dikzzz
26th January 2011, 12:10 PM
http://static.inilah.com/data/berita/foto/1178152.jpg
Saat bulan berubah bentuk, Anda mungkin merasa terjadi sesuatu yang aneh. Astronot Stasiun Antariksa Internasional berhasil menangkap gambar berbeda. Seperti apa?
Astronot Paolo Nespoli berhasil menangkap penampakan bulan saat Stasiun Antariksa Internasional (International Space Station/ISS) melewati bulan. Ini hanyalah hasil keunikan atmosfer, bukan potret sebuah galaksi yang memasuki masa senja.
Namun, gambar tersebut sempat menimbulkan ketakutan. Padahal, penampilan bulan yang menyerupai bola gepeng ini disebabkan pembiasan cahaya, mirip dengan bentuk lentur pensil yang ditempatkan di dalam segelas air.
Menurut Phil Plait dari situs Bad Astronomy, gambar Nespoli ini menangkap efek atmosfer yang sering terjadi. Cahaya lurus dari ruang hampa udara ini membuat bulan tampak sedikit melekuk, ujarnya.
Jumlah kelenturan bergantung pada banyaknya cahaya yang melalui udara. Semakin tebal materi udara maka semakin lentur benda terlihat.
Astronot berusia 53 tahun asal Milan itu merupakan insinyur penerbangan pertama di ISS. Ia merupakan salah satu panitia dalam program Mission X: Train Like An Astronaut yang memungkinkan anak-anak mengetahui kehidupan kru ISS
>> Sumber << (http://teknologi.inilah.com/read/detail/1178152/astronot-pamer-foto-ilusi-optik-bulan)
Saat bulan berubah bentuk, Anda mungkin merasa terjadi sesuatu yang aneh. Astronot Stasiun Antariksa Internasional berhasil menangkap gambar berbeda. Seperti apa?
Astronot Paolo Nespoli berhasil menangkap penampakan bulan saat Stasiun Antariksa Internasional (International Space Station/ISS) melewati bulan. Ini hanyalah hasil keunikan atmosfer, bukan potret sebuah galaksi yang memasuki masa senja.
Namun, gambar tersebut sempat menimbulkan ketakutan. Padahal, penampilan bulan yang menyerupai bola gepeng ini disebabkan pembiasan cahaya, mirip dengan bentuk lentur pensil yang ditempatkan di dalam segelas air.
Menurut Phil Plait dari situs Bad Astronomy, gambar Nespoli ini menangkap efek atmosfer yang sering terjadi. Cahaya lurus dari ruang hampa udara ini membuat bulan tampak sedikit melekuk, ujarnya.
Jumlah kelenturan bergantung pada banyaknya cahaya yang melalui udara. Semakin tebal materi udara maka semakin lentur benda terlihat.
Astronot berusia 53 tahun asal Milan itu merupakan insinyur penerbangan pertama di ISS. Ia merupakan salah satu panitia dalam program Mission X: Train Like An Astronaut yang memungkinkan anak-anak mengetahui kehidupan kru ISS
>> Sumber << (http://teknologi.inilah.com/read/detail/1178152/astronot-pamer-foto-ilusi-optik-bulan)