minumwine
27th May 2012, 04:45 PM
http://www.la-lights.com/concert/files/2012/04/600-x-480-copy-3-300x240.jpg
Bisa mencapai usia 20 tahun dengan personel yang masih itu-itu juga jelas pencapaian yang luar biasa buat sebuah band beraliran rock. Nah, L�Arc en Ciel termasuk salah satunya. Optimis, komitmen, dan kreatif bisa dibilang rahasia awet muda band yang dikenal dengan sebutan Laruku ini.
Gak kerasa udah 20 tahun Laruku terjun di dunia musik. Jelas ini bukan usia yang singkat buat sebuah band yang mengusung aliran rock, tepatnya J-rock alias Japan Rock. Usia para personelnya juga bisa dibilang udah gak muda-muda amat lagi. Bermodal semangat enjoy bermusik dan optimis yang diusung oleh para personel sejak awal band ini dibentuk bisa jadi salah satu alasan kompaknya Laruku sampai dua dasawarsa.
Satu hal yang gak boleh dilupakan adalah komitmen personelnya untuk terus berkarya di bawah bendera Laruku. Bayangin, ketika band ini lagi di masa keemasannya tahun 1998-2000 awal, mereka malah memilih untuk break sementara. Alasannya para personel udah punya solo project masing-masing.
Saat itu tetsu berpikir jika break akan bagus untuk Laruku. Siapa tahu setelah masa break musik Laruku bisa lebih berkembang. Jadi tetsu tanpa ragu bilang, �lets take a break.� Dari situ Laruku memulai break dan personelnya sibuk dengan proyek solo masing-masing.
Buat kebanyakan band rock, kata break bisa berarti awal dari bubar. Ibaratnya tinggal tunggu aja waktunya, band tersebut pasti bubar. Apalagi semasa break itu Laruku merilis tiga album The Best. Satu album The Best aja biasanya udah jadi tanda bakal ada perubahan besar di sebuah band. Lha ini tiga album sekaligus, bro.
Tapi Laruku menjawab isu bubar itu dengan single Ready Steady Go yang ngehits banget. Yang bikin para penggemar makin tersenyum adalah dirilisnya album Smile. Album ini jadi bukti kalau Laruku gak bubar. Malah makin bervariasi, baik penampilan dan warna musiknya.
Nah, ujian selanjutnya adalah ketika Laruku break kedua kalinya. Setelah merilis album Kiss di tahun 2007, band ini kembali melakukan break. Nah lho, para fans pasti ketar-ketir lagi tuh.
Tapi sekali lagi Laruku menjawab isu bubar dengan tampil live di berbagai ajang. Konser ultah ke 20 Laruku di Ajinomoto Stadium pasti jadi salah satu penampilan terbaik yang bakal diingat para penggemarnya.
Selanjutnya mereka terus berkarya. Banyak karya mereka yang jadi theme song film dan anime. Malah mereka jadi musisi Jepang pertama yang manggung di venue legendaris sekelas Madison Square Garden di New York, Amerika Serikat.
Gak cuma itu, mereka malah merilis album baru yaitu Butterfly di awal 2012 ini. Seiring itu, mereka juga memulai World Tour 2012. Jakarta kebagian nonton live show mereka tanggal 2 Mei mendatang, bro.
Nah, dari situ terlihat kalau para personel Laruku punya karakter konsisten dan setia terhadap bandnya. Terutama pada fans yang membesarkan mereka. Meski mereka udah punya solo project yang mayan sukses, mereka tetap bergabung kembali dan tetap enjoy sebagai Laruku.
Sumber (http://www.la-lights.com/concert/solid-dan-punya-passion-yang-sama-resep-awet-larc-en-ciel/?utm_source=detik&utm_medium=artikel&utm_campaign=laruku?9922022)
</div>
Bisa mencapai usia 20 tahun dengan personel yang masih itu-itu juga jelas pencapaian yang luar biasa buat sebuah band beraliran rock. Nah, L�Arc en Ciel termasuk salah satunya. Optimis, komitmen, dan kreatif bisa dibilang rahasia awet muda band yang dikenal dengan sebutan Laruku ini.
Gak kerasa udah 20 tahun Laruku terjun di dunia musik. Jelas ini bukan usia yang singkat buat sebuah band yang mengusung aliran rock, tepatnya J-rock alias Japan Rock. Usia para personelnya juga bisa dibilang udah gak muda-muda amat lagi. Bermodal semangat enjoy bermusik dan optimis yang diusung oleh para personel sejak awal band ini dibentuk bisa jadi salah satu alasan kompaknya Laruku sampai dua dasawarsa.
Satu hal yang gak boleh dilupakan adalah komitmen personelnya untuk terus berkarya di bawah bendera Laruku. Bayangin, ketika band ini lagi di masa keemasannya tahun 1998-2000 awal, mereka malah memilih untuk break sementara. Alasannya para personel udah punya solo project masing-masing.
Saat itu tetsu berpikir jika break akan bagus untuk Laruku. Siapa tahu setelah masa break musik Laruku bisa lebih berkembang. Jadi tetsu tanpa ragu bilang, �lets take a break.� Dari situ Laruku memulai break dan personelnya sibuk dengan proyek solo masing-masing.
Buat kebanyakan band rock, kata break bisa berarti awal dari bubar. Ibaratnya tinggal tunggu aja waktunya, band tersebut pasti bubar. Apalagi semasa break itu Laruku merilis tiga album The Best. Satu album The Best aja biasanya udah jadi tanda bakal ada perubahan besar di sebuah band. Lha ini tiga album sekaligus, bro.
Tapi Laruku menjawab isu bubar itu dengan single Ready Steady Go yang ngehits banget. Yang bikin para penggemar makin tersenyum adalah dirilisnya album Smile. Album ini jadi bukti kalau Laruku gak bubar. Malah makin bervariasi, baik penampilan dan warna musiknya.
Nah, ujian selanjutnya adalah ketika Laruku break kedua kalinya. Setelah merilis album Kiss di tahun 2007, band ini kembali melakukan break. Nah lho, para fans pasti ketar-ketir lagi tuh.
Tapi sekali lagi Laruku menjawab isu bubar dengan tampil live di berbagai ajang. Konser ultah ke 20 Laruku di Ajinomoto Stadium pasti jadi salah satu penampilan terbaik yang bakal diingat para penggemarnya.
Selanjutnya mereka terus berkarya. Banyak karya mereka yang jadi theme song film dan anime. Malah mereka jadi musisi Jepang pertama yang manggung di venue legendaris sekelas Madison Square Garden di New York, Amerika Serikat.
Gak cuma itu, mereka malah merilis album baru yaitu Butterfly di awal 2012 ini. Seiring itu, mereka juga memulai World Tour 2012. Jakarta kebagian nonton live show mereka tanggal 2 Mei mendatang, bro.
Nah, dari situ terlihat kalau para personel Laruku punya karakter konsisten dan setia terhadap bandnya. Terutama pada fans yang membesarkan mereka. Meski mereka udah punya solo project yang mayan sukses, mereka tetap bergabung kembali dan tetap enjoy sebagai Laruku.
Sumber (http://www.la-lights.com/concert/solid-dan-punya-passion-yang-sama-resep-awet-larc-en-ciel/?utm_source=detik&utm_medium=artikel&utm_campaign=laruku?9922022)
</div>