PDA

View Full Version : Waspadai Bunga AS Naik, BI Perluas Kerja Sama Antar-Bank Sentral


firmanway
7th March 2017, 03:20 PM
Bank Indonesia (BI) terus mewaspadai risiko kenaikan bunga dana bank sentral Amerikat Serikat (Fed Fund Rate) pada pekan depan. Sebab, kenaikan bunga dana tersebut berpotensi mendorong pembalikan modal asing (sudden capital reversal), terutama dari negara-negara ekonomi berkembang, termasuk Indonesia.

http://katadata.co.id/public/media/images/thumb/2017/03/07/2017_03_07-12_27_27_789364490c5ef157fb21c1172dbd4084_620x413_ thumb.jpg

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan, kebijakan moneter bank sentral AS tersebut memang bisa memicu arus keluar modal asing dan penguatan dolar Amerika Serikat (AS). Tapi, ia menyatakan, Indonesia sudah sangat siap menghadapi situasi tersebut.

Alasannya, fundamental ekonomi sudah membaik. Selain itu, BI telah memperkuat kerja sama dengan bank sentral sejumlah negara guna mempertebal cadangan devisa dan mendorong transaksi dengan mata uang lokal.

Senin (6/3) kemarin, misalnya, BI sudah menandatangani perpanjangan perjanjian kerja sama bilateral currency swap arrangement (BCSA) dengan Bank of Korea. Tujuannya untuk mendorong perdagangan bilateral dan memperkuat kerja sama keuangan yang bermanfaat bagi pengembangan ekonomi kedua negara. Melalui kerja sama ini, kedua bank sentral bisa melakukan pertukaran mata uang lokal senilai 10,7 triliun won atau setara Rp 115 triliun.

Baca Selengkapnya ==> Bunga AS Naik (http://katadata.co.id/berita/2017/03/07/bunga-as-berisiko-naik-bi-siapkan-langkah-antisipasi)