j3ndiel
31st May 2011, 03:11 PM
Internasional diminta Bantu Hentikan Pembantaian Demonstran di Yaman
Sanaa - Situasi di Yaman kian memanas. Para aktivis HAM Yaman menyerukan komunitas internasional untuk memaksa pemerintah Yaman agar berhenti melakukan pembantaian demonstran.
Organisasi HAM Yaman, Human Rights Information and Training Center (HRITC) mengeluarkan seruan tersebut menyusul peristiwa berdarah di Kota Taizz pada Senin, 30 Mei dini hari waktu setempat.
"Taizz mengalami serangan parah oleh otoritas Yaman kemarin malam," demikian pernyataan HRITC yang menjelaskan bagaimana pasukan Yaman dan kelompok-kelompok bersenjata dengan didukung oleh tank-tank, menggempur para demonstran yang berkemah di Lapangan Kebebasan di pusat Kota Taizz. Puluhan orang tewas dalam bentrokan tersebut.
"Banyak demonstran yang tewas dan tenda-tenda yang menampung para demonstran dibakar dengan para wanita, lanjut usia dan anak-anak kecil di dalamnya," demikian statemen HRITC seperti dilansir Press TV, Selasa (31/5/2011).
Lembaga HAM Yaman tersebut menuding rezim Presiden Ali Abdullah Saleh telah merencanakan penggunaan kekerasan terhadap para demonstran.
HRITC juga mendesak badan-badan internasional termasuk PBB, Dewan Keamanan PBB dan Uni Eropa untuk menghentikan kebisuan mereka menyaksikan pembantaian yang tengah berlangsung di Taizz, Yaman.
"Kejahatan terhadap kemanusiaan ini memerlukan langkah cepat dari negara-negara tetangga dan negara-negara di seluruh dunia," demikian disampaikan HRITC.
Korban jiwa berjatuhan ketika pasukan keamanan Yaman menyerbu Lapangan Kebebasan di Kota Taizz yang telah diduduki para demonstran antipemerintah selama berbulan-bulan. Para demonstran menuntut pengunduran diri Presiden Saleh yang telah berkuasa selama lebih dari 30 tahun. Namun Saleh bersikeras menolak untuk mundur.
Sumber berita:http://www.detiknews.com/read/2011/05/31/145807/1650995/1148/internasional-diminta-bantu-hentikan-pembantaian-demonstran-di-yaman?9911012
http://u.ceriwis.us/img/17956cooltext524923436.gif
Sanaa - Situasi di Yaman kian memanas. Para aktivis HAM Yaman menyerukan komunitas internasional untuk memaksa pemerintah Yaman agar berhenti melakukan pembantaian demonstran.
Organisasi HAM Yaman, Human Rights Information and Training Center (HRITC) mengeluarkan seruan tersebut menyusul peristiwa berdarah di Kota Taizz pada Senin, 30 Mei dini hari waktu setempat.
"Taizz mengalami serangan parah oleh otoritas Yaman kemarin malam," demikian pernyataan HRITC yang menjelaskan bagaimana pasukan Yaman dan kelompok-kelompok bersenjata dengan didukung oleh tank-tank, menggempur para demonstran yang berkemah di Lapangan Kebebasan di pusat Kota Taizz. Puluhan orang tewas dalam bentrokan tersebut.
"Banyak demonstran yang tewas dan tenda-tenda yang menampung para demonstran dibakar dengan para wanita, lanjut usia dan anak-anak kecil di dalamnya," demikian statemen HRITC seperti dilansir Press TV, Selasa (31/5/2011).
Lembaga HAM Yaman tersebut menuding rezim Presiden Ali Abdullah Saleh telah merencanakan penggunaan kekerasan terhadap para demonstran.
HRITC juga mendesak badan-badan internasional termasuk PBB, Dewan Keamanan PBB dan Uni Eropa untuk menghentikan kebisuan mereka menyaksikan pembantaian yang tengah berlangsung di Taizz, Yaman.
"Kejahatan terhadap kemanusiaan ini memerlukan langkah cepat dari negara-negara tetangga dan negara-negara di seluruh dunia," demikian disampaikan HRITC.
Korban jiwa berjatuhan ketika pasukan keamanan Yaman menyerbu Lapangan Kebebasan di Kota Taizz yang telah diduduki para demonstran antipemerintah selama berbulan-bulan. Para demonstran menuntut pengunduran diri Presiden Saleh yang telah berkuasa selama lebih dari 30 tahun. Namun Saleh bersikeras menolak untuk mundur.
Sumber berita:http://www.detiknews.com/read/2011/05/31/145807/1650995/1148/internasional-diminta-bantu-hentikan-pembantaian-demonstran-di-yaman?9911012
http://u.ceriwis.us/img/17956cooltext524923436.gif