Bagi agan-agan yang kuliah atau berprofesi arsitek, agan wajib tahu neh arsitektur tradisional Indonesia. Saya melihat banyak sekali arsitektur tradisional maupun kolonial yang tergerus zaman seiring perkembangan budaya pop dalam arsitektur macam art deco atau minimalis.
Kali ini saya akan menjelaskan berbagai jenis atap bangunan Sunda yang variatif dan inovatif untuk desain bangunan anda.
Dalam masyarakat Sunda buhun (kuno) dikenal beberapa jenis bangunan rumah, Pada umumnya bangunan rumah adat sunda bentuknya panggung, yang kaki-kakinya (tatapakan, istilah sunda) terbuat dari batu persegi (balok) dalam bahasa Sunda disebut batu tatapakan. Untuk tihang (tiang) mengunakan kayu. Bagian bawah/lantai menggunakan papan kayu atau palupuh/talupuh dari bambu. Dindingnya memakai anyaman bambu (bilik) atau papan kayu.
Perbedaannya terlihat pada bagian atas/atap (suhunan), antara lain:
Quote:
Quote:
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for Julang ngapak:
Julang ngapak, yaitu bentuk bangunan rumah yang suhunan bagian sisi kiri kanan agak melebar ke samping. Ada juga yang menyebutnya memakai sorondoy. Apabila di lihat dari arah depan seperti burung yang sedang terbang.
NB: Atap jolopong merupakan atap pelana yang umum kita kenal saat ini.
Spoiler for open this:
Quote:
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
Quote:
Quote:
Spoiler for open this:
Spoiler for open this:
for Tagog anjing:
Tagog anjing, yaitu bentuk bangunan mirip dengan bentuk badak heuay, tetapi ada sambungan kebagian depan dan sedikit turun. Jadi bangunannya tekuk (ngeluk) seperti anjng jongkok.
Badak heuay, yaitu bentuk bangunan seperti saung tidak memakai wuwung sambungan atap (hateup) depan dengan belakang seperti badak sedang membuka mulutnya (menguap, arti sunda heuay).
Capit gunting, yaitu bentuk bangunan rumah yang atap (suhunan) bagian ujung belakang atas dan depan atas menggunakan kayu atau bambu yang bentuknya menyilang dibagian atasnya seperti gunting.
Ada sekitar 6 tipe dasar atap yang dimiliki oleh bangunan Sunda. Namun berbagai pengembangan dilakukan sehingga menghasilkan desain atap yang bervariasi dan kompleks.