Gusnan
16th January 2016, 05:03 AM
http://images.detik.com/community/media/visual/2016/01/15/81cc0ae3-7a79-488f-9715-4db5b68872db.jpg?w=780&q=90 Ilustrasi Foto: Edi Wahyono
Jakarta - Sugito yang tewas dalam aksi teror di Thamrin pada Kamis (14/1) kemarin tinggal di Karawang, Jawa Barat bekerja sebagai kurir perusahaan di Jakarta. Di mata rekan kerjanya, Sugito dikenal baik dan ramah.
"Memang benar dia (Sugito) kerja di sini sebagai kurir. Keseharian dia baik bersahaja," kata salah satu satpam di perusahaan tempat kerja Sugito saat ditemui Jumat (15/1/2016).
Kantor Sugito berada kawasan Petojo Selatan, Jakarta Pusat. Perusahaan itu bergerak di bidang jasa pengiriman.
Large Image Link (https://images.detik.com/community/media/visual/2016/01/15/24d981a9-0bc1-4ff7-a070-0849e6a0bf93.jpg?w=2560) (598 kB) Kantor Sugito di kawasan Petojo Selatan (Foto: A Masaul Khoiri/detikcom)
Kantor tersebut berada di kawasan perumahan, tidak ada plang perusahaan di depan rumah bercat hitam itu. Puluhan motor milik para kurir terparkir di halaman rumah. Aktivitas di kantor berjalan normal, beberapa kurir terlihat keluar masuk rumah sambil membawa barang.
Satpam tersebut juga mengaku sering berbincang dengan Sugito. Mereka berbincang seputar kegiatan kerjaan, namun tidak berbicara masalah pribadi. Menurutnya selama menjadi kurir, Sugito tinggal di Cikampek.
"Tiap pagi saya ngobrol sama dia. Nggak ada yang aneh sama dia selama ini," katanya.
Saat ditanya lebih lanjut, satpam tersebut tak mau berkomentar. Dia mengaku mendapat instruksi dari atasannya kalau ada yang bertanya soal Sugito melalui humas. Namun saat detikcom datang, humas perusahaan sedang tidak di tempat.
"Humasnya lagi ke RS Polri Kramat Jati, dia bertanggung jawab mengurusi jenazah Sugito," ujarnya singkat.
Large Image Link (https://images.detik.com/community/media/visual/2016/01/15/d95e6de3-822b-4091-aee5-4f45feb5fb79.jpg?w=2560) (676 kB) Foto: A Masaul Khoiri/detikcom
Tadi malam rumah Sugito, di Kompleks Griya Panorama Indah Blok E2 No 66, Desa Purwasari, Kecamatan Purwasati, Kabupaten Karawang, didatangi oleh sejumlah polisi. Salah seorang tetangga Sugito, Nasarudin (50), mengungkapkan selama ini, Sugito tinggal bersama istrinya berinisial S dan tiga anaknya yakni R, L, dan K. Setelah kedatangan polisi tadi malam, rumah Sugito hari ini kosong.
Menurut Nasarudin memiliki 6 rumah di kompleks Griya Panorama. Tapi hanya satu yang ditinggali.
Jakarta - Sugito yang tewas dalam aksi teror di Thamrin pada Kamis (14/1) kemarin tinggal di Karawang, Jawa Barat bekerja sebagai kurir perusahaan di Jakarta. Di mata rekan kerjanya, Sugito dikenal baik dan ramah.
"Memang benar dia (Sugito) kerja di sini sebagai kurir. Keseharian dia baik bersahaja," kata salah satu satpam di perusahaan tempat kerja Sugito saat ditemui Jumat (15/1/2016).
Kantor Sugito berada kawasan Petojo Selatan, Jakarta Pusat. Perusahaan itu bergerak di bidang jasa pengiriman.
Large Image Link (https://images.detik.com/community/media/visual/2016/01/15/24d981a9-0bc1-4ff7-a070-0849e6a0bf93.jpg?w=2560) (598 kB) Kantor Sugito di kawasan Petojo Selatan (Foto: A Masaul Khoiri/detikcom)
Kantor tersebut berada di kawasan perumahan, tidak ada plang perusahaan di depan rumah bercat hitam itu. Puluhan motor milik para kurir terparkir di halaman rumah. Aktivitas di kantor berjalan normal, beberapa kurir terlihat keluar masuk rumah sambil membawa barang.
Satpam tersebut juga mengaku sering berbincang dengan Sugito. Mereka berbincang seputar kegiatan kerjaan, namun tidak berbicara masalah pribadi. Menurutnya selama menjadi kurir, Sugito tinggal di Cikampek.
"Tiap pagi saya ngobrol sama dia. Nggak ada yang aneh sama dia selama ini," katanya.
Saat ditanya lebih lanjut, satpam tersebut tak mau berkomentar. Dia mengaku mendapat instruksi dari atasannya kalau ada yang bertanya soal Sugito melalui humas. Namun saat detikcom datang, humas perusahaan sedang tidak di tempat.
"Humasnya lagi ke RS Polri Kramat Jati, dia bertanggung jawab mengurusi jenazah Sugito," ujarnya singkat.
Large Image Link (https://images.detik.com/community/media/visual/2016/01/15/d95e6de3-822b-4091-aee5-4f45feb5fb79.jpg?w=2560) (676 kB) Foto: A Masaul Khoiri/detikcom
Tadi malam rumah Sugito, di Kompleks Griya Panorama Indah Blok E2 No 66, Desa Purwasari, Kecamatan Purwasati, Kabupaten Karawang, didatangi oleh sejumlah polisi. Salah seorang tetangga Sugito, Nasarudin (50), mengungkapkan selama ini, Sugito tinggal bersama istrinya berinisial S dan tiga anaknya yakni R, L, dan K. Setelah kedatangan polisi tadi malam, rumah Sugito hari ini kosong.
Menurut Nasarudin memiliki 6 rumah di kompleks Griya Panorama. Tapi hanya satu yang ditinggali.