warungkopi
27th May 2012, 04:46 PM
1. SAMKOK(Three Kingdom)
http://naluw.student.umm.ac.id/files/2010/07/three.jpg
Zaman Tiga Negara atau juga dikenal dengan nama Samkok (Hanzi sederhana: 三国時代; Hanzi tradisional: 三國時代, hanyu pinyin: sanguo shidai, bahasa Inggris: Three Kingdoms Era) (220 - 280) adalah sebuah zaman di penghujung Dinasti Han di mana Cina terpecah menjadi tiga negara yang saling bermusuhan.
2.Perjalanan ke Barat(Kera sakti)
http://4.bp.blogspot.com/_o6QKPqhERzw/S7i-UofDrHI/AAAAAAAAAMU/OVq8lU8i_OM/s1600/158b446.jpg
Perjalanan ke Barat (Hanzi: 西遊記, hanyu pinyin: xi you ji, bahasa Inggris: Journey to The West) adalah sebuah karya sastra terkenal dari zaman Dinasti Ming. Novel ini menceritakan banyak mitologi klasik pertentangan antara baik dan buruk yang bertemakan seorang pendeta dari zaman Dinasti Tang yang mengambil kitab suci ke barat, dalam hal ini ke India. Di kalangan Tionghoa di Indonesia, novel ini dikenal dengan nama See Yu Ki yang merupakan dialek Hokkian dari Xi You Ji.
Walaupun tokoh pendeta yang digambarkan di dalam novel ini merupakan pendeta Xuanzang, namun deskripsi pendeta Tong bertolak belakang dengan karakter asli Xuanzang yang hidup pada masa Dinasti Tang itu.
Novel ini selesai ditulis oleh Wu Cheng-en (Hanzi: 吳承恩) sekitar pertengahan abad ke-16 dan kemudian populer sebagai bacaan di seluruh Tiongkok dan juga adalah salah satu dari 4 karya sastra terbaik di dalam sejarah sastra
3.Legenda Siluman Ular Putih
http://harianorbit.com/wp-content/uploads/2011/09/Poster-drama-Legenda-Ular-Putih.jpg
Legenda Siluman Ular Putih(白蛇传) adalah legenda tentang seorang siluman ular putih bernama Bai Suzhen yang jatuh cinta pada seorang pelajar bernama Xu Xian. Setelah bertemu di jembatan Duan pada saat hujan turun, Xu Xian meminjamkan payungnya kepada Bai Su Zhen. Keduanya jatuh cinta dan menikah. Tak lama setelahnya pada saat Festival Peh Cun, Bai Suzhen tidak sengaja meminum arak yang membuatnya berubah kembali menjadi ular putih raksasa. Bai Suzhen berusaha keras menolong suaminya dengan mengambil herbal dari Pegunungan Kunlun tapi dihalangi oleh seorang pendeta.
4. Sampek Engtay
http://amhay73.files.wordpress.com/2010/08/sam-pek-eng-tay-okt.jpg
Engtay adalah seorang gadis muda dari Shangyu, Zhejiang, anak kesembilan dari sebuah keluarga kaya. Ia menyamar sebagai seorang laki-laki dan pergi ke Hangzhou untuk belajar. Dalam perjalanannya, ia berkenalan dengan Sampek, yang berasal dari Kuaiji. Mereka memutuskan diri menjadi saudara angkat. Di sekolah Engtay mulai jatuh cinta dengan Sampek.
Tiga tahun kemudian, Engtay menerima surat dari ayahnya yang meminta ia agar pulang secepatnya. Sebelum pergi, ia membuka kedoknya pada istri kepala sekolahnya, dan meminta agar ia memberikan sebuah kalung kepada Sampek sebagai hadiah pertunangan. Sampek mengantar Engtay pulang sejauh 18 mil. Dalam perjalanan, Engtay mendapat ide untuk menjodohkan Sampek dengan "adik perempuan"nya. Ia meminta Sampek untuk datang ke rumahnya agar ia dapat diperkenalkan dengan adik tersebut.
Ketika Sampek tiba di rumah Engtay, ia akhirnya mengetahui rahasianya. Namun orangtua Engtay memaksanya untuk menikahi orang lain. Sampek sakit hati dan akhirnya meninggal dunia. Pada hari pernikahan Engtay, mereka tidak dapat pergi ke rumah mempelai laki-laki karena terhadang badai di dekat kuburan Sampek. Engtay pergi ke kuburan tersebut dan meminta agar kuburan tersebut terbuka. Tiba-tiba hal ini terjadi dan Engtay meloncat ke dalam kuburan dan bergabung dengan Sampek. Jiwa mereka dilahirkan kembali sebagai sepasang kupu-kupu yang terbang bersama.
5. 108 Pendekar
http://photo.goodreads.com/books/124...0l/6588527.jpg (http://photo.goodreads.com/books/1246625480l/6588527.jpg)
Roman ini menceritakan realita kehidupan 108 pendekar yang dipimpin oleh Song Jiang, seorang tokoh sejarah di zaman Dinasti Song. 108 pendekar ini bertemu dalam waktu berbeda dan kemudian berkumpul bersama di Gunung Liang di wilayah Shandong sekarang ini. Mereka mengumandangkan nilai loyalitas, mengambil sikap bermusuhan dengan pejabat kekaisaran yang korup namun tetap setia terhadap kaisar.
Dalam sejarah resmi, Song Jiang tercatat sebagai pemimpin bandit yang kemudian menyerah kepada kekaisaran pada tahun 1121. Nama Song Jiang terulas di bagian biografi Kaisar Huizong dari Dinasti Song, sedangkan aktivitas organisasi bandit tadi diterangkan di bagian biografi Zhang Shuye.
Cerita rakyat mengenai Song Jiang dan organisasi di bawah pimpinannya mulai populer di zaman Dinasti Song Selatan. Beberapa tokoh di antara 36 pendekar tadi adalah Lu Junyi, Guan Sheng, Ruan Xiaoer, Ruan Xiaowu, Ruan Xiaoqi, Liu Tang, Hua Rong dan Wu Yong.
Di dalam roman, penyerahan Song Jiang kepada kekaisaran dikarenakan oleh amnesti dari Kaisar Huizhong, namun sejarah tidak mencatat secara jelas motif penyerahan Song Jiang tersebut.
Mudah-mudahan gak repost
semoga bermanfaat dan terhibur
http://static.kaskus.co.id/images/smilies/s_sm_melon.gifhttp://static.kaskus.co.id/images/smilies/s_sm_melon.gifhttp://static.kaskus.co.id/images/smilies/s_sm_melon.gif
</div>
http://naluw.student.umm.ac.id/files/2010/07/three.jpg
Zaman Tiga Negara atau juga dikenal dengan nama Samkok (Hanzi sederhana: 三国時代; Hanzi tradisional: 三國時代, hanyu pinyin: sanguo shidai, bahasa Inggris: Three Kingdoms Era) (220 - 280) adalah sebuah zaman di penghujung Dinasti Han di mana Cina terpecah menjadi tiga negara yang saling bermusuhan.
2.Perjalanan ke Barat(Kera sakti)
http://4.bp.blogspot.com/_o6QKPqhERzw/S7i-UofDrHI/AAAAAAAAAMU/OVq8lU8i_OM/s1600/158b446.jpg
Perjalanan ke Barat (Hanzi: 西遊記, hanyu pinyin: xi you ji, bahasa Inggris: Journey to The West) adalah sebuah karya sastra terkenal dari zaman Dinasti Ming. Novel ini menceritakan banyak mitologi klasik pertentangan antara baik dan buruk yang bertemakan seorang pendeta dari zaman Dinasti Tang yang mengambil kitab suci ke barat, dalam hal ini ke India. Di kalangan Tionghoa di Indonesia, novel ini dikenal dengan nama See Yu Ki yang merupakan dialek Hokkian dari Xi You Ji.
Walaupun tokoh pendeta yang digambarkan di dalam novel ini merupakan pendeta Xuanzang, namun deskripsi pendeta Tong bertolak belakang dengan karakter asli Xuanzang yang hidup pada masa Dinasti Tang itu.
Novel ini selesai ditulis oleh Wu Cheng-en (Hanzi: 吳承恩) sekitar pertengahan abad ke-16 dan kemudian populer sebagai bacaan di seluruh Tiongkok dan juga adalah salah satu dari 4 karya sastra terbaik di dalam sejarah sastra
3.Legenda Siluman Ular Putih
http://harianorbit.com/wp-content/uploads/2011/09/Poster-drama-Legenda-Ular-Putih.jpg
Legenda Siluman Ular Putih(白蛇传) adalah legenda tentang seorang siluman ular putih bernama Bai Suzhen yang jatuh cinta pada seorang pelajar bernama Xu Xian. Setelah bertemu di jembatan Duan pada saat hujan turun, Xu Xian meminjamkan payungnya kepada Bai Su Zhen. Keduanya jatuh cinta dan menikah. Tak lama setelahnya pada saat Festival Peh Cun, Bai Suzhen tidak sengaja meminum arak yang membuatnya berubah kembali menjadi ular putih raksasa. Bai Suzhen berusaha keras menolong suaminya dengan mengambil herbal dari Pegunungan Kunlun tapi dihalangi oleh seorang pendeta.
4. Sampek Engtay
http://amhay73.files.wordpress.com/2010/08/sam-pek-eng-tay-okt.jpg
Engtay adalah seorang gadis muda dari Shangyu, Zhejiang, anak kesembilan dari sebuah keluarga kaya. Ia menyamar sebagai seorang laki-laki dan pergi ke Hangzhou untuk belajar. Dalam perjalanannya, ia berkenalan dengan Sampek, yang berasal dari Kuaiji. Mereka memutuskan diri menjadi saudara angkat. Di sekolah Engtay mulai jatuh cinta dengan Sampek.
Tiga tahun kemudian, Engtay menerima surat dari ayahnya yang meminta ia agar pulang secepatnya. Sebelum pergi, ia membuka kedoknya pada istri kepala sekolahnya, dan meminta agar ia memberikan sebuah kalung kepada Sampek sebagai hadiah pertunangan. Sampek mengantar Engtay pulang sejauh 18 mil. Dalam perjalanan, Engtay mendapat ide untuk menjodohkan Sampek dengan "adik perempuan"nya. Ia meminta Sampek untuk datang ke rumahnya agar ia dapat diperkenalkan dengan adik tersebut.
Ketika Sampek tiba di rumah Engtay, ia akhirnya mengetahui rahasianya. Namun orangtua Engtay memaksanya untuk menikahi orang lain. Sampek sakit hati dan akhirnya meninggal dunia. Pada hari pernikahan Engtay, mereka tidak dapat pergi ke rumah mempelai laki-laki karena terhadang badai di dekat kuburan Sampek. Engtay pergi ke kuburan tersebut dan meminta agar kuburan tersebut terbuka. Tiba-tiba hal ini terjadi dan Engtay meloncat ke dalam kuburan dan bergabung dengan Sampek. Jiwa mereka dilahirkan kembali sebagai sepasang kupu-kupu yang terbang bersama.
5. 108 Pendekar
http://photo.goodreads.com/books/124...0l/6588527.jpg (http://photo.goodreads.com/books/1246625480l/6588527.jpg)
Roman ini menceritakan realita kehidupan 108 pendekar yang dipimpin oleh Song Jiang, seorang tokoh sejarah di zaman Dinasti Song. 108 pendekar ini bertemu dalam waktu berbeda dan kemudian berkumpul bersama di Gunung Liang di wilayah Shandong sekarang ini. Mereka mengumandangkan nilai loyalitas, mengambil sikap bermusuhan dengan pejabat kekaisaran yang korup namun tetap setia terhadap kaisar.
Dalam sejarah resmi, Song Jiang tercatat sebagai pemimpin bandit yang kemudian menyerah kepada kekaisaran pada tahun 1121. Nama Song Jiang terulas di bagian biografi Kaisar Huizong dari Dinasti Song, sedangkan aktivitas organisasi bandit tadi diterangkan di bagian biografi Zhang Shuye.
Cerita rakyat mengenai Song Jiang dan organisasi di bawah pimpinannya mulai populer di zaman Dinasti Song Selatan. Beberapa tokoh di antara 36 pendekar tadi adalah Lu Junyi, Guan Sheng, Ruan Xiaoer, Ruan Xiaowu, Ruan Xiaoqi, Liu Tang, Hua Rong dan Wu Yong.
Di dalam roman, penyerahan Song Jiang kepada kekaisaran dikarenakan oleh amnesti dari Kaisar Huizhong, namun sejarah tidak mencatat secara jelas motif penyerahan Song Jiang tersebut.
Mudah-mudahan gak repost
semoga bermanfaat dan terhibur
http://static.kaskus.co.id/images/smilies/s_sm_melon.gifhttp://static.kaskus.co.id/images/smilies/s_sm_melon.gifhttp://static.kaskus.co.id/images/smilies/s_sm_melon.gif
</div>