PDA

View Full Version : :::STATMENT AHOK: "BIR BUKANMIRAS, GAK MASALAH MINUM BIRASAL GAK MABOK":::


TigerKuning
21st April 2016, 10:57 AM
:::STATMENT AHOK: "BIR BUKAN

MIRAS, GAK MASALAH MINUM BIR

ASAL GAK MABOK":::

Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja

Purnama atau biasa dipanggil Ahok.

(detikcom)

ISLAM Bersatu Muallaf Berseru –

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki

Tjahaja Purnama (Ahok) tidak

mempermasalahkan Badan Usaha

Milik Daerah (BUMD) berbisnis

minuman beralkohol. Hal itu dinilai

sah dan tidak bertentangan dengan

peraturan apapun. Salah satu BUMD

DKI, PT Delta Djakarta Tbk (DLTA)

menjadi distributor minuman

beralkohol jenis bir. Bahkan,

sumbangan pendapatan asli daerah

(PAD) ke ‘dompet’ Jakarta dari

perusahaan tersebut ketiga terbesar,

setelah Bank DKI dan Pembangunan

Jaya Ancol.

“Itu kan bukan miras (minuman

keras), tapi kan bir. Ya tergantung

berapa persen alkoholnya dong,

kalau bir masih okelah,” ungkapnya

di Balaikota Jakarta, Jl Medan

Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta

Pusat, Kamis (22/8). Mantan anggota

Komisi II DPR RI ini membantah PT

Delta Djakarta Tbk menyumbang

PAD besar ke kas daerah. Saham

yang dimiliki pemprov di BUMD

tersebut, ditegaskan Ahok, bukan

mayoritas. “Tak juga, kecil (PAD).

Kecil sahamnya itu, makanya saya

kira kalau minum bir gak salah kok,

asal gak mabok. Masalahnya kalau

dicampur spiritus sama air kelapa,

ya tewas,” ujar mantan bupati

Belitung Timur ini.

Saham DKI Jakarta di PT Delta

Djakarta sebesar 26,25% atau setara

4,2 juta lembar saham. Kepemilikan

DKI, melalui dua nama yaitu

Municipal of Goverment of Jakarta

sebanyak 3,7 juta lembar dan 467

ribu lembar oleh BP. IMP Jaya. Pada

2012, Delta Jakarta memperoleh laba

bersih perseroaan sebesar Rp 208

miliar. Dari hasil rapat umum

pemegang saham (RUPS), Pemprov

DKI mengantongi laba sebesar Rp

47,84 miliar. Selain dimiliki DKI

Jakarta, saham Delta Jakarta juga

dimiliki publik sebesar 2,4 juta

lembar saham (15,42%). Sementara

saham mayoritas dimiliki San Miguel

Malaysia (L) Private Limited sebesar

9,3 juta lembar atau 58,33% (*/Zak/

gatra)

Sumber : dakwatuna.com

: detik.com







sory gan klau berantakan.

ane msih newbi gan.
</div></div></div>