sehatq
27th June 2019, 09:36 AM
Kulit putih yang menebal pada telapak kaki. Ayo apa namanya? Yup, betul inilah yang disebut kapalan (https://www.sehatq.com/penyakit/kapalan-callus) atau nama bekennya kalus.
Selama ini yang kamu tahu tentang kapalan itu fakta atau mitos si? Biar ga dibilang sotoy, yuk simak seputar kapalan berikut ini.
1. Kapalan hanya terjadi di telapak kaki saja
Memang, kapalan seringnya terjadi di telapak kaki. Namun, kalau dibilang hanya bisa terjadi di kaki, ini mitos ya,
Faktanya kapalan bisa terjadi dimana saja, asalkan mengalami gesekan, iritasi, tekanan, atau iritasi dalam waktu lama. Kapalan bisa terjadi di lengan. siku, atau lutut.
2. Semua kapalan tidak perlu dikhawatirkan
Memang kapalan seringkali tidak berbahaya Pada kebanyakan orang, kapalan mengganggu hanya karena mengganggu penampilan.
Namun, pada beberapa orang, kapalan dapat menimbulkan masalah kesehatan serius. Segeralah mengkonsultasikannya ke dokter bila kapalan terasa nyeri atau sampai berdarah.
Rasa nyeri atau perdarahan adalah tanda terjadi masalah pada lapisan kulit yang dalam. Bila didiamkan saja, dapat berakibat serius yaitu terjadi infeksi dan borok.
Apalagi untuk orang-orang yang kulitnya rapuh dan sirkulasinya buruk (seperti pada orang dengan kencing manis atau penyakit pembuluh darah perifer), wajib mengkonsultasikannya ke dokter bila mengalami kapalan.
3. Kapalan terjadi akibat berjalan dengan kaki telanjang
Kalau yang ini, fakta ya. Sering berjalan dengan kaki telanjang dapat menimbulkan penebalan kulit sehingga menyebabkan kapalan.
Selain itu, kapalan bisa terjadi karena:
• Menggunakan alas kaki atau sepatu yang tidak sesuai (terlalu sempit atau terlalu longgar). Alas kaki yang terlalu ketat menyebabkan tekanan pada telapak kaki, sedangkan bila terlalu longgar menyebabkan gesekan.
• Tidak menggunakan kaos kaki ketika memakai sepatu atau menggunakan kaos kaki yang ukurannya tidak sesuai
• Orang tua lebih gampang mengalami kapalan karena berkurangnya jaringan lemak padakulit yang menyebabkan bantalan pada kulit berkurang.
• Sering menggunakan alat-alat tangan tanpa menggunakan sarung tangan
• Sering berlutut dan menyenderkan siku pada meja juga dapat menyebabkan kapalan pada lutut dan siku.
Inilah 3 fakta tentang kapalan yang wajib kamu ketahui.
Selama ini yang kamu tahu tentang kapalan itu fakta atau mitos si? Biar ga dibilang sotoy, yuk simak seputar kapalan berikut ini.
1. Kapalan hanya terjadi di telapak kaki saja
Memang, kapalan seringnya terjadi di telapak kaki. Namun, kalau dibilang hanya bisa terjadi di kaki, ini mitos ya,
Faktanya kapalan bisa terjadi dimana saja, asalkan mengalami gesekan, iritasi, tekanan, atau iritasi dalam waktu lama. Kapalan bisa terjadi di lengan. siku, atau lutut.
2. Semua kapalan tidak perlu dikhawatirkan
Memang kapalan seringkali tidak berbahaya Pada kebanyakan orang, kapalan mengganggu hanya karena mengganggu penampilan.
Namun, pada beberapa orang, kapalan dapat menimbulkan masalah kesehatan serius. Segeralah mengkonsultasikannya ke dokter bila kapalan terasa nyeri atau sampai berdarah.
Rasa nyeri atau perdarahan adalah tanda terjadi masalah pada lapisan kulit yang dalam. Bila didiamkan saja, dapat berakibat serius yaitu terjadi infeksi dan borok.
Apalagi untuk orang-orang yang kulitnya rapuh dan sirkulasinya buruk (seperti pada orang dengan kencing manis atau penyakit pembuluh darah perifer), wajib mengkonsultasikannya ke dokter bila mengalami kapalan.
3. Kapalan terjadi akibat berjalan dengan kaki telanjang
Kalau yang ini, fakta ya. Sering berjalan dengan kaki telanjang dapat menimbulkan penebalan kulit sehingga menyebabkan kapalan.
Selain itu, kapalan bisa terjadi karena:
• Menggunakan alas kaki atau sepatu yang tidak sesuai (terlalu sempit atau terlalu longgar). Alas kaki yang terlalu ketat menyebabkan tekanan pada telapak kaki, sedangkan bila terlalu longgar menyebabkan gesekan.
• Tidak menggunakan kaos kaki ketika memakai sepatu atau menggunakan kaos kaki yang ukurannya tidak sesuai
• Orang tua lebih gampang mengalami kapalan karena berkurangnya jaringan lemak padakulit yang menyebabkan bantalan pada kulit berkurang.
• Sering menggunakan alat-alat tangan tanpa menggunakan sarung tangan
• Sering berlutut dan menyenderkan siku pada meja juga dapat menyebabkan kapalan pada lutut dan siku.
Inilah 3 fakta tentang kapalan yang wajib kamu ketahui.