RajaNgtrek
20th October 2012, 07:08 PM
Silakan Masuk di Thread Anne Gan
Jangan Lupa diRate ya Gan..
Saat ini di negara kita Indonesia ada berbagai jenis kendaraan baik beroda dua maupun beroda empat. Berbagai jenis kendaraan tersebut, khususnya kendaraan beroda 2, telah mengalami perkembangan dari jaman ke jaman, baik dari segi desain maupun teknologi yang diterapkan. Pada awalnya, kendaraan beroda dua atau sepeda motor secara umum dibedakan menjadi 2 jenis yaitu motor sport kopling manual (motor laki) ato motor kopling semi otomatis (bebek).
Pada perkembangannya, varian kendaraan roda dua mulai diramaikan dengan varian baru yaitu matic pada era 2000an, yang masih cukup populer sampai saat ini.
Namun dibalik kesuksesan motor-motor bebek yang ada saat ini, terdapat peran penting dari para ilmuwan dan insinyur yang mengembangkan sepeda motor dari generasi pertama sampai generasi yang saat ini terus diproduksi dan dipakai di jalanan.
Nah berikut ini sekedar informasi tentang motor bebek produksi Jepang yang pertama kali mendarat di tanah air kita tercinta Indonesia dengan spesifikasi mesin dan gambar.
1.Suzuki VR80
Sepeda motor ini diproduksi oleh produsen motor asal Jepang Suzuki pada awal tahun 70an sampai dengan awal tahun 80an sebelum akhirnya digantikan oleh Suzuki RC. Sepeda motor ini dipersenjatai dengan mesin 2 tak 79cc single silinder dan diklaim mampu menyemburkan tenaga sampai dengan 6.8hp atau 4,500rpm.
Suzuki VR80 ato lebih dikenal dengan Suzuki Family ini memiliki sistem transmisi semi otomatis 3 percepatan untuk menghasilkan akselerasi yang optimal pada masanya. Dari segi desain VR80 didominasi dengan material besi pada material konstruksinya dan minim akan sentuhan plastik pada konstruksi framenya.
Tampilan VR80 dari samping
http://s.kaskus.id/images/4119611_20120309105445.jpg
Tampilan VR80 dari depan
http://s.kaskus.id/images/4119611_20120309105549.jpg
2.Yamaha V80
Sepeda motor racikan Yamaha yang satu ini memiliki tipe mesin yang sama dengan yang dimiliki oleh Suzuki VR80, yaitu jenis 2-tak. Yamaha V80 menggunakan 2 jenis bahan bakar yaitu bensin dan oli samping untuk menghasilkan sistem pelumasan yang baik pada ruang bakar di dalam mesin.
Diproduksi pada dekade 70an, Yamaha V80 merupakan andalan pabrikan sepeda motor Yamaha untuk merebut pasar menyaingi penjualan Suzuki dengan VR80nya. Dengan warna merah khas Yamaha, V80 mampu menandingi kepopuleran VR80, apalagi spesifikasi mesin kedua motor ini bisa dibilang hampir sama. Keduanya memiliki kapasitas mesin yang sama, dan sistem transmisi semi otomatis 3 percepatan yang membuat persaingan pada saat itu cukup ketat. Dari segi desain sepeda motor ini didominasi dengan material besi dan sistem pengapian cdi yang menunjang kinerja motor lebih baik. Yamaha mengeluarkan beberapa varian seperti V80 Deluxe dan Super Deluxe dengan tujuan merebut pangsa pasar pada segmen 2-tak 80cc.
Yamaha V80 (Iklan)
http://s.kaskus.id/images/4119611_20120309111003.jpg
Yamaha V80 Tampak Samping
http://s.kaskus.id/images/4119611_20120309111130.jpg
Yamaha V80 Super Deluxe
http://s.kaskus.id/images/4119611_20120309111219.jpg
3.Honda C-50 (Cubra)
Kalo pada era 70an Yamaha dan Suzuki bangga dengan bebek 2-tak-nya, Honda justru memilih untuk memproduksi motor dengan jenis 4-tak. Saat itu bisa dibilang pesaing Honda pada segment ini tidaklah banyak mengingat kebanyakan motor dari pesaingnya menggunakan jenis mesin 2-tak/ 2 langkah.
Menurut beberapa kolektor Honda seri c, ato cub/cubra (sebutan di Jepang) ada satu varian motor dari jenis ini yang cukup langka yaitu serie c50. Konon di motor ini bisa masuk ke Indonesia karena dibeli langsung oleh para pelaut Indonesia dan tentu saja tidak dilengkapi surat-surat yang lengkap. walaupun begitu para kolektor dan pecinta motor klasik rela mengeluarkan uang berapapun untuk mendapatkan sepeda motor ini.
C-50 memiliki desain headlamp yang unik karena berada di bawah stang kemudi berbeda dengan honda seri c yang lain. Desain motor ini pun cukup sederhana dan minim aksesori tambahan bahkan dari pabrikannya pun motor ini hanya dilengkapi dengan satu buah spion. Mesin 50cc 4-tak 3 percepatannya pun diklaim mampu memberikan tarikan yang lebih halus daripada motor jenis 2-tak yang diproduksi para pesaingnya.
Tampilan Honda C50
http://s.kaskus.id/images/4119611_20120309112517.JPG
Iklan C-70 di luar Negeri
http://s.kaskus.id/images/4119611_20120309113652.jpg
4. Honda C-70 (Cubra)
Motor bebek besutan Honda yang satu ini tampaknya masih sering kita lihat di berbagai wilayah di Indonesia. Tampaknya varian c-70 ini cukup laris pada masanya hal ini terbukti dengan banyaknya populasi motor ini di Indonesia.
C-70 diproduksi pada tahun 70an, dan memiliki reputasi cukup bagus karena kehandalan mesinnya. Dibekali dengan mesin 70cc 4langkah single silinder, motor ini mampu menghasilkan kinerja yang maksimal dan sangat cocok dengan kondisi jalan yang ada di Indonesia.
Didesain dengan sederhana dengan headlamp bulat khasnya, C-70 sering disebut dengan honda pitung, cukup memikat minat para konsumen sepeda motor pada era itu. Dengan sistem transmisi 3 percepatan semi otomatis, C-70 menawarkan kenyamanan berkendara dan manuver yang lincah sesuai keadaan jalan disini. Kesuskesan motor ini tak lepas dari sistem promosi yang baik bahkan beberapa nama besar pernah menjadi ambassador (ato bintang iklan) untuk produk ini.
Iklan Honda C-70 Dengan Model Christine Hakim
http://s.kaskus.id/images/4119611_20120309113508.jpg
Honda C-70 Tampak Samping
http://s.kaskus.id/images/4119611_20120309113630.JPG
Sekian gan info dari ane semoga berkenan :hope:
</div>
Jangan Lupa diRate ya Gan..
Saat ini di negara kita Indonesia ada berbagai jenis kendaraan baik beroda dua maupun beroda empat. Berbagai jenis kendaraan tersebut, khususnya kendaraan beroda 2, telah mengalami perkembangan dari jaman ke jaman, baik dari segi desain maupun teknologi yang diterapkan. Pada awalnya, kendaraan beroda dua atau sepeda motor secara umum dibedakan menjadi 2 jenis yaitu motor sport kopling manual (motor laki) ato motor kopling semi otomatis (bebek).
Pada perkembangannya, varian kendaraan roda dua mulai diramaikan dengan varian baru yaitu matic pada era 2000an, yang masih cukup populer sampai saat ini.
Namun dibalik kesuksesan motor-motor bebek yang ada saat ini, terdapat peran penting dari para ilmuwan dan insinyur yang mengembangkan sepeda motor dari generasi pertama sampai generasi yang saat ini terus diproduksi dan dipakai di jalanan.
Nah berikut ini sekedar informasi tentang motor bebek produksi Jepang yang pertama kali mendarat di tanah air kita tercinta Indonesia dengan spesifikasi mesin dan gambar.
1.Suzuki VR80
Sepeda motor ini diproduksi oleh produsen motor asal Jepang Suzuki pada awal tahun 70an sampai dengan awal tahun 80an sebelum akhirnya digantikan oleh Suzuki RC. Sepeda motor ini dipersenjatai dengan mesin 2 tak 79cc single silinder dan diklaim mampu menyemburkan tenaga sampai dengan 6.8hp atau 4,500rpm.
Suzuki VR80 ato lebih dikenal dengan Suzuki Family ini memiliki sistem transmisi semi otomatis 3 percepatan untuk menghasilkan akselerasi yang optimal pada masanya. Dari segi desain VR80 didominasi dengan material besi pada material konstruksinya dan minim akan sentuhan plastik pada konstruksi framenya.
Tampilan VR80 dari samping
http://s.kaskus.id/images/4119611_20120309105445.jpg
Tampilan VR80 dari depan
http://s.kaskus.id/images/4119611_20120309105549.jpg
2.Yamaha V80
Sepeda motor racikan Yamaha yang satu ini memiliki tipe mesin yang sama dengan yang dimiliki oleh Suzuki VR80, yaitu jenis 2-tak. Yamaha V80 menggunakan 2 jenis bahan bakar yaitu bensin dan oli samping untuk menghasilkan sistem pelumasan yang baik pada ruang bakar di dalam mesin.
Diproduksi pada dekade 70an, Yamaha V80 merupakan andalan pabrikan sepeda motor Yamaha untuk merebut pasar menyaingi penjualan Suzuki dengan VR80nya. Dengan warna merah khas Yamaha, V80 mampu menandingi kepopuleran VR80, apalagi spesifikasi mesin kedua motor ini bisa dibilang hampir sama. Keduanya memiliki kapasitas mesin yang sama, dan sistem transmisi semi otomatis 3 percepatan yang membuat persaingan pada saat itu cukup ketat. Dari segi desain sepeda motor ini didominasi dengan material besi dan sistem pengapian cdi yang menunjang kinerja motor lebih baik. Yamaha mengeluarkan beberapa varian seperti V80 Deluxe dan Super Deluxe dengan tujuan merebut pangsa pasar pada segmen 2-tak 80cc.
Yamaha V80 (Iklan)
http://s.kaskus.id/images/4119611_20120309111003.jpg
Yamaha V80 Tampak Samping
http://s.kaskus.id/images/4119611_20120309111130.jpg
Yamaha V80 Super Deluxe
http://s.kaskus.id/images/4119611_20120309111219.jpg
3.Honda C-50 (Cubra)
Kalo pada era 70an Yamaha dan Suzuki bangga dengan bebek 2-tak-nya, Honda justru memilih untuk memproduksi motor dengan jenis 4-tak. Saat itu bisa dibilang pesaing Honda pada segment ini tidaklah banyak mengingat kebanyakan motor dari pesaingnya menggunakan jenis mesin 2-tak/ 2 langkah.
Menurut beberapa kolektor Honda seri c, ato cub/cubra (sebutan di Jepang) ada satu varian motor dari jenis ini yang cukup langka yaitu serie c50. Konon di motor ini bisa masuk ke Indonesia karena dibeli langsung oleh para pelaut Indonesia dan tentu saja tidak dilengkapi surat-surat yang lengkap. walaupun begitu para kolektor dan pecinta motor klasik rela mengeluarkan uang berapapun untuk mendapatkan sepeda motor ini.
C-50 memiliki desain headlamp yang unik karena berada di bawah stang kemudi berbeda dengan honda seri c yang lain. Desain motor ini pun cukup sederhana dan minim aksesori tambahan bahkan dari pabrikannya pun motor ini hanya dilengkapi dengan satu buah spion. Mesin 50cc 4-tak 3 percepatannya pun diklaim mampu memberikan tarikan yang lebih halus daripada motor jenis 2-tak yang diproduksi para pesaingnya.
Tampilan Honda C50
http://s.kaskus.id/images/4119611_20120309112517.JPG
Iklan C-70 di luar Negeri
http://s.kaskus.id/images/4119611_20120309113652.jpg
4. Honda C-70 (Cubra)
Motor bebek besutan Honda yang satu ini tampaknya masih sering kita lihat di berbagai wilayah di Indonesia. Tampaknya varian c-70 ini cukup laris pada masanya hal ini terbukti dengan banyaknya populasi motor ini di Indonesia.
C-70 diproduksi pada tahun 70an, dan memiliki reputasi cukup bagus karena kehandalan mesinnya. Dibekali dengan mesin 70cc 4langkah single silinder, motor ini mampu menghasilkan kinerja yang maksimal dan sangat cocok dengan kondisi jalan yang ada di Indonesia.
Didesain dengan sederhana dengan headlamp bulat khasnya, C-70 sering disebut dengan honda pitung, cukup memikat minat para konsumen sepeda motor pada era itu. Dengan sistem transmisi 3 percepatan semi otomatis, C-70 menawarkan kenyamanan berkendara dan manuver yang lincah sesuai keadaan jalan disini. Kesuskesan motor ini tak lepas dari sistem promosi yang baik bahkan beberapa nama besar pernah menjadi ambassador (ato bintang iklan) untuk produk ini.
Iklan Honda C-70 Dengan Model Christine Hakim
http://s.kaskus.id/images/4119611_20120309113508.jpg
Honda C-70 Tampak Samping
http://s.kaskus.id/images/4119611_20120309113630.JPG
Sekian gan info dari ane semoga berkenan :hope:
</div>