PDA

View Full Version : 4 Teknik Jalan Kaki yang Bisa Bakar Kalori dan Turunkan Berat Badan


Gusnan
1st October 2015, 12:00 PM
http://beta.newopenx.detik.com/delivery/lg.php?bannerid=16682&campaignid=4&zoneid=1158&loc=http%3A%2F%2Fwolipop.detik.com%2Fread%2F2015%2 F10%2F01%2F104112%2F3032704%2F849%2F4-teknik-jalan-kaki-yang-bisa-bakar-kalori-dan-turunkan-berat-badan%3Fmpiwolipop&referer=http%3A%2F%2Fwolipop.detik.com%2Fmostpopul ar%3Futm_source%3Dwp%26utm_medium%3Dnav%2520more%2 6utm_campaign%3Dmost%2520popular%2Fmostpopular&cb=dc859ea246



http://images.detik.com/content/2015/10/01/849/jalankakicnt.jpg?w=500
Dok. Thinkstock
Jakarta - Jalan kaki, hal normal yang dilakukan orang setiap harinya. Aktivitas harian ini ternyata bisa dijadikan salah satu bentuk olahraga. Bahkan olahraga dengan intensitas sedang ini bisa menjadi latihan kardiovaskular yang menyehatkan jantung sekaligus membantu menurunkan berat badan.

Namun perlu diketahui, jalan kaki sebagai bentuk latihan fisik bukan seperti berjalan ketika Anda pergi ke kantor atau toko dekat rumah. Ada teknik-teknik tersendiri untuk memaksimalkan manfaat jalan kaki bagi kesehatan. Ikuti beberapa tips ini yang disarankan Gill Stewart, penulis The Complete Guide to Nordic Walking seperti dikutip dari Female First.

1. Tambahkan Beban
Kencangkan lengan dan turunkan berat badan dengan membawa beban ketika berjalan. Beban bisa berupa barbel kecil, dumbbell atau bahkan dua botol air mineral, masing-masing berukuran satu liter. Ayunkan kedua tangan secara bergantian ketika berjalan untuk memberi efek tekanan pada lengan.

2. Ayunkan Lengan
Berjalanlah secara natural tapi dengan mengayunkan lengan lebih tinggi dari biasanya. Saat tangan terayun ke depan, tekuk siku dan lakukan berulang kali selama Anda berjalan.

3. Latihan Dasar
Anda juga bisa menambahkan beberapa latihan dasar sembari berjalan. Beberapa jenis latihan dasar yang bisa dilakukan diantaranya lunges atau squat.

4. Kombinasikan Kecepatan Langkah
Ubah kecepatan langkah Anda secara bergantian; dari langkah cepat dan pendek beralih ke langkah yang panjang serta lambat. Perubahan yang dilakukan secara berkala dan teratur ini bisa meningkatkan detak jantung yang membantu proses pembakaran kalori lebih cepat. Agar pergantian dari langkah cepat ke lambat, begitu juga sebaliknya teratur, gunakan stopwatch untuk menggantinya setiap satu atau dua menit sekali.