Ceriwis

Ceriwis (https://forum.ceriwis.com/forum.php)
-   Curhat (https://forum.ceriwis.com/forumdisplay.php?f=27)
-   -   Kisah mengharukan, anak yang mencoret mobil ayahnya (https://forum.ceriwis.com/showthread.php?t=18177)

arejoe 5th June 2010 10:34 AM

Kisah mengharukan, anak yang mencoret mobil ayahnya
 
Sepasang suami isteri - seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah sewaktu bekerja. Anak tunggal pasangan ini, perempuan cantik berusia tiga setengah tahun. Sendirian ia di rumah dan kerap kali dibiarkan pembantunya karena sibuk bekerja di dapur. Bermainlah dia bersama ayun-ayunan di atas buaian yang dibeli ayahnya, ataupun memetik bunga dan lain-lain di halaman rumahnya.


Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. Dan ia pun mencoret lantai tempat mobil ayahnya diparkirkan, tetapi karena lantainya terbuat dari marmer maka coretan tidak kelihatan. Dicobanya lagi pada mobil baru ayahnya. Ya� karena mobil itu bewarna gelap, maka coretannya tampak jelas. Apalagi anak-anak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya.


Hari itu ayah dan ibunya bermotor ke tempat kerja karena ingin menghindari macet. Setelah sebelah kanan mobil sudah penuh coretan maka ia beralih ke sebelah kiri mobil. Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya, gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya mengikut imaginasinya. . Kejadian itu berlangsung tanpa disadari oleh si pembantu rumah.


Saat pulang petang, terkejutlah pasangan suami istri itu melihat mobil yang baru setahun dibeli dengan bayaran angsuran yang masih lama lunasnya. Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun terus menjerit, �Kerjaan siapa ini !!!� �. Pembantu rumah yang tersentak dengan jeritan itu berlari keluar. Dia juga beristighfar. Mukanya merah padam ketakutan lebih2 melihat wajah bengis tuannya. Sekali lagi diajukan pertanyaan keras kepadanya, dia terus mengatakan � Saya tidak
tahu..tuan.� �Kamu dirumah sepanjang hari, apa saja yg kau lakukan?� hardik si isteri lagi.


Si anak yang mendengar suara ayahnya, tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya. Dengan penuh manja dia berkata �DIta yg membuat gambar itu ayahhh.. cantik � kan !� katanya sambil memeluk ayahnya sambil bermanja seperti biasa.. Si ayah yang sudah hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon di depan rumahnya, terus dipukulkannya berkali2 ke telapak tangan anaknya. Si anak yang tak mengerti apa apa menagis kesakitan, pedih sekaligus ketakutan. Puas memukul telapak tangan, si ayah memukul pula belakang tangan anaknya.


Sedangkan Si ibu cuma mendiamkan saja, seolah merestui dan merasa puas dengan hukuman yang dikenakan. Pembantu rumah terbengong, tdk tahu hrs berbuat apa� Si ayah cukup lama memukul-mukul tangan kanan dan kemudian ganti tangan kiri anaknya. Setelah si ayah masuk ke rumah diikuti si ibu, pembantu rumah tersebut menggendong anak kecil itu, membawanya ke kamar.


Dia terperanjat melihat telapak tangan dan belakang tangan si anak kecil luka2 dan berdarah. Pembantu rumah memandikan anak kecil itu. Sambil menyiramnya dengan air, dia ikut menangis. Anak kecil itu juga menjerit-jerit menahan pedih saat luka2nya itu terkena air. Lalu si pembantu rumah menidurkan anak kecil itu. Si ayah sengaja membiarkan
anak itu tidur bersama pembantu rumah. Keesokkan harinya, kedua belah tangan si anak bengkak. Pembantu rumah mengadu ke majikannya. �Oleskan obat saja!� jawab bapak si anak.


Pulang dari kerja, dia tidak memperhatikan anak kecil itu yang menghabiskan waktu di kamar pembantu. Si ayah konon mau memberi pelajaran pada anaknya. Tiga hari berlalu, si ayah tidak pernah menjenguk anaknya sementara si ibu juga begitu, meski setiap hari bertanya kepada pembantu rumah. �Dita demam, Bu��jawab pembantunya ringkas. �Kasih minum panadol aja ,� jawab si ibu. Sebelum si ibu masuk kamar tidur dia menjenguk kamar pembantunya. Saat dilihat anaknya Dita dalam pelukan pembantu rumah, dia menutup lagi pintu kamar pembantunya.


Masuk hari keempat, pembantu rumah memberitahukan tuannya bahwa suhu badan Dita terlalu panas. �Sore nanti kita bawa ke klinik.. Pukul 5.00 sudah siap� kata majikannya itu. Sampai saatnya si anak yang sudah lemah dibawa ke klinik.. Dokter mengarahkan agar ia dibawa ke rumah sakit karena keadaannya susah serius.

Setelah beberapa hari di rawat inap dokter memanggil bapak dan ibu anak itu. �Tidak ada pilihan..� kata dokter tersebut yang mengusulkan agar kedua tangan anak itu dipotong karena sakitnya sudah terlalu parah dan infeksi akut��Ini sudah bernanah, demi menyelamatkan nyawanya maka kedua tangannya harus dipotong dari siku ke bawah� kata dokter itu. Si bapak dan ibu bagaikan terkena halilintar mendengar kata-kata itu. Terasa dunia berhenti berputar, tapi apa yg dapat dikatakan lagi.

Si ibu meraung merangkul si anak. Dengan berat hati dan lelehan air mata isterinya, si ayah bergetar tangannya menandatangani surat persetujuan pembedahan. Keluar dari ruang bedah, selepas obat bius yang disuntikkan
habis, si anak menangis kesakitan. Dia juga keheranan melihat kedua tangannya berbalut kasa putih. Ditatapnya muka ayah dan ibunya. Kemudian ke wajah pembantu rumah. Dia mengerutkan dahi melihat mereka semua menangis. Dalam siksaan menahan sakit, si anak bersuara dalam linangan air mata. �Ayah.. ibu� Dita tidak akan melakukannya lagi�. Dita tak mau lagi ayah pukul. Dita tak mau jahat lagi� Dita sayang ayah.. sayang ibu.�, katanya berulang kali membuatkan si ibu gagal menahan rasa sedihnya. �Dita juga sayang Mbok Narti..� katanya memandang wajah pembantu rumah, sekaligus membuat wanita itu meraung histeris.

�Ayah.. kembalikan tangan Dita. Untuk apa diambil.. Dita janji tidak akan mengulanginya lagi! Bagaimana caranya Dita mau makan nanti?� Bagaimana Dita mau bermain nanti?� Dita janji tdk akan mencoret2 mobil lagi, � katanya berulang-ulang. Serasa hancur hati si ibu mendengar kata-kata anaknya. Meraung2 dia sekuat hati namun takdir yang sudah terjadi tiada manusia dapat menahannya. Nasi sudah jadi bubur. Pada akhirnya si anak cantik itu meneruskan hidupnya tanpa kedua tangan dan ia masih belum mengerti mengapa tangannya tetap harus dipotong meski sudah minta maaf�

Tahun demi tahun kedua orang tua tsb menahan kepedihan dan kehancuran bathin sampai suatu saat Sang Ayah tak kuat lagi menahan kepedihannya dan wafat diiringi tangis penyesalannya yg tak bertepi�, Namun�., si Anak dengan segala keterbatasan dan kekurangannya tsb tetap hidup tegar bahkan sangat sayang dan selalu merindukan ayahnya..



Renungan:
setelah membaca cerita ini...mengajak kita semua untuk lebih berpikir sebelum melakukan sesuatu...karena kita tidak tau apa yang bakal terjadi oleh kelakuan kita sendiri...^^

adm1nistrator 5th June 2010 10:37 AM

sangat mngharukan, pelajaran bg kita semua

arejoe 5th June 2010 10:42 AM

Quote:

Originally Posted by adm1nistrator (Post 161774)
sangat mngharukan, pelajaran bg kita semua


yup ndan...ane juga terharu bacanya

b2457ep 5th June 2010 10:43 AM

cukup mengharukan ndan ...

pritapritong 5th June 2010 10:43 AM

sedih bacanya.... :(

awheexs10 5th June 2010 10:44 AM

anjritt..terharu gw ndan..
wah kok lebay banget ya bapaknya
ampe mukul pake ranting berulang2..

btw, pelajaran berguna ndan..buat keluarga nanti
keep post


_________________
melon itu gmn sih ndan

arejoe 5th June 2010 10:46 AM

Quote:

Originally Posted by b2457ep (Post 161790)
cukup mengharukan ndan ...


huhuuhu....iya ndan...

arejoe 5th June 2010 10:47 AM

Quote:

Originally Posted by pritapritong (Post 161791)
sedih bacanya.... :(

tapi kumendan ga nangis kan..??

arejoe 5th June 2010 10:49 AM

Quote:

Originally Posted by awheexs_10 (Post 161795)
anjritt..terharu gw ndan..
wah kok lebay banget ya bapaknya
ampe mukul pake ranting berulang2..

btw, pelajaran berguna ndan..buat keluarga nanti
keep post


_________________
melon itu gmn sih ndan


yup betul ndan.... :good: :good:

crimnalCat 5th June 2010 10:56 AM

nice post ndan:mantap:

arejoe 5th June 2010 11:03 AM

Quote:

Originally Posted by crimnalCat (Post 161816)
nice post ndan:mantap:

makasi ndan

ecstacy 5th June 2010 11:10 AM

harusnya tuh orang tua menjaga dan melindungi anaknya:lari2:

Deadwar 5th June 2010 11:12 AM

ane jadi sedih ndan :crying:

JakaMaulana 5th June 2010 11:14 AM

mengharukan sekaligus membingungkan, ndan..
cuma gara2 coretan di mobil aja.. :shake:

arejoe 5th June 2010 11:15 AM

Quote:

Originally Posted by ecstacy (Post 161857)
harusnya tuh orang tua menjaga dan melindungi anaknya:lari2:


betul ndan :2good::2good:

ForbiddenMember 5th June 2010 11:16 AM

anjrit ane merinding bacanya :rengek:
terhari bacanyaaa

dalijoangonkebo 5th June 2010 11:28 AM

merinding ane ndan

arejoe 5th June 2010 11:30 AM

Quote:

Originally Posted by D3vil (Post 161860)
keren dan......... ane terharu bacanya.........:2good::2good:

:2good::2good:

arejoe 5th June 2010 11:36 AM

Quote:

Originally Posted by Dead war (Post 161862)
ane jadi sedih ndan :crying:

ane juga sedih pas pertama baca ndan

arejoe 5th June 2010 11:38 AM

Quote:

Originally Posted by JakaMaulana (Post 161867)
mengharukan sekaligus membingungkan, ndan..
cuma gara2 coretan di mobil aja.. :shake:

iya ndan..kesalahan sepele...tp berat hukumannya

arejoe 5th June 2010 11:40 AM

Quote:

Originally Posted by Forbidden Member (Post 161877)
anjrit ane merinding bacanya :rengek:
terhari bacanyaaa


terhari apa terharu ne ndan...??:gg:

maulto 5th June 2010 12:16 PM

:hope::huaa:menyedihkan dan

arejoe 5th June 2010 12:20 PM

Quote:

Originally Posted by dalijo angon kebo (Post 161900)
merinding ane ndan

iyah ndan...

btw kumendan post pertama ne y...d trit ane...wah jd bangga...

Selamat datang d Ceriwis y ndan

arejoe 5th June 2010 12:23 PM

Quote:

Originally Posted by maulto (Post 162022)
:hope::huaa:menyedihkan dan

iya ndan sedih....

baru join juga y ndan...??
pos pertama d trit ane...jd bangga

Wellcome y ndan d CERIWIS

junk 5th June 2010 04:39 PM

manteb ndan hot trit ni,melonnya ane krim bsok sore ndan cz ane lg luar kota,ni pk hp ndan,bsok ya ndan,
siiip ndaaan

Arya 5th June 2010 05:14 PM

melon sent, ndan..
:gomen:

arejoe 5th June 2010 07:03 PM

Quote:

Originally Posted by junk (Post 162696)
manteb ndan hot trit ni,melonnya ane krim bsok sore ndan cz ane lg luar kota,ni pk hp ndan,bsok ya ndan,
siiip ndaaan


oke ndan ane tunggu....makasi ndan

arejoe 5th June 2010 07:04 PM

Quote:

Originally Posted by Arya (Post 162803)
melon sent, ndan..
:gomen:


d tunggu ndan

das 5th June 2010 07:55 PM

Quote:

Originally Posted by crimnalCat (Post 161816)
nice post ndan:mantap:


sangat mengharukan
thanks:2good:

arejoe 5th June 2010 10:01 PM

Quote:

Originally Posted by das (Post 163195)
sangat mengharukan
thanks:2good:

sama2 ndan :2good:

kazuya 6th June 2010 01:01 AM

sedih bacanya.......:big cry:
baiknya orangtua jangan melakukan kekerasan pada anaknya....karena penyesalan selalu datang kemudian.......

arejoe 6th June 2010 09:28 AM

Quote:

Originally Posted by kazuya (Post 163793)
sedih bacanya.......:big cry:
baiknya orangtua jangan melakukan kekerasan pada anaknya....karena penyesalan selalu datang kemudian.......

:2good: ma ne kumendan

r1yd 6th June 2010 09:33 AM

cerita.a inspiratif bnget ndan,,
Trharu ane bacanya :ohno:

arejoe 6th June 2010 10:06 AM

Quote:

Originally Posted by r1yd (Post 164368)
cerita.a inspiratif bnget ndan,,
Trharu ane bacanya :ohno:

iya ndan....ane jg ga bosen baca ne cerita...

cack 7th June 2010 03:32 AM

:ohno:dita kamu emang anak yang sangat tegar :mwach:

makasih ndan 'ane bacanya sambil nelen tisu ni :tersipu:

junk 7th June 2010 05:31 AM

melon sended ndan,hehe

westwae 7th June 2010 05:47 PM

gila....air mate gue jadi pengen keluar neh ndan:sengsara:

MineFlow 24th August 2010 11:37 AM

:2good:Nice share gan:2good:

ukid 26th August 2010 05:47 PM

sedih banget ndan ceritanya.

Lawrence 7th January 2012 07:13 PM

udah sering baca ndan:loveindonesia


All times are GMT +7. The time now is 02:26 PM.