Gusnan
1st October 2015, 05:17 AM
http://assets.kompas.com/data/photo/2014/05/23/0749394outback-2780x390.jpg
I Chargrilled Bone-in Ribeye, Outback Steakhouse Indonesia
Hidangan "steak" kini semakin digemari oleh masyarakat Indonesia, khususnya di kota-kota besar. Kini, para penikmat kuliner tidak hanya menyantap steak untuk merasakan kelezatannya, tetapi juga memperoleh sebuah pengalaman tersendiri dalam menyicipi daging sapi dengan kualitas prima.
Restoran yang khusus menyajikan hidangan steak atau lazim disebut steakhouse, sekarang semakin banyak bermunculan. Selain itu, masyarakat Indonesia pun ternyata memiliki beragam kebiasaan dalam menyantap steak. Nah, apa saja sebenarnya kebiasaan masyarakat dalam menikmati steak?
Menurut Toni Silaban selaku Managing Partner Outback Steakhouse, salah satu kebiasaan masyarakat Indonesia dalam menyantap hidangan steak adalah pilihan hidangan pendamping atau side dish. Toni menjelaskan, hidangan pendamping steak yang paling populer adalah kentang goreng atau french fries.
"Di Indonesia masih menjadi favorit ketika makan steak side dish-nya adalah french fries. Selain itu, banyak juga konsumen yang memesan nasi sebagai side dish. Jadi, mereka makan steak pakai nasi," sebut Toni pada acara Steakopedia yang dihelat oleh Kompas Female di Outback Steakhouse Pondok Indah Mall, Selasa (29/9/2015).
Kentang goreng, kata Toni, merupakan hidangan pendamping steak yang paling populer, tidak hanya di Indonesia tapi juga di berbagai negara. Selain itu, hidangan pendamping steak yang populer lainnya antara lain mashed potato atau kentang tumbuk, ragam sayuran, dan tidak terkecuali nasi.
Pada kesempatan yang sama, Budhy Soeryo, Direktur Operasional Outback Steakhouse menerangkan bahwa salah satu kebiasaan lain yang kerap dilakukan masyarakat Indonesia saat menyantap steak adalah menambahkan saus sambal. Tidak jarang konsumen memesan saus sambal sebelum menyantap steak.
"Ada banyak konsumen yang makan steak pakai saus sambal. Sepertinya ada yang kurang kalau makan daging tidak pakai saus sambal. Jadi, dagingnya dicelupkan sedikit ke saus sambal," terang Budhy.
Lalu, bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda memiliki kebiasaan serupa ketika menyantap hidangan steak di restoran? Atau Anda memiliki kebiasaan lainnya?
I Chargrilled Bone-in Ribeye, Outback Steakhouse Indonesia
Hidangan "steak" kini semakin digemari oleh masyarakat Indonesia, khususnya di kota-kota besar. Kini, para penikmat kuliner tidak hanya menyantap steak untuk merasakan kelezatannya, tetapi juga memperoleh sebuah pengalaman tersendiri dalam menyicipi daging sapi dengan kualitas prima.
Restoran yang khusus menyajikan hidangan steak atau lazim disebut steakhouse, sekarang semakin banyak bermunculan. Selain itu, masyarakat Indonesia pun ternyata memiliki beragam kebiasaan dalam menyantap steak. Nah, apa saja sebenarnya kebiasaan masyarakat dalam menikmati steak?
Menurut Toni Silaban selaku Managing Partner Outback Steakhouse, salah satu kebiasaan masyarakat Indonesia dalam menyantap hidangan steak adalah pilihan hidangan pendamping atau side dish. Toni menjelaskan, hidangan pendamping steak yang paling populer adalah kentang goreng atau french fries.
"Di Indonesia masih menjadi favorit ketika makan steak side dish-nya adalah french fries. Selain itu, banyak juga konsumen yang memesan nasi sebagai side dish. Jadi, mereka makan steak pakai nasi," sebut Toni pada acara Steakopedia yang dihelat oleh Kompas Female di Outback Steakhouse Pondok Indah Mall, Selasa (29/9/2015).
Kentang goreng, kata Toni, merupakan hidangan pendamping steak yang paling populer, tidak hanya di Indonesia tapi juga di berbagai negara. Selain itu, hidangan pendamping steak yang populer lainnya antara lain mashed potato atau kentang tumbuk, ragam sayuran, dan tidak terkecuali nasi.
Pada kesempatan yang sama, Budhy Soeryo, Direktur Operasional Outback Steakhouse menerangkan bahwa salah satu kebiasaan lain yang kerap dilakukan masyarakat Indonesia saat menyantap steak adalah menambahkan saus sambal. Tidak jarang konsumen memesan saus sambal sebelum menyantap steak.
"Ada banyak konsumen yang makan steak pakai saus sambal. Sepertinya ada yang kurang kalau makan daging tidak pakai saus sambal. Jadi, dagingnya dicelupkan sedikit ke saus sambal," terang Budhy.
Lalu, bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda memiliki kebiasaan serupa ketika menyantap hidangan steak di restoran? Atau Anda memiliki kebiasaan lainnya?