Teknologi mesin mobil terus berkembang, dengan nama - nama yang tak jarang membuat kita bingung. Disini saia coba menjelaskan kepada agan-2x semua, mengenai teknologi mesin yg sering kita dengar saat ini.
Saia coba dengan bahasa yg sesederhana mungkin n penjelasan yg mudah dimengerti.
Saya mulai dari teknologi yang mengatur klep (valve) dan pengapian (ignition)
[/spoiler]
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for 1. VTEC:
Singkatan dari Variable Valve Timing and Lift Electronic Control, yaitu teknologi pengatur katup yang ditemukan oleh Honda, dan sampai sekarang masih digunakan oleh jajaran mesin Honda. Keunggulan teknologi VTEC terletak di kemampuan mesin bersilinder kecil dalam menghasilkan tenaga yang sebanding dengan mesin yang bersilinder besar, dan di samping itu juga memberikan konsumsi bahan bakar yang baik, serta juga dapat digunakan secara harian.
Dasar penciptaan VTEC adalah permasalahan setelan klep. Kalo agan dulu hobi setel mesin, pasti dah tau kalo setelan klep masuk / isap dengan bukaan besar enaknya utk RPM tinggi, tapi RPM Rendah ngempos. Sedangkan bukaan kecil enaknya utk RPM Rendah sampai sedang, tapi di RPM tinggi, tenaganya Ngeden.
Nah, VTEC ini mengkombinasikan kedua-2x nya alias Ada sistem mekanis yg terletak di Rocker Arm yg dapat merubah besaran bukaan klep.
Jadinya kalo pas RPM rendah, Bukaan Klep masuk / hisap kecil, jadinya tenaganya enak n irit bensin. Pas pengen ngebut, begitu masuk RPM tinggi, VTEC Pressure Switch (gambar atas) akan aktif n menggerakkan mekanis VTEC sehingga Rocker Arm menekan klep lebih dalam alias bukaan klep lebih besar, sehingga tenaganya gak ngeden...
Selain VTEC ada juga i-VTEC (intelligent VTEC) yang juga dilengkapi mekanisme memajukan dan memundurkan pengapian. Tentu hasilnya lebih maksimal untuk meningkatkan efisiensi mesin.
Quote:
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for 2. VVT-I:
VVT-i atau Variable Valve Timing-intelligent bisa diterjemahkan dalam kalimat awam pengaturan pintar waktu buka tutup valve yang variatif. Secara garis besar, sistem kerja pada VVT- I, yg diatur bukan besarnya bukaan klep, tetapi timing bukaan klep terserbut. Pengaturannya juga tidak hanya berdasarkan RPM tapi juga menghitung volume udara masuk, posisi throttle (pijakan pedal gas) temperatur mesin dan beban yang ditanggung. VVT-I juga bersifat CONTINUES ,berarti perubahannya realtime mengikuti perubahan RPM. Tidak melalui tahap2/ steper seperti halnya Vtec dan Mivec yg hanya 2 atau 3 stage.
Utk masalah menang atau kalahnya, menurut saia ya relatif gan. Dari sudut mana dulu nih ?
Kalo secara garis besar, menurut saia, semua teknologi manajemen klep ini kan fungsinya hanya sebatas optimalisasi aja. Jadi tergantung dari mesinnya juga.
Utk perhitungan tenaga mesin, sebenarnya ada banyak faktor. Gak bisa dipandang dari sudut DOHC n SOHC nya aja, banyak faktor yg lebih menentukan seperti :
- Ukuran piston
- Langkah (jarak TMA ke TMB)
- Bentuk n bahan piston n mesin itu
- Disain intake n exhaust
- Teknologi manajemen klep
- Rancangan program ECU
Yang jelas, tiap pabrikan punya rumusan masing - masing utk perbandingan tenaga n efisiensi mesin buatan mereka.
Teknologi manajemen klep ala Nissan. Berdasarkan skema kerjanya, VVEL ini mirim ama Valvetroniknya BWM, dimana pergantian profil klep digerakkan oleh dinamo listrik. Pembahasan soal valvetronik udah ada di halaman 5 gan.
Masih dari Nissan, dan juga masih berkutat di manajemen klep, seperti VTEC juga. Perubahan derajat dan tinggi bukaan klep karena cam memiliki 2 profil / klep.