Ceriwis

Ceriwis (https://forum.ceriwis.com/forum.php)
-   Nasional (https://forum.ceriwis.com/forumdisplay.php?f=13)
-   -   Lima Bukti Kunjungan DPR ke Australia Sia-sia (https://forum.ceriwis.com/showthread.php?t=269549)

intertwined 4th May 2011 08:38 PM

Lima Bukti Kunjungan DPR ke Australia Sia-sia
 
:gomen: PERMISI KOMANDAN DIMANAPUN ANDA BERADA :gomen:

Seperti biasa nih ndan, setelah beberapa hari ane ngga nyeriwis kebetulan tadi nemuin topik yang ane rasa cukup menarik buat dishare ke komandan2 sekalian :gg:

Semoga trit ane ini berkenan buat komandan2

Mari deh kita simak :sepeda:



Quote:

VIVAnewsPerhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA) menilai, kunjungan kerja komisi VIII DPR RI yang dipimpin oleh Abdul Kadir Karding ke Australia tidak bermanfaat atau sia-sia. Selain memboroskan anggaran negara, banyak hal tidak efektif terkait kunjungan yang dilakukan sejak Rabu 26 April sampai dengan Senin 2 Mei 2011 tersebut.
Sikap PPIA tertuang dalam lima analisa dan rekomendasi khusus hasil perjalanan 16 anggota komisi VIII ke Australia dalam rangka menggodok RUU tentang Fakir Miskin.


Spoiler for PERTAMA:
RUU penanggulangan fakir miskin (PFM) tidak diperlukan karena telah ada UU Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) tahun 2004 dan UU Kesejahteraan Nasional (2009).
�DPR harusnya memastikan implementasi UU SJSN dan UU Kesejahteraan Sosial sebelum membuat sebuah draf baru yang berusaha mengelola isu kebijakan sosial untuk fakir miskin,� tulis PPIA seperti dalam rilis yang diterima oleh VIVAnews.com, Selasa 3 Mei 2011.


Spoiler for KEDUA:
Menurut mereka, pemilihan Australia sebagai tempat studi banding adalah tidak relevan. Seharusnya, untuk belajar penanggulangan kemiskinan, anggota DPR lebih baik belajar di negara-negara yang memiliki kedekatan sejarah, sosial dan budaya dengan Indonesia seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan, China dan India.
�Dalam hal ini, kami menyayangkan kepergian Tim Panja ke Australia,� dalam rilis yang ditandatangani Ketua Umum PPIA, Mochamad Subhan Zein.


Spoiler for KETIGA:
Terkait dengan jumlah rombongan yang dinilai mubazir, sehingga melakukan pemborosan anggaran.


Spoiler for KEEMPAT:
Perolehan informasi yang seharusnya bisa di dapat di Indonesia.


Spoiler for KELIMA:
Kendala bahasa. Banyak anggota DPR yang tidak cakap berbahasa Inggris.


�Metode ceramah yang dilakukan seharusnya bisa dilakukan di Indonesia. Dan materi-materi yang dipaparkan pun bisa didapatkan melalui situs di internet,� kata PPIA.

Atas hal tersebut, PPIA menyampaikan beberapa rekomendasinya untuk kebaikan bangsa Indonesia ke depan. Di antaranya adalah rombongan yang berangkat haruslah memiliki kualifikasi yang baik dalam hal bahasa. Anggota yang tidak mempunyai kualitas, harus dilarang ikut bepergian ke luar negeri. Kemudian, DPR RI seharusnya mengoptimalkan sumber informasi dari internet di mana mereka telah memiliki situs tersendiri.
Sementara itu, Abdul Kadir Karding, Ketua Komisi VIII yang memimpin rombongan belum bisa dihubungi melalui teleponnya.



Kalo penasaran sama tersangka yang jadi pimpinan rombongannya, yuk kita tengok gambar dalam spoiler di bawah ini :cling:

Spoiler for SALAH SATU "TERSANGKA":



Quote:

Kiranya cukup sekian dulu ndan pertemuan kita di trit ane yang ini :shake:

Ane berterimakasih atas partisipasinya buat yang udah berkunjung dan juga kasih komen :gomen:

Silakan melonin ane ndan kalo lagi lapang hati :nyahaha: :nyahaha:

SUMBER


ModemUsb 4th May 2011 11:14 PM

Iya ndan, mending uangnya dari pada mubazir lebih baik dipakai untuk membantu orang2 yang masih membutuhkan modal untuk usaha, terutama UKM, kan lebih bermanfaat tuh. :eeek::eeek:

dionless 5th May 2011 07:19 AM

Quote:

Kendala bahasa. Banyak anggota DPR yang tidak cakap berbahasa Inggris.
Omigot, Benar2 memalukan

adangsubandi 5th May 2011 04:09 PM

:kocak: bisa jadi bahan banyolan nih :wahaha:
nge-junk pake nama bangsa tuh ::fuck5:

intertwined 5th May 2011 11:46 PM

Quote:

Originally Posted by Modem_Usb (Post 1001811)
Iya ndan, mending uangnya dari pada mubazir lebih baik dipakai untuk membantu orang2 yang masih membutuhkan modal untuk usaha, terutama UKM, kan lebih bermanfaat tuh. :eeek::eeek:

bener banget itu ndan :gomen:

niatnya sih katanya mau progress yang lebih bagus dengan jalan "belajar" ke negara tetangga

ternyata hasilnya nihil juga :tanya:

Quote:

Originally Posted by dionless (Post 1002398)
Omigot, Benar2 memalukan

setidak2nya yang jadi wakil kita2 ini harusnya ngerti lah ndan sama bahas asing

kebetulan ane tadi liat di video temen ane soal komisi 8 ini juga

tapi lebih parah pas ngebahas soal email sama mahasiswa Indonesia di sana (PPIA)

ntar kalo udah donlot ane taroh sini sekalian ndan :gg:

Quote:

Originally Posted by adangsubandi (Post 1003522)
:kocak: bisa jadi bahan banyolan nih :wahaha:
nge-junk pake nama bangsa tuh ::fuck5:

lagi musim kunjungan nih ndan kayaknya :curiga:

mari kita lihat bersama2 ndan perubahan macam apa yang mereka tawarkan setelah masa2 kunjungannya kemaren :nyahaha: :nyahaha: :nyahaha:

babingevet 6th May 2011 08:20 AM

masih banyak lagi ndan kunjungan2 berikutnya..
let's see :gg:

esrtprinz 6th May 2011 01:33 PM

nambahin ndan :eeek:



Spoiler for liat ni foto2ku, km mana:

hktoyshop 6th May 2011 01:37 PM

Quote:

Originally Posted by esrt_prinz (Post 1005403)
nambahin ndan :eeek:



Spoiler for liat ni foto2ku, km mana:


waduh..
malah foto foto..
gawat banget tuh..

alaysuralay 6th May 2011 01:40 PM

apakah karna DPR,..seenaknya bikin kegiatan studi banding,...tanpa perencanaan yang matang...:gaktau:

angelcloud 6th May 2011 04:14 PM

sangat sia2 sampe2 ditanya e-mail bingung jawabnya........:kocak:


All times are GMT +7. The time now is 02:16 PM.