PDA

View Full Version : Alun-Alun Tasikmalaya Populer Jadi Tempat Mojok Muda-Mudi


Gusnan
22nd May 2016, 12:40 PM
Anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya, Rachmat Soegandar mengaku prihatin Alun-alun Kota Tasikmalaya sering dijadikan tempat kencan oleh muda mudi. Pihaknya pun meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk lebih meningkatkan jadwal Patroli di kawasan tersebut.
http://cdn-a.production.forum.static6.com/optimized/2X/5/53fb41b906855ddcded3c55c213397521ef0791c_1_690x369 .jpg wpid-screenshot_2014-12-11-12-20-56_1.jpg735x394 213 KB
(http://cdn-a.production.forum.static6.com/original/2X/5/53fb41b906855ddcded3c55c213397521ef0791c.jpg)
“Saya berharap Satuan polisi pamong praja melakukan pengawasan dengan melakukan giat patroli ke kawasan tersebut, sehingga segala bentuk tindakan yang tidak diinginkan bisa terkontrol,” ungkap Rachmat Soegandar, Kamis (17/9/2015).
Sebagaimana diketahui, Tasikmalaya sedari dulu terkenal dengan julukan ‘Kota Santri’. Namun dibalik itu, tersimpan segudang misteri dan permasalahan tentang perilaku kehidupan masyarakat yang sesungguhkan. Bahkan tersirat kabar banyak sekali penyimpangan akhlak dari warganya.
“Memang banyak orang pacaran di sini (Alun-alun) bahkan kebanyakan anak sekolah, mereka sudah tidak malu-malu lagi, (maaf) peluk-pelukan, ciuman,” ungkap Jack, seorang yang biasa menyewakan Atopet di Alun-alun Kota Tasikmalaya.
Tidak hanya itu, kata Jack, disini juga sering terjadi perkelahian antara pemuda. Awalnya mereka menenggak minuman keras sehingga mabok kemudian akhirnya pada ribut.
“Apalagi sebelum memakai penerangan di alun-alun ini, banyak sekali kejadian yang dilakukan oleh para muda-mudi, sampai sering ditemukan kondom yang berserakan,” paparnya.
Menurut informasi, di Kota Tasikmalaya juga terdapat komunitas penyuka sesama jenis atau dikenal Gay dan Lesbi. Keberadaannya pun sangat santer sehingga menjadi pembicaraan dikalangan masyarakat.