PDA

View Full Version : Adu kemampuan pedang


atheis
12th February 2011, 07:46 AM
Dalam suatu perlombaan pedang tampillah tiga orang pendekar dari Makassar, Aceh dan Madura untuk saling tunjuk kebolehan. Disediakan beberapa ekor lalat untuk dijadikan sasaran senjata mereka.
Giliran pertama jatuh kependekar dari Makassar. Dicabutnya badik dan setelah pasang konsentrasi penuh ia beri isarat ke penjaga lalat untuk melepaskan lalatnya. Begitu lalat dilepas, disabetnya dengan senjatanya, dan.. sang lalat yang malang terbelah dua dan jatuh kebumi. Pendekar-pendekar lain yang menonton kelihayan ini serentak bersorak riuh memuji.
Giliran kedua majulah pendekar Aceh. Pembawaannya tenang menghanyutkan, tangannya tergantung lepas disamping badan, kakinya agak renggang membentuk kuda-kuda yang memungkinkannya bergerak cepat. Begitu lalat dilepas, berkelebatlah keluar dari sarangnya si bongkok dari Aceh, alias rencong, menuju koordinat sang lalat yang terbang lintang pukang. Penontonpun menahan napas, dan begitu gerakan sang pendekar Aceh berhenti, ternyata sang lalat sudah menempel, tertusuk diujung rencong. Riuh rendahlah sambutan para penonton yang menyaksikan kehebatan ini.
Giliran terakhir pendekar Madura. Dibukanya selubung senjatanya yang khas, clurit bulu ayam (dibuat dari baja asli, dinamakan bulu ayam karena bentuknya yang melengkung setengah penuh). Dimiringkannya badannya, sehingga juru pegang lalat ada disampingnya. Tangan kirinya lurus kesamping dengan telapak tangan menghadap keatas. Dia bilang, ini adalah jurus minta hujan dimusim kemarau. Tangan kanan yang memegang clurit tepat dihadapan selangkangannya, ujungnya siap meluncur kesamping, diarah lalat mau terbang.
Begitu lalat dilepas, sang pendekar menyabet kekanan, persis seperti polisi lalu lintas yang menyuruh mobil dari kiri supaya cepat jalannya, dikala lampu lalu lintas macet. Apa yang terjadi?
Lalat yang disabet ternyata terbang lebih cepat lagi, dan lari sampai nggak keliatan lagi titik hitamnya. Penontonpun bengong... Sunyi senyap, sampai sang pendekar dengan tenangnya berkata : "Bapak ibu sekalian, sengaja saya tidak membunuh lalat yang malang itu, kasihan dia masih lajang. Saya cuma sunat aja dia...."

Semoga menghibur ndan... :riang:

juwawa
12th February 2011, 09:22 AM
hahahaha....lalatnya disunat

Mionerst
12th February 2011, 05:22 PM
wkwkwk ngeles aja tuh :p

sindhu
15th February 2011, 07:42 PM
antara hebat dan ngeles nih ndann hahahahaha

ceumekam
16th February 2011, 02:05 AM
ngomong aja tuh, padahal ga kena lalatnya tuh.. Hahaha..

xalongz
27th March 2011, 06:22 PM
wew :wew: gimana nyunat lalat ndan?..:gg:

tatoc
5th November 2011, 10:28 AM
wkakakakakak... Mantap

DheMencho
5th November 2011, 01:31 PM
:ngakak::ngakak::ngakak::ngakak:

milesmile
5th November 2011, 05:08 PM
ngeles aje.. hahahaaaa

Pemirsa
5th November 2011, 05:52 PM
Wuahahaha,,, SAKTI!

reza01
5th November 2011, 06:00 PM
:ngakak:hati2 salah sunat kang

collagen
5th November 2011, 06:20 PM
mencari cari alasan wkwkwk

david2002oke
5th November 2011, 07:01 PM
emang lalat ada itu nya ya gan

qwertyuio
5th November 2011, 07:08 PM
wakakakaka,mantap gan

pandascreamellodic
5th November 2011, 07:13 PM
ada aja buat alesan :ngakak::ngakak::ngakak::ngakak::ngakak:

anakpintar
5th November 2011, 07:49 PM
ckakakkakakkakak

bilang aja mo bunuh ga kena

ricofly
5th November 2011, 08:15 PM
hahhahahaaa..., bohong nya ketauan..:melonndan:

koplakgila
5th November 2011, 08:18 PM
Wkakak sakti juga ya ndan.. :ngakak:

silvesterCC
5th November 2011, 08:28 PM
hahahaha.. sakit jiwa tuh orangnya..

flubber
5th November 2011, 08:31 PM
yoih sakti :kocak::kocak::kocak::kocak: