Log in

View Full Version : Gubernur NTT: Yang Penting Komodo Terkenal


putra1st
8th November 2011, 08:36 AM
http://www.fajar.co.id/img_berita/3373122731p.jpg


Gubernur NTT

Polemik soal ketidakjelasan yayasan penyelenggara pemilihan tujuh keajaiban dunia alam baru (New7Wonders of Nature) yang ramai diperbincangkan di Indonesia tak menyurutkan semangat Gubernur NTT, Frans Leburaya, untuk terus mempromosikan Taman Nasional Komodo (TNK).

Buktinya ketika melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda se Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) serta wartawan media cetak/elektronik Jakarta asal NTT yang dilakukan secara terpisah, Gubernur tetap mengajak semuanya untuk terus mempromosikan Komodo untuk masuk menjadi tujuh keajaiban dunia.

Tak hanya itu, diakhir pertemuan tersebut, Gubernur Frans Leburaya juga mengajak semuanya untuk mengambil handphone masing-masing dan mengirim SMS vote Komodo lalu mengirim ke nomor 9818."Bagi saya, yayasan atau penyelenggaranya mau dari mana, saya tidak persoalkan, yang penting Komodo tetap terkenal.

Kepentingan saya adalah bagaimana Komodo tetap terkenal, karena itu biar ini terus menjadi polemik sehingga orang makin penasaran dengan Komodo," ungkap Frans Leburaya didua tempat terpisah, yakni saat bertemu warga NTT se Jabodetabek di Hotel Grand Sahid Jaya, Kamis (3/11) malam dan bersama para wartawan asal NTT di restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Jumat (4/11) siang.

Frans mengatakan, apa yang dilakukan Duta Besar Komodo, Jusuf Kalla adalah hal yang positif sehingga dia juga berkepentingan untuk mengampanyekan kemenangan Komodo sebagai tujuh keajaiban dunia ini baik di NTT maupun diluar NTT.

Frans juga tak mempersoalkan yayasan New7Wonder yang akan melakukan pemilihan tujuh keajaiban dunia. Bagi Frans, yayasan New7Wonder dia ibaratkan sebagai sebuah lembaga yang menyelenggarakan pemilihan ratu sejagat, yakni Miss Universe yang bukan lembaga PBB. Ketika semua negara mengirimkan wakilnya dan dipilih, tidak ada yang mempersoalkan kredibilitas lembaga tersebut.

"Jadi tidak ada masalah, Komodo mau terpilih sebagai tujuh keajaiban dunia atau tidak itu urusan kedua, lembaganya mau jelas atau tidak, saya tidak mempersoalkan. Yang terpenting adalah Komodo semakin dikenal dan orang makin penasaran dengan Komodo," kata Frans menandaskan.

Terpisah, Anggota Komosi X DPR RI, Jefri Riwu Kore mengatakan, vote Komodo melalui SMS ke 9818 dengan Jusuf Kalla sebagai Duta Komodo baginya merupakan sebuah hal positif untuk mendongkrak popularitas Komodo sebagai sebuah ikon keajaiban dunia. Hanya Jefri berharap agar dana-dana yang diperoleh dari masyarakat melalui SMS itu bisa dipertanggungjawabkan sehingga masyarakat tidak dikorbankan.

Sementara soal langkah pemerintah yang awalnya menarik Komodo sebagai finalis tujuh keajaiban dunia, bagi Jefri juga tidak bisa disalahkan karena memang ketika Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sebelumnya Kembudpar) mengajukan pengalokasian dana senilai lebih kurang Rp 400 miliar untuk mendukung kemenangan Komodo dengan menyerahkan ke New7Wonder, dirinya yang menentang.

Pasalnya, dana sebesar itu lebih tepat dan lebih bermanfaatkan bila digunakan untuk membangun sarana prasarana dan infrastruktur di TNK khususnya dan Kabupaten Manggarai Barat. "Saya sejak awal memang menentang jika pemerintah mengalokasikan dana sampai Rp 400 miliar sebagai tuan rumah pengumuman pemenangan Komodo. Saya bilang lebih baik dana itu dipakai untuk membangun infrastruktur di Manggarai Barat (Komodo) biar turis datang tidak mengalami kendala," ungkap Jefri.

Karena itu, lanjut Jefri, apa yang dilakukan Jusuf Kalla merupakan sebuah langkah yang positif, sementara pemerintah juga tidak bisa disalahkan karena meski tidak lagi menjadi lembaga yang ikut mengampanyekan Komodo sebagai tujuh keajaiban dunia, namun Kemparekraf melakukan kampanye Komodo sebagai ikon keajaiban dunia ke beberapa negara seperti di Australia dan Amerika maupun di Bali.



(http://www.fajar.co.id/read-20111107101351-gubernur-ntt-yang-penting-komodo-terkenal)..source.. (http://www.fajar.co.id/read-20111107101351-gubernur-ntt-yang-penting-komodo-terkenal)

pengentau
8th November 2011, 10:43 AM
salah tu si bapak...

yang penting banyak duit nya... wwkwkwk

liangmaster
8th November 2011, 11:21 PM
yang penting terkenal ato yang penting dapet duit?:ngakak::ngakak::ngakak:

viericool
9th November 2011, 12:49 AM
iya betul . .

arinayu
10th November 2011, 02:52 PM
No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................v

arinayu
10th November 2011, 02:52 PM
No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................No comentt lahhhh
........................................vv