PDA

View Full Version : Senjata Sniper Canggih Asli Buatan Indonesia


didittrek
30th March 2011, 07:23 PM
Senapan penembak jitu antimaterial, menjadi salah satu keperluan utama pada pertempuran era modern, terutama untuk menghajar pasukan musuh yang berlindung di balik material. Menyadari perkembangan ini, PT Pindad pun tak mau ketinggalan, mereka sudah memproduksi dengan nama Senapan Penembak Runduk-2 (SPR-2).

http://external.ak.fbcdn.net/safe_image.php?d=1cb8511f842682c1b3ddfa1f45242e1c&url=https%3A%2F%2Flh4.googleusercontent.com%2F-G_Un-w1Cdfg%2FTYU5J_yryMI%2FAAAAAAAACbo%2FzWQ0YGuUVYI%2 Fs320%2Fspr2.jpg (https://lh4.googleusercontent.com/-G_Un-w1Cdfg/TYU5J_yryMI/AAAAAAAACbo/zWQ0YGuUVYI/s1600/spr2.jpg)
SPR-2 diharapkan mampu menjadi salah satu produk senjata unggulan dalam negeri 2007, yang kehadirannya dapat menjadi varian produk impor sejenis asal Yugoslavia, Black Arrow M93. Kedua senapan antimaterial ini sama-sama menggunakan peluru kaliber 12,7 mm x 99 (umum pula disebut kaliber .50) dengan isian magasen lima peluru.

Kehadiran SPR-2, membuat produk serupa yang sudah muncul dan dipergunakan berbagai angkatan bersenjata di dunia, menjadi sedikitnya 25 jenis. Sebelumnya, sudah ada produk sejenis, misalnya Gepard M1/M2 (Hongaria, kaliber .50), Barret M82, M90 dan M95, M99, serta M-107 (Amerika, kal .50), SVN-98 (Rusia, kaliber 12,7 mm x 108), Steyr IWS-2000 (Austria, kal .50 dan 12,7 mm x 108), PGR UM-Hecate (Prancis, kal .50), AI AS (Inggris, kal .50), NTW-20 (Afrika Selatan, kal 20 mm), dll.

Menurut Desain Ghrapic Divisi Senjata PT Pindad, Dede Tasiri, senada engineer Nana Mulyana, diharapkan dapat memberikan efisiensi bagi TNI jika dibandingkan produk impor. Dari hitungan, produksi SPR-2 harga lebih murah dan fungsi sama hebatnya, apalagi jika dibandingkan Black Arrow M93 yang harganya di atas Rp 1 miliar per pucuk dan diketahui banyak yang sudah rusak.

Senjata sniper buatan pindad ini dibuat dalam 3 versi yaitu SPR1, SPR2, dan SPR3.
http://external.ak.fbcdn.net/safe_image.php?d=3c1ffee071de169833e4a696a3dd8109&url=https%3A%2F%2Flh3.googleusercontent.com%2F-lPSCCKVTZL4%2FTYU6xTykafI%2FAAAAAAAACbs%2FAkx4N3Sq SVo%2Fs400%2FSPRGABUNGAN.jpg (https://lh3.googleusercontent.com/-lPSCCKVTZL4/TYU6xTykafI/AAAAAAAACbs/Akx4N3SqSVo/s1600/SPRGABUNGAN.jpg)

SPR 1 ini mempunyai peluru kaliber 7,62mm dengan jarak akurasi 900 meter , Kendati terilhami produk-produk senapan antimaterial yang sudah ada, namun menurut Dede, kehadiran SPR-2 cenderung desain sendiri dari PT Pindad. Walaupun pada sebagian sosok, masih mengambil desain dari Black Arrow M93 dan NTW-20 (Afrika Selatan).

"SPR-2 pada jarak tembak efektif mampu menembus lapisan baja dengan ketebalan sampai 2 cm pada jarak 500 meter. Pengoperasian dengan sistem bolt action bukan berarti SPR-2 kalah modern, namun diharapkan memiliki kelebihan karena akurasi biasanya lebih jitu," sedangkan SPR3 mampu menembus baja setebal 3 cm dengan jarak 700 meter.

Penggunaan senapan penembak jitu antimaterial, sudah digunakan sejak Perang Dunia II (1939-1945) oleh pasukan Nazi Jerman (Mauser Tank-Gewehr Model 1918, kaliber .51), Jepang (Tipe 97, kaliber 20 mm), dan Inggris (Boys Antitank Rifle, kaliber .55). Ketiga pasukan tersebut menggunakannya untuk menghantam masing-masing musuhnya, yang berlindung di balik tembok atau berada dalam kendaraan lapis baja.
http://external.ak.fbcdn.net/safe_image.php?d=39ac4e5b0c72a5d6b1d912d4ef353794&url=https%3A%2F%2Flh6.googleusercontent.com%2F-aS6joBm_0-I%2FTYU66RQv7uI%2FAAAAAAAACbw%2FZUHaVFHG06E%2Fs400 %2Ffr-f2-1.jpg (https://lh6.googleusercontent.com/-aS6joBm_0-I/TYU66RQv7uI/AAAAAAAACbw/ZUHaVFHG06E/s1600/fr-f2-1.jpg)

Usai perang, berbagai negara terutama Amerika, Inggris, Prancis, dan negara-negara Eropa Timur kemudian mengembangkan dengan menggunakan peluru kaliber .50 (disebut pula 12,7 mm x 99) dan kaliber 12,7 mm x 108, yang menjadi standar senapan mesin berat mereka. Dari berbagai negara yang ikut memproduksi senapan antimaterial, Jerman, Amerika, dan Rusia, yang paling banyak membuat aneka produknya sejenis.

Senapan penembak jitu antimaterial, di pasaran harganya rata-rata sangat mahal, sehingga negara-negara pembeli dan dari non- produsen yang anggaran dananya tidak memadai, biasanya terbatas memiliki.

HuNtErXKiLuWa
30th March 2011, 07:26 PM
kayak ditambahin foto enak tuh :gg:

TheAlfonso
30th March 2011, 07:28 PM
baguslah.....jadi ngak tergantung negara luar.....

mantankekasih
30th March 2011, 08:15 PM
mantap snipernyaa...

bereketex
30th March 2011, 08:18 PM
widiih keren juga ni indonesia :2good:

ceumekam
30th March 2011, 08:18 PM
gile banget, bisa tembus baja 2cm dari jarak 500m.. kalo kena manusia dari jarak dekat jadi apa tuh ya?:parno:

rankga
31st March 2011, 08:34 AM
Indonesia memang bisa gan,
pemerintah kita ndiri yang mempersulitnya.

dionless
31st March 2011, 08:48 AM
Indonesia memang bisa gan,
pemerintah kita ndiri yang mempersulitnya.

Ane setuju dengan Komandan

superPATRICK
31st March 2011, 09:27 AM
gile banget, bisa tembus baja 2cm dari jarak 500m.. kalo kena manusia dari jarak dekat jadi apa tuh ya?:parno:

namanya sniper riffle nembaknya ya dari jauh dong ndan....

aphis
20th April 2011, 08:29 AM
maju terus persenjataan indonesiaku...
:2good:

hktoyshop
25th April 2011, 04:06 PM
wow..
padahal keren yak buatan pindad ini.
tapi pemerintahnya kurang respon sich sama perkembangan Alutsista kita..

skuad
11th May 2011, 08:26 PM
selama pemerintah masih belum support 100% untuk bumnis maka kita akan susah berkembang

ronggo
12th May 2011, 10:40 AM
gile banget, bisa tembus baja 2cm dari jarak 500m.. kalo kena manusia dari jarak dekat jadi apa tuh ya?:parno:
hancur berantakan ndan.

Neill
14th June 2011, 03:12 PM
pengen nyoba nih ane senjatanya:D
pasti bagus nih buat di game:gg:

dedesuganda
24th June 2011, 12:05 PM
awsome weapon

ukid
24th June 2011, 03:59 PM
ada fotonya gak?

Neill
25th June 2011, 12:16 AM
ada fotonya gak?

lah diatas itukan fotonya ndan? :hammer: