ForexTrad3r
25th April 2016, 12:14 PM
Selamat Pagi Gan,
Pada perdagangan hari ini nilai tukar euro berusaha masih berada di kisaran terendah dalam 14 bulan terhadap dollar AS (18/9). Nilai tukar mata uang dari Eropa tersebut tampak berupaya rebound, tetapi kurang berhasil akibat tekanan dollar yang memang sedang berada dalam momentum menguat terhadap rival-rivalnya.
Mata uang tunggal dari 18 negara di kawasan euro terpukul dan anjlok tajam setelah Janet Yellen mengatakan bahwa kenaikan suku bunga acuan belum memiliki kerangka waktu yang jelas. Fed juga memutuskan untuk kembali memotong program pembelian obligasi bulanannya sebesar 10 miliar dollar menjadi tinggal 15 miliar dollar per bulan. Diindikasikan pula bahwa program QE tersebut akan berhenti pada bulan Oktober mendatang.
Kepastian berakhirnya program QE pada bulan Oktober tersebut membuat nilai tukar dollar AS bergerak menguat tajam terhadap rival-rivalnya. Petinggi Fed juga menaikkan estimasi suku bunga median di akhir tahun 2015 menjadi 1.375 persen dari proyeksi bulan Juni yang berada di level 1.125 persen.
Hari ini mata uang euro berada pada posisi 1.2864 dollar AS. Euro mengalami kenaikan tipis, bisa dibilang nyaris flat dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang ada di level 1.2863 dollar. Euro mencapai level paling rendah dalam 14 bulan belakangan pada sesi perdagangan pagi ini di level 1.2834 dollar AS.
Analisa kami memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar euro terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan sideways dan terbatas. Mata uang euro tersebut berpotensi untuk mengalami pergerakan pada kisaran 1.2830 – 1.2920 dollar.
Salam Profit,
www.sfxbatam.com (http://www.sfxbatam.com)
http://s.kaskus.id/images/smilies/smilies_fbejiqlwohnn.gif
http://cdn.kaskus.com/images/smilies/iloveindonesias.gifhttp://cdn.kaskus.com/images/smilies/iluvkaskuss.gif
Pada perdagangan hari ini nilai tukar euro berusaha masih berada di kisaran terendah dalam 14 bulan terhadap dollar AS (18/9). Nilai tukar mata uang dari Eropa tersebut tampak berupaya rebound, tetapi kurang berhasil akibat tekanan dollar yang memang sedang berada dalam momentum menguat terhadap rival-rivalnya.
Mata uang tunggal dari 18 negara di kawasan euro terpukul dan anjlok tajam setelah Janet Yellen mengatakan bahwa kenaikan suku bunga acuan belum memiliki kerangka waktu yang jelas. Fed juga memutuskan untuk kembali memotong program pembelian obligasi bulanannya sebesar 10 miliar dollar menjadi tinggal 15 miliar dollar per bulan. Diindikasikan pula bahwa program QE tersebut akan berhenti pada bulan Oktober mendatang.
Kepastian berakhirnya program QE pada bulan Oktober tersebut membuat nilai tukar dollar AS bergerak menguat tajam terhadap rival-rivalnya. Petinggi Fed juga menaikkan estimasi suku bunga median di akhir tahun 2015 menjadi 1.375 persen dari proyeksi bulan Juni yang berada di level 1.125 persen.
Hari ini mata uang euro berada pada posisi 1.2864 dollar AS. Euro mengalami kenaikan tipis, bisa dibilang nyaris flat dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang ada di level 1.2863 dollar. Euro mencapai level paling rendah dalam 14 bulan belakangan pada sesi perdagangan pagi ini di level 1.2834 dollar AS.
Analisa kami memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar euro terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan sideways dan terbatas. Mata uang euro tersebut berpotensi untuk mengalami pergerakan pada kisaran 1.2830 – 1.2920 dollar.
Salam Profit,
www.sfxbatam.com (http://www.sfxbatam.com)
http://s.kaskus.id/images/smilies/smilies_fbejiqlwohnn.gif
http://cdn.kaskus.com/images/smilies/iloveindonesias.gifhttp://cdn.kaskus.com/images/smilies/iluvkaskuss.gif