Ceriwis

Ceriwis (https://forum.ceriwis.com/forum.php)
-   Nasional (https://forum.ceriwis.com/forumdisplay.php?f=13)
-   -   Pemerintah Tak Tegas Terhadap Harga Elpiji 12 Kg (https://forum.ceriwis.com/showthread.php?t=298606)

Reporter 29th May 2011 11:13 AM

Pemerintah Tak Tegas Terhadap Harga Elpiji 12 Kg
 
Jakarta - Meruginya elpiji 12 kg yang dijual oleh PT Pertamina (Persero) merupakan permasalahan yang klasik. Pasalnya, dengan harga jual yang dibawah harga keekonomian membuat Pertamina merugi cukup tinggi.

Namun, jika harganya dinaikan, maka akan banyak masyarakat yang beralih ke elpiji 3 kg yang disubsidi karena jauh lebih murah. Kasusnya mirip disparitas harga BBM bersubsidi (premium) dan Pertamax.

"LPG 12 kg itu permasalahan lama, masalah pengaturan," kata Pri Agung, selaku Direktur Eksekutif ReforMiner Institute kepada detikFinance, Jakarta (Sabtu 28/5/2011).

Menurutnya, persoalan tabung elpiji 12 kg ini hampir sama analoginya seperti pertamax dan premium. Pemerintah tidak mau merubah disparitas harga yang tinggi.

"Pemerintah selalu bilang bahwa untuk tabung LPG 3 kg mekanisme distribusinya tertutup. Namun tetap saja terbuka, sehingga orang yang mampu tetap membeli tabung ukuran 3 kg tersebut," katanya.

Seperti diketahui, pada Rapat Dengar Pendapat beberapa waktu lalu antara Pertamina dan Komisi VII DPR RI, dilaporkan bahwa Pertamina alami kerugian untuk tabung LPG 12 Kg senilai Rp 1 triliun pada triwulan pertama 2011.

Dibandingkan dengan tahun lalu, selaa 2010 Pertamina alami kerugian hingga Rp 3,2 triliun. Sejauh ini, Pertamina masih menahan harga LPG 12 Kg tersebut. Pihak mereka ingin menaikkan harga demi mengurangi beban biaya produksi yang tidak diimbangi dengan harga jual akibat harga minyak tinggi yang mempengaruhi harga gas.

Di lain pihak, Kementerian BUMN yang membawahi Pertamina, belum memberi sinyal kepada perusahan migas tersebut demi merubah harga.

sumber

thund312 29th May 2011 11:16 AM

pemerintah kan tegasnya kalo ada duit aja :nyahaha:

kapak21 29th May 2011 12:31 PM

selalu g jelas emang:cabendan::cabendan:

Nandutz 29th May 2011 12:46 PM

nice infoooooo:melonndan:

Nandutz 29th May 2011 12:48 PM

memang sekarang sudah berubah

Nandutz 29th May 2011 12:48 PM

semuanya mau menang sendiri2

Nandutz 29th May 2011 12:49 PM

susah dilakukan

Nandutz 29th May 2011 12:49 PM

mantaaaaaaaap

beyondnice 29th May 2011 01:11 PM

pemerintah ga jelas :hammer:

dipurnama 29th May 2011 01:30 PM

pemerinta emang suka gak tegas,.,

ngurusi korupsi juga kagak tegas sama sekali,.,:shout::shout:

Vennots 29th May 2011 01:36 PM

emang pemerintah bikin kesel aja :shout::shout:

ana05 29th May 2011 01:39 PM

pmerintah emank gak jelas,...

novoya 29th May 2011 02:07 PM

Quote:

Originally Posted by Reporter (Post 1078448)
Jakarta - Meruginya elpiji 12 kg yang dijual oleh PT Pertamina (Persero) merupakan permasalahan yang klasik. Pasalnya, dengan harga jual yang dibawah harga keekonomian membuat Pertamina merugi cukup tinggi.

Namun, jika harganya dinaikan, maka akan banyak masyarakat yang beralih ke elpiji 3 kg yang disubsidi karena jauh lebih murah. Kasusnya mirip disparitas harga BBM bersubsidi (premium) dan Pertamax.

"LPG 12 kg itu permasalahan lama, masalah pengaturan," kata Pri Agung, selaku Direktur Eksekutif ReforMiner Institute kepada detikFinance, Jakarta (Sabtu 28/5/2011).

Menurutnya, persoalan tabung elpiji 12 kg ini hampir sama analoginya seperti pertamax dan premium. Pemerintah tidak mau merubah disparitas harga yang tinggi.

"Pemerintah selalu bilang bahwa untuk tabung LPG 3 kg mekanisme distribusinya tertutup. Namun tetap saja terbuka, sehingga orang yang mampu tetap membeli tabung ukuran 3 kg tersebut," katanya.

Seperti diketahui, pada Rapat Dengar Pendapat beberapa waktu lalu antara Pertamina dan Komisi VII DPR RI, dilaporkan bahwa Pertamina alami kerugian untuk tabung LPG 12 Kg senilai Rp 1 triliun pada triwulan pertama 2011.

Dibandingkan dengan tahun lalu, selaa 2010 Pertamina alami kerugian hingga Rp 3,2 triliun. Sejauh ini, Pertamina masih menahan harga LPG 12 Kg tersebut. Pihak mereka ingin menaikkan harga demi mengurangi beban biaya produksi yang tidak diimbangi dengan harga jual akibat harga minyak tinggi yang mempengaruhi harga gas.

Di lain pihak, Kementerian BUMN yang membawahi Pertamina, belum memberi sinyal kepada perusahan migas tersebut demi merubah harga.

sumber

Gimana bisa maju, Pertamina jadi korban kebijakan terus.. :hammer::hammer:

oranganeh 29th May 2011 02:19 PM

Kalo pemerintah tega naikin harganya mending balik pake kayu bakar aja deh... :cd:

bothtechnical 29th May 2011 02:58 PM

pemerintah tegasnya kalo di suap kali ya :shutup:

tripledouble 29th May 2011 03:06 PM

:cd2:
paraaaaaaaahhhhhh....

Palgunadix 29th May 2011 04:58 PM

Quote:

Originally Posted by oranganeh (Post 1079662)
Kalo pemerintah tega naikin harganya mending balik pake kayu bakar aja deh... :cd:

kayunya dari mane ndan? nggak boleh tebang pohon sembarangan kan, bisa erosi.

superhero 30th May 2011 07:45 AM

pemerintah mah cuma pengen duit ndan

gedelchua 30th May 2011 10:59 AM

akhirnya rakyat yg jadi terombang-ambing
:capedeh:

tripper 30th May 2011 01:00 PM

moga2 kaga naik:hope:

babingevet 31st May 2011 04:40 AM

mau bilang harga mau dinaikin aja ribetnya setengah mampus
:muntah:

hoshos 31st May 2011 07:53 AM

klo rugi ngomong klo untung diem..enak kan..

MASVE 31st May 2011 09:26 AM

Quote:

Originally Posted by thund312 (Post 1078472)
pemerintah kan tegasnya kalo ada duit aja :nyahaha:

bener tuh ndan....:hammer::hammer::hammer:

chau 3rd June 2011 07:20 PM

harusx sebelum mengeluarkan produk adakah test pasar

dan pada akhirx jadi sensasi tabung gas meledak

dan masyarakat pada takut

:hope:


All times are GMT +7. The time now is 07:30 AM.