kumisfauzi
27th May 2012, 02:53 PM
http://2.bp.blogspot.com/--UbdDEJ5ff0/Tr1fBog1ajI/AAAAAAAAAaU/Zct6f3r4IC4/s1600/stop-penghinaan.jpg
Ane jamin cerita dibawah ini ngga bakalan repost http://static.kaskus.co.id/images/smilies/iloveindonesias.gif
Ketika berusaha membandingkan SDM Indonesia dengan beberapa negara2 lain di Asia, saya rasa SDM Indonesia itu berkualitas cukup baik(sekitar 70% - 80%) dibandingkan negara Asia lainnya. Tapi sayang sekali kenapa negara kita miskin? dan malah pejabatnya yang kaya?juga kenapa banyak sekali korupsi terjadi di negeri ini?
Tadi pagi sambil sarapan saya menonton BBC dan ada suatu berita singkat yang membahas mengenai kota Palembang, tempat diselenggarakannya SEA Games 2011 tahun ini. Sang narator dari berita tersebut memberitahu bahwa Palembang adalah kota yang pemandangannya indah, asri, dan kaya budaya, tetapi mengapa tidak dikembangkan? lalu di akhir cerita sang narator berkata "Is all of this because dark cloud of corruption in Indonesia?" (Apakah karena awan gelap korupsi di Indonesia).
Apakah sedemikian lekatnya cap korupsi negeri ini di mata orang asing?
Oke untuk sementara kita kesampingkan dulu masalah korupsi negeri ini....
Ketika berkunjung ke salah satu forum terbesar yang dimiliki oleh bangsa ini(kaskus) beberapa gelintir orang malah bangga menjelek-jelekkan bangsa sendiri dengan menulis thread "[NGAKAK]Ini Hanya Terjadi Di Indonesia" atau thread lainnya yang serupa.(hal ini juga terjadi pada status beberapa orang di facebook)
Ketika kita merasa bangsa ini tidak cukup baik dan dirasa terdapat suatu kekurangan, untuk apa dan buat apa menjelek-jelekkan hal tersebut?bukankah setiap negara juga memiliki kelebihan dan kekurangan masing2?mengapa kita nggak justru malah memberikan masukkan dan saran?atau bahkan memberikan suatu semangat?sehingga itu dapat diperbaiki pada kesempatan yang akan datang...
Contoh Cerita :
Ketika saya kuliah/sekolah guru saya memberikan suatu tugas menggambar suatu pemandangan desa. Ketika pengumpulan tugas tiba, saya menyerahkan tugas tersebut kepada guru saya dan berharap respon dan tanggapan yang baik dari guru saya karena saya berusaha untuk mengerjakan yang terbaik dari tugas yang telah beliau berikan. Lalu guru berkata :
- (1)."Gambar bodoh apa yang kamu buat ini??hahahaha"
atau
- (2)."Masa kamu bikin gambar gitu aja nggak bisa sih??!!"
atau
- (3)."Gambar kamu bagus, tapi saya rasa ada beberapa bagian yang dirasa kurang..lebih baik kamu perbaiki lagi bagian-bagian yang kurang tersebut supaya gambarnya terlihat lebih bagus.."
Dari cerita di atas :
Respon guru ke-(1) : Saya menjadi malu dan enggan pergi ke kelas guru tersebut. Kreatifitas saya terhenti sampai disini.
Respon guru ke-(2) : Mungkin saya menjadi kesal dan benci dengan guru tersebut.Kreatifitas saya juga terhenti sampai disini.
Respon guru ke-(3) : Saya sendiri menyadari bahwa guru tersebut mungkin tahu bahwa gambar saya kurang bagus, tapi perkataannya memberikan saya suatu semangat untuk bisa berkarya dan memperbaiki gambar tersebut agar menjadi jauh lebih baik lagi di tugas yang akan datang.
Anggaplah negara ini adalah murid dan kita masyarakat adalah gurunya karena kita yang berhak menilai negara ini seperti apa.
Bukan berarti apa yang saya utarakan disini menutup kita untuk menyampaikan kritik, saran, dan lain sebagainya. Namun alangkah baiknya jika setiap kritik dan saran tersebut juga disampaikan dengan suatu etika.
[/quote][quote]
Karena bukan Indonesia yang korupsi, bukan Indonesia yang nggak tau aturan, dan bukan Indonesia yang bisa disogok tapi orang-orang yang ada di dalamnya yang membuat julukan itu begitu melekat kepada negara Indonesia.
Kembali lagi ke topik pertama diatas tadi mengenai kualitas SDM Indonesia dibandingkan dengan negara-negara Asia lainnya..
- Apakah SDM di Indonesia terlalu pintar?sehingga korupsi begitu merajalela?
- Apakah SDM di Indonesia terlalu pintar?sehingga begitu bebasnya menyampaikan suatu aspirasi, keluhan dan saran tanpa etika?
- Apakah SDM di Indonesia terlalu pintar?sehingga bisa melakukan penghinaan terhadap negaranya sendiri?
Kalau bukan saya dan anda yang bangga dengan negara ini, apakah kita akan mengharapkan orang lain yang bangga dengan negara Indonesia?
STOP PENGHINAAN TERHADAP NEGARA SENDIRI!!
Bagikan link thread ini kepada agan-agan yang lainnya untuk menyerukan STOP PENGHINAAN TERHADAP NEGARA SENDIRI!!
</div>
Ane jamin cerita dibawah ini ngga bakalan repost http://static.kaskus.co.id/images/smilies/iloveindonesias.gif
Ketika berusaha membandingkan SDM Indonesia dengan beberapa negara2 lain di Asia, saya rasa SDM Indonesia itu berkualitas cukup baik(sekitar 70% - 80%) dibandingkan negara Asia lainnya. Tapi sayang sekali kenapa negara kita miskin? dan malah pejabatnya yang kaya?juga kenapa banyak sekali korupsi terjadi di negeri ini?
Tadi pagi sambil sarapan saya menonton BBC dan ada suatu berita singkat yang membahas mengenai kota Palembang, tempat diselenggarakannya SEA Games 2011 tahun ini. Sang narator dari berita tersebut memberitahu bahwa Palembang adalah kota yang pemandangannya indah, asri, dan kaya budaya, tetapi mengapa tidak dikembangkan? lalu di akhir cerita sang narator berkata "Is all of this because dark cloud of corruption in Indonesia?" (Apakah karena awan gelap korupsi di Indonesia).
Apakah sedemikian lekatnya cap korupsi negeri ini di mata orang asing?
Oke untuk sementara kita kesampingkan dulu masalah korupsi negeri ini....
Ketika berkunjung ke salah satu forum terbesar yang dimiliki oleh bangsa ini(kaskus) beberapa gelintir orang malah bangga menjelek-jelekkan bangsa sendiri dengan menulis thread "[NGAKAK]Ini Hanya Terjadi Di Indonesia" atau thread lainnya yang serupa.(hal ini juga terjadi pada status beberapa orang di facebook)
Ketika kita merasa bangsa ini tidak cukup baik dan dirasa terdapat suatu kekurangan, untuk apa dan buat apa menjelek-jelekkan hal tersebut?bukankah setiap negara juga memiliki kelebihan dan kekurangan masing2?mengapa kita nggak justru malah memberikan masukkan dan saran?atau bahkan memberikan suatu semangat?sehingga itu dapat diperbaiki pada kesempatan yang akan datang...
Contoh Cerita :
Ketika saya kuliah/sekolah guru saya memberikan suatu tugas menggambar suatu pemandangan desa. Ketika pengumpulan tugas tiba, saya menyerahkan tugas tersebut kepada guru saya dan berharap respon dan tanggapan yang baik dari guru saya karena saya berusaha untuk mengerjakan yang terbaik dari tugas yang telah beliau berikan. Lalu guru berkata :
- (1)."Gambar bodoh apa yang kamu buat ini??hahahaha"
atau
- (2)."Masa kamu bikin gambar gitu aja nggak bisa sih??!!"
atau
- (3)."Gambar kamu bagus, tapi saya rasa ada beberapa bagian yang dirasa kurang..lebih baik kamu perbaiki lagi bagian-bagian yang kurang tersebut supaya gambarnya terlihat lebih bagus.."
Dari cerita di atas :
Respon guru ke-(1) : Saya menjadi malu dan enggan pergi ke kelas guru tersebut. Kreatifitas saya terhenti sampai disini.
Respon guru ke-(2) : Mungkin saya menjadi kesal dan benci dengan guru tersebut.Kreatifitas saya juga terhenti sampai disini.
Respon guru ke-(3) : Saya sendiri menyadari bahwa guru tersebut mungkin tahu bahwa gambar saya kurang bagus, tapi perkataannya memberikan saya suatu semangat untuk bisa berkarya dan memperbaiki gambar tersebut agar menjadi jauh lebih baik lagi di tugas yang akan datang.
Anggaplah negara ini adalah murid dan kita masyarakat adalah gurunya karena kita yang berhak menilai negara ini seperti apa.
Bukan berarti apa yang saya utarakan disini menutup kita untuk menyampaikan kritik, saran, dan lain sebagainya. Namun alangkah baiknya jika setiap kritik dan saran tersebut juga disampaikan dengan suatu etika.
[/quote][quote]
Karena bukan Indonesia yang korupsi, bukan Indonesia yang nggak tau aturan, dan bukan Indonesia yang bisa disogok tapi orang-orang yang ada di dalamnya yang membuat julukan itu begitu melekat kepada negara Indonesia.
Kembali lagi ke topik pertama diatas tadi mengenai kualitas SDM Indonesia dibandingkan dengan negara-negara Asia lainnya..
- Apakah SDM di Indonesia terlalu pintar?sehingga korupsi begitu merajalela?
- Apakah SDM di Indonesia terlalu pintar?sehingga begitu bebasnya menyampaikan suatu aspirasi, keluhan dan saran tanpa etika?
- Apakah SDM di Indonesia terlalu pintar?sehingga bisa melakukan penghinaan terhadap negaranya sendiri?
Kalau bukan saya dan anda yang bangga dengan negara ini, apakah kita akan mengharapkan orang lain yang bangga dengan negara Indonesia?
STOP PENGHINAAN TERHADAP NEGARA SENDIRI!!
Bagikan link thread ini kepada agan-agan yang lainnya untuk menyerukan STOP PENGHINAAN TERHADAP NEGARA SENDIRI!!
</div>