PDA

View Full Version : DENMARK,Negara yang Bersih dari KORUPSI


bakpaoayam
27th May 2012, 03:23 PM
Kapan negara kita ini bebas dari penyakit yang namanya"KORUPSI"?

Setiap kita mendengar kata tersebut bikin kita jadi:shout: dan :tanya:karena tidak adanya hukuman yang memberatkan para pelaku korupsi yang notabene merugikan keuangan negara!!



[/spoiler] for Bukti:




http://cdn-u.kaskus.co.id/46/4rvmfujl.png









No junk!,ane perlu dukungan warga indonesia,berikan komen yang bermutu,tinggalkan jejak,dan :rate5 jika trit ini menarik buat pembaca kaskus..salam dari ane..selamat menyimak!



[/quote]





Lembaga Transparansi Internasional kemarin mengumumkan Denmark merupakan negara paling bersih dari korupsi. Kesimpulan itu berdasarkan laporan tahunan organisasi nonpemerintah yang giat memerangi korupsi tersebut setelah menggelar survei di 180 negara. Ini adalah tahun kedua secara berturut-turut Denmark menyandang predikat itu.



Menurut data statistik pada Indeks Persepsi Korupsi (CPI), selain Denmark, Swedia dan Selandia Baru merupakan negara yang pantas menyandang predikat "bebas korupsi" tahun ini. Sementara Denmark berada di peringkat teratas (paling bersih), Somalia berada di peringkat terbawah (paling korup) dari 180 negara yang disurvei.



Selain Somalia, cap paling korup dialamatkan kepada Afganistan, Haiti, Irak, dan Burma. "Sangat ekstrem," demikian diungkapkan dalam laporan tahunan Transparansi Internasional. Laporan Transparansi Internasional juga mencatat bahwa selama 2008 ada sekitar 17 kasus suap internasional--dari 21 kasus pada 2007--di Denmark.



Salah satunya adalah kasus suap pada program minyak untuk pangan (oil for food) di Irak, yang melibatkan tujuh perusahaan asal Denmark. Masih menurut lembaga yang lahir di Jerman ini, penyuapan, kartel-kartel yang menerapkan harga sewenang-wenang, dan kebijakan publik yang tak semestinya menciptakan kompetensi bisnis yang tak adil.



"Korupsi menjadi bagian dari kehidupan di seantero dunia," demikian dikatakan Transparansi Internasional. "Alhasil, merugikan perekonomian global hingga miliaran dolar Amerika Serikat saban tahun." Laporan terbaru itu juga menyebut konsumen di seluruh dunia membayar kelewat mahal sekitar US$ 300 miliar di hampir 300 kartel swasta internasional (1990-2005).



"Sekitar 20 persen perusahaan mengatakan mengalami kekalahan lantaran perusahaan pesaing mereka memberi uang semir," demikian disebutkan dalam Laporan Korupsi Dunia 2009 seperti dikutip harian Australia The Age. "Skala dan cakupan suap dalam bisnis kian mengejutkan." Itu belum seberapa.



Kalau ditotal, saban tahun, di sejumlah negara berkembang, politikus dan pejabat yang korup menerima upeti hingga US$ 20 miliar dan US$ 40 miliar. Belum lagi korupsi di dalam tubuh perusahaan itu sendiri, yang berujung pada ancaman performa dan akuntabilitas perusahaan tersebut. Transparansi mengaitkan hal ini dengan kolapsnya Wall Street.



"Perusahaan-perusahaan yang mengabaikan korupsi dan etika tak hanya akan kehilangan uang, tapi juga reputasi," kata pakar manajemen dari Universitas Melbourne, Howard Dick, mewanti-wanti. "Uang bisa diganti, tapi nama baik sulit dipulihkan kembali." Lantaran itulah, sejak 1999 Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan menyerukan digalangnya konvensi antikorupsi.



Organisasi itu berharap konvensi antikorupsi bisa mencegah suap di kalangan pejabat-pejabat manakala terlibat negosiasi bisnis dengan perusahaan asing. Masih ingat skandal Al-Yamamah pada 2006 saat terjadi transaksi senjata militer multimiliar dolar antara Arab Saudi dan Inggris yang berujung pada penyelidikan dugaan korupsi.



Berdasarkan penelusuran Transparansi, terdapat 103 kasus suap yang melibatkan perusahaan-perusahaan Amerika Serikat, lebih dari 40 kasus di perusahaan Jerman, serta 19 kasus di perusahaan Prancis dan satu perusahaan Inggris. Adapun perusahaan-perusahaan India, Cina, dan Brasil, menurut Transparansi, adalah yang paling korup saat negosiasi bisnis di luar negeri.
for para buron pelaku korupsi:




http://cdn-u.kaskus.co.id/46/mauva9ub.jpg













sumber:.....klik (http://www.tempointeraktif.com/hg/eropa/2009/09/28/brk,20090928-199608,id.html)



TAMBAHAN tentang KORUPSI:







Korupsi (bahasa Latin: corruptio dari kata kerja corrumpere yang bermakna busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok). Secara harfiah, korupsi adalah perilaku pejabat publik, baik politikus|politisi maupun pegawai negeri, yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperkaya mereka yang dekat dengannya, dengan menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka.



Dari sudut pandang hukum, tindak pidana korupsi secara garis besar mencakup unsur-unsur sebagai berikut:



- perbuatan melawan hukum;

- penyalahgunaan kewenangan, kesempatan, atau sarana;

- memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi;

- merugikan keuangan negara atau perekonomian negara;



Selain itu terdapat beberapa jenis tindak pidana korupsi yang lain, di antaranya:



-memberi atau menerima hadiah atau janji (penyuapan);

-penggelapan dalam jabatan;

-pemerasan dalam jabatan;

-ikut serta dalam pengadaan (bagi pegawai negeri/penyelenggara negara);

-menerima gratifikasi (bagi pegawai negeri/penyelenggara negara).



Dalam arti yang luas, korupsi atau korupsi politis adalah penyalahgunaan jabatan resmi untuk keuntungan pribadi. Semua bentuk pemerintah|pemerintahan rentan korupsi dalam prakteknya. Beratnya korupsi berbeda-beda, dari yang paling ringan dalam bentuk penggunaan pengaruh dan dukungan untuk memberi dan menerima pertolongan, sampai dengan korupsi berat yang diresmikan, dan sebagainya. Titik ujung korupsi adalah kleptokrasi, yang arti harafiahnya pemerintahan oleh para pencuri, dimana pura-pura bertindak jujur pun tidak ada sama sekali.



Korupsi yang muncul di bidang politik dan birokrasi bisa berbentuk sepele atau berat, terorganisasi atau tidak. Walau korupsi sering memudahkan kegiatan kriminal seperti penjualan narkotika, pencucian uang, dan prostitusi, korupsi itu sendiri tidak terbatas dalam hal-hal ini saja. Untuk mempelajari masalah ini dan membuat solusinya, sangat penting untuk membedakan antara korupsi dan kriminalitas|kejahatan.



Tergantung dari negaranya atau wilayah hukumnya, ada perbedaan antara yang dianggap korupsi atau tidak. Sebagai contoh, pendanaan partai politik ada yang legal di satu tempat namun ada juga yang tidak legal di tempat lain.





sumber:....disini (http://id.wikipedia.org/wiki/Korupsi)




ane mengucapkan:

terima kasih buat para ceriwiser yang mendukung indonesia bersih dari korupsi



[quote]





http://wi.net.id/images/banners/jempol.gif
Motivasi dan pengetahuan ada di sini gan/sist..by:anglingkasmala



[spoiler=open this] for Thread Ane�:






Kisah Sukses 3 Pengusaha Indonesia (http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=8615293)

[Jilid 2]Kisah 3 Pengusaha Sukses Indonesia (http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=9823298)



Tips Sukses Jadi Wirausaha (http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=9158552)

[Kenapa???]Pesawat Dapat Terbang (http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=9832001)



Memalukan, Anggota Dewan Merokok di Ruangan 'No Smoking' (http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=9057539)



[Ingin tau!]Gaji Gubernur DKI (http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=9621547)



[PIC]Rumah Mark Zuckerberg[Juragan FaceBook] (http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=9212190)



CIRI ORANG SUKSES Waktu Tidurnya Singkat&Tokohnya (http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=9390606)



Awal berdirinya PT.FREEPORT INDONESIA (http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=8716338)



Depo Kereta Api Depok...ternyata Terbesar Se-Asia tenggara gan!

(http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=8489205)



[keren+Pic] Kakek&Nenek 92&74 tahun masih kaya gini (http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=9129312)





[kartun,pleset'an+PIC]Nyasarudin..bukan Nazarudin (http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=9221409)





Pohon Jati Berusia 330 Tahun Ditemukan di Todanan

(http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=8850023)














</div>