Indonesia Power adalah salah satu anak perusahaan PT PLN (Persero) yang didirikan pada tanggal 3 Oktober 1995 dengan nama PT PLN Pembangkitan Jawa Bali I. Sejak 3 Oktober 2000 berganti nama menjadi Indonesia Power sebagai penegasan atas tujuan perusahaan yang menjadi perusahaan pembangkitan tenaga listrik independen yang berorientasi bisnis murni.
Indonesia Power merupakan perusahaan pembangkitan tenaga listrik terbesar di Indonesia.Untuk mengelola 127 mesin pembangkit dengan total kapasitas terpasang sekitar 8.888 MW, Indonesia Power memiliki delapan Unit Bisnis Pembangkitan yang tersebar di berbagai lokasi di Pulau Jawa dan Bali, serta satu Unit Bisnis Jasa Pemeliharaan.
Unit Bisnis Pembangkitan Suralaya adalah salah satu unit pembangkit yang dimiliki PT Indonesia Power dan merupakan pembangkit listrik terbesar di Indonesia yang menggunakan batubara sebagai bahan bakar utamanya.
Unit Bisnis Pembangkitan Suralaya dibangun di atas areal seluas 239 hektar,dengan total daya terpasang sebesar 3.400 MW.
Unit Bisnis Pembangkitan Priok merupakan salah satu Unit Bisnis Pembangkitan besar yang dimiliki oleh PT. Indonesia Power. Saat ini terpasang 16 unit pembangkit dengan total kapasitas terpasang 1.248 MW terdiri dari dua unit PLTG siklus terbuka, enam unit PLTD, dua blok PLTGU yang setiap bloknya terdiri dari 3 unit turbin gas dan 1 unit PLTU.
UBP Saguling adalah Unit Bisnis Pembangkitan yang menggunakan tenaga air sebagai penggerak utama (prime mover). Pengembangan Pusat Listrik Tenaga Air (PLTA) merupakan perwujudan upaya pemerintah untuk melakukan diversifikasi tenaga listrik dan konservasi minyak bumi. UBP Saguling mengelola 29 mesin pembangkit yang tersebar di Jawa Barat dengan Total Kapasitas terpasang 797,36 MW.
UBP Saguling membawahi 8 Sub-Unit Pembangkitan, yaitu :
PLTA Saguling, PLTA Plengan, PLTA Lamajan, PLTA Cikalong, PLTA Bengkok dan Dago, PLTA Ubrug, PLTA Kracak dan PLTA Parakankondang
Satu diantara fungsi UBP Saguling, dalam sistem kelistrikan se Jawa-Bali, selain untuk memikul beban puncak, juga berfungsi sebagai pengatur frekuensi sistem. Hal ini dimungkinkan dengan diterapkannya peralatan LFC (Load Frequency Control).
Unit Bisnis Pembangkitan Kamojang merupakan pembangkit tenaga listrik yang menggunakan energi panas bumi sebagai penggerak utama. UBP Kamojang mempunyai 3 (tiga) Sub Unit Bisnis Pembangkitan dengan total kapasitas terpasang 375 MW, yaitu: Sub UBP Kamojang, Sub UBP Darajat, dan Sub UBP Gunung Salak.
Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Mrica merupakan salah satu dari 8 unit pembangkitan yang dimiliki oleh PT Indonesia Power yang terletak di Jawa Tengah. UBP Mrica merupakan pembangkit listrik bertenaga air atau lebih dikenal dengan Pusat Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan menggunakan sistem Waduk, Kolam Tando, dan Run of River (berada di aliran sungai).
Unit Bisnis Pembangkitan Mrica memiliki 25 mesin pembangkit yang tersebar di seluruh Jawa Tengah dengan total kapasitas terpasang 306,44 MW.
Sebagai salah satu unit pembangkitan tenaga listrik yang dimiliki PT Indonesia Power, Unit Bisnis Pembangkitan Semarang memiliki 3 jenis pembangkit dengan total kapasitas terpasang 1.469,16 MW, yaitu Pusat Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU), Pusat Listrik Tenaga Gas (PLTG) dan Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU).
Unit Bisnis Pembangkitan Perak Grati secara operasional berpusat di desa Wates, Kec Lekok Grati Kabupaten Pasuruan yang terdiri dari Sub Unit PLTU Perak di Surabaya dan PLTGU Grati di Pasuruan yang berjarak satu sama lainnya berkisar + 90 Km. Total kapasitas terpasang UBP Perak Grati sebesar 864,08 MW.PLTU Perak menempati lahan seluas 6 hektar di wilayah bisnis dan industri Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
Unit Bisnis Pembangkitan Bali adalah salah satu unit pembangkit milik PT Indonesia Power yang menyediakan tenaga listrik khusus untuk Pulau Bali dengan total kapasitas terpasang 427,59 MW.Untuk memenuhi kebutuhan energi listrik tersebut PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali mempunyai 11 unit PLTD dan 4 unit PLTG yang semuanya terletak di Pesanggaran, Denpasar.UBP Bali juga mengelola PLTG Pemaron yang berada di utara pulau Bali.