninggalkan harta karun Warnanya hijau kehitam hitaman Berserat berlendir Bulat lonjong sebesar biji kapas Angin yang berhenti mendesir Digantikan hujan rintik rintik Aku yang menulis syair Tentang hati yang khawatir Tak tahu kapan Kisah ini akan berakhir BACK TO # Bonus lagi! <div class="spoiler">Spoiler for belalang: <div id="bbcode_spoiler_content" style="margin: 0px; padding: 6px; border: 1px solid #CCC;background: #EEE;color:#000;"><div class="content_spoiler_570dc5ecdf5a7" id="bbcode_inside_spoiler" style="display: none;background: #EEE;"><span style="display:block; text-align:center;"> |
| All times are GMT +7. The time now is 06:55 AM. |