DreamWorld
18th June 2011, 02:58 PM
MANAMA, KOMPAS.com - Inilah royal wedding yang sebenarnya karena yang berbesan adalah dua raja, yakni Raja Abdullah dari Arab Saudi dengan Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa.
Putra raja Bahrain, Sheikh Khalid bin Haman bin Isa Al Khalifa akan menikahi putri Raja Abdullah, seperti dilaporkan kantor berita Bahrain, Jumat (17/6/2011).
Sayangnya, nama calon pengantin perempuan tidak disebutkan. Begitu juga dengan kapan dan di mana pernikahan itu bakal dilangsungkan.
Kantor berita AP menyebut, keduanya sudah "menandatangani kontrak pernikahan" pada Kamis (16/6/2011).
Pernikahan itu dinilai sebagai pertalian strategis untuk memperkuat ikatan antara dua kerajaan Arab itu.
Kabar pernikahan kerajaan itu diumumkan di tengah krisis politik yang melanda Bahrain sejak pertengahan Februari 2011. Ribuan pengunjuk rasa turun ke jalan secara rutin untuk menuntut melepas kekuasaan.
Atas permintaan pemerintah Bahrain, Saudi mengirim pasukan ke negara itu untuk membantu meredam demonstrasi. Dilaporkan, ratusan orang ditangkap selama gelombang demonstrasi berlangsung.
Amnesti Internasional dan Human Right Watch mengkritik tindakan brutal rezim Bahrain terhadap peserta demonstrasi damai itu.
SUmber: http://internasional.kompas.com/read/2011/06/18/10290850/Raja.Saudi.Berbesan.Raja.Bahrain
Putra raja Bahrain, Sheikh Khalid bin Haman bin Isa Al Khalifa akan menikahi putri Raja Abdullah, seperti dilaporkan kantor berita Bahrain, Jumat (17/6/2011).
Sayangnya, nama calon pengantin perempuan tidak disebutkan. Begitu juga dengan kapan dan di mana pernikahan itu bakal dilangsungkan.
Kantor berita AP menyebut, keduanya sudah "menandatangani kontrak pernikahan" pada Kamis (16/6/2011).
Pernikahan itu dinilai sebagai pertalian strategis untuk memperkuat ikatan antara dua kerajaan Arab itu.
Kabar pernikahan kerajaan itu diumumkan di tengah krisis politik yang melanda Bahrain sejak pertengahan Februari 2011. Ribuan pengunjuk rasa turun ke jalan secara rutin untuk menuntut melepas kekuasaan.
Atas permintaan pemerintah Bahrain, Saudi mengirim pasukan ke negara itu untuk membantu meredam demonstrasi. Dilaporkan, ratusan orang ditangkap selama gelombang demonstrasi berlangsung.
Amnesti Internasional dan Human Right Watch mengkritik tindakan brutal rezim Bahrain terhadap peserta demonstrasi damai itu.
SUmber: http://internasional.kompas.com/read/2011/06/18/10290850/Raja.Saudi.Berbesan.Raja.Bahrain