Permenkaret
20th November 2011, 02:08 PM
Menggunakan MySQL Monitor standar bawaan dari paket MySQL sangat membantu administrasi
dan penggunaan server MySQL, tetapi karena tool tersebut berjalan pada mode command line dan
tampilan layar dari command line sangat terbatas maka pekerjaan akan menjadi sedikit lebih sulit.
Banyak pengembang-pengembang software open source yang telah membuat interface berbasis web
yang dapat digunakan untuk mengadministrasi MySQL, salah satu contohnya adalah phpMyAdmin.
PhpMyAdmin mempunyai banyak kelebihan yang dapat mempermudah pekerjaan Anda, hal ini
sangat membantu jika Anda mempunyai server MySQL dalam local komputer. Tetapi bagaimana
jika Anda ikut dalam layanan web hosting, yang jarang sekali memberikan fasilitas MySQL monitor
baik yang berbentuk command line maupun yang berbasis web. Apabila hendak memasang
phpMyAdmin pada hosting tersebut maka akan mengurangi ruang harddisk yang Anda butuhkan
untuk halaman homepage. Oleh sebab itu dibutuhkan satu interface berbasis web yang berukuran
kecil yang dapat membantu kerja Anda.
Dalam tutorial ini akan dibahas mengenai skrip sederhana memakai PHP yang dapat digunakan
untuk memasukan SQL Query ke server MySQL dan menampilkan hasilnya dalam bentuk web.
Bentuk tampilan dari script ini tampak seperti:
Skrip ini masih sangat sederhana, perlu dikembangkan lagi jika anda ingin benar-benar
menggunakannya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum anda menggunakannya yang
berhubungan dengan keamanan server MySQL:
1. Dengan menggunakan script ini maka pengguna interface akan dengan leluasa berinteraksi
dengan server database anda, perhatikan user yang anda masukkan pada $username. Jika
user tersebut mempunyai akses full maka server MySQL anda sangat terbuka.
2. Selain itu dengan perintah SQL: SELECT ... INTO OUTFILE berarti pengguna dapat
memasukkan file ke server hosting Anda. Oleh sebab itu sebaiknya skrip ini diberikan
password pengaman sebelum mengaksesnya. Tapi dalam tutorial ini tidak dibahas cara
bagaimana membuat password pengaman tersebut.
Pemasangan Skrip Pada Server
Mula-mula buatlah sebuah file yang berisi listing dari MySQL Monitor menggunakan Notepad,
melalui Start > Program > Accessories > Notepad. Atau anda dapat menggunakan HTML editor
yang lain sesuai dengan kebiasaan. Ada beberapa variabel yang harus anda rubah nilainya, yaitu:
$hostname ='localhost'; //Masukkan alamat lokasi server
$username ='root'; //User MySQL yang digunakan
$password ='password'; // Masukkan password
Varibel $hostname diisi dengan alamat server MySQL, dapat menggunakan alamat IP atau nama
dari server, $username adalah user yang digunakan untuk masuk ke MySQL server, perhatikan hak
akses user tersebut, semakin tinggi maka semakin besar kekuasaan dari MySQL Monitor. User �root�
adalah user dengan hak akses tertinggi dalam MySQL.Varibel $password diisi dengan password dari
user MySQL. Setelah itu, simpan file tersebut dengan nama mysql.php. Besar file tidak akan lebih
dari 3Kb.
File tersebut siap di upload ke server web, ingat anda harus mengupload file mysql.php pada web
server yang support PHP, contohnya Apache (http://www.apache.org). Untuk ujicoba dapat
digunakan paket web server yang berjalan under Windows, seperti Appsrv
(http://appserv.sourceforge.net/) atau PHPTriad (http://http://sourceforge.net/projects/phptriad).
Keduanya sudah didukung dengan server MySQL. Setelah diupload, cobalah buka menggunakan
web browser.
LISTING LENGKAP MYSQL MONITOR (mysql.php);
MySQL Monitor oleh Bondan Muliawan
dan penggunaan server MySQL, tetapi karena tool tersebut berjalan pada mode command line dan
tampilan layar dari command line sangat terbatas maka pekerjaan akan menjadi sedikit lebih sulit.
Banyak pengembang-pengembang software open source yang telah membuat interface berbasis web
yang dapat digunakan untuk mengadministrasi MySQL, salah satu contohnya adalah phpMyAdmin.
PhpMyAdmin mempunyai banyak kelebihan yang dapat mempermudah pekerjaan Anda, hal ini
sangat membantu jika Anda mempunyai server MySQL dalam local komputer. Tetapi bagaimana
jika Anda ikut dalam layanan web hosting, yang jarang sekali memberikan fasilitas MySQL monitor
baik yang berbentuk command line maupun yang berbasis web. Apabila hendak memasang
phpMyAdmin pada hosting tersebut maka akan mengurangi ruang harddisk yang Anda butuhkan
untuk halaman homepage. Oleh sebab itu dibutuhkan satu interface berbasis web yang berukuran
kecil yang dapat membantu kerja Anda.
Dalam tutorial ini akan dibahas mengenai skrip sederhana memakai PHP yang dapat digunakan
untuk memasukan SQL Query ke server MySQL dan menampilkan hasilnya dalam bentuk web.
Bentuk tampilan dari script ini tampak seperti:
Skrip ini masih sangat sederhana, perlu dikembangkan lagi jika anda ingin benar-benar
menggunakannya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum anda menggunakannya yang
berhubungan dengan keamanan server MySQL:
1. Dengan menggunakan script ini maka pengguna interface akan dengan leluasa berinteraksi
dengan server database anda, perhatikan user yang anda masukkan pada $username. Jika
user tersebut mempunyai akses full maka server MySQL anda sangat terbuka.
2. Selain itu dengan perintah SQL: SELECT ... INTO OUTFILE berarti pengguna dapat
memasukkan file ke server hosting Anda. Oleh sebab itu sebaiknya skrip ini diberikan
password pengaman sebelum mengaksesnya. Tapi dalam tutorial ini tidak dibahas cara
bagaimana membuat password pengaman tersebut.
Pemasangan Skrip Pada Server
Mula-mula buatlah sebuah file yang berisi listing dari MySQL Monitor menggunakan Notepad,
melalui Start > Program > Accessories > Notepad. Atau anda dapat menggunakan HTML editor
yang lain sesuai dengan kebiasaan. Ada beberapa variabel yang harus anda rubah nilainya, yaitu:
$hostname ='localhost'; //Masukkan alamat lokasi server
$username ='root'; //User MySQL yang digunakan
$password ='password'; // Masukkan password
Varibel $hostname diisi dengan alamat server MySQL, dapat menggunakan alamat IP atau nama
dari server, $username adalah user yang digunakan untuk masuk ke MySQL server, perhatikan hak
akses user tersebut, semakin tinggi maka semakin besar kekuasaan dari MySQL Monitor. User �root�
adalah user dengan hak akses tertinggi dalam MySQL.Varibel $password diisi dengan password dari
user MySQL. Setelah itu, simpan file tersebut dengan nama mysql.php. Besar file tidak akan lebih
dari 3Kb.
File tersebut siap di upload ke server web, ingat anda harus mengupload file mysql.php pada web
server yang support PHP, contohnya Apache (http://www.apache.org). Untuk ujicoba dapat
digunakan paket web server yang berjalan under Windows, seperti Appsrv
(http://appserv.sourceforge.net/) atau PHPTriad (http://http://sourceforge.net/projects/phptriad).
Keduanya sudah didukung dengan server MySQL. Setelah diupload, cobalah buka menggunakan
web browser.
LISTING LENGKAP MYSQL MONITOR (mysql.php);
MySQL Monitor oleh Bondan Muliawan