kandadinda
2nd June 2010, 01:34 PM
http://u.ceriwis.us/img/45019pengemis.jpg
http://tangerangnews.com//upload/photo/2010/05/20/be0837204aa2853ef0170d4d8c9ad33e300X225.jpg
BANDARA,TO-Petugas keamanan Bandara Soekarno Hatta (Soetta) berhasil mengamankan tujuh warga negara China yang kedapetan sedang mengemis di areal bandara. Ketujuh warga negara asing (WNA) asal China ini ditangkap secara terpisah pada waktu yang berbeda.
“Tiga orang pada tiga bulan yang lalu, dua orang dua pekan lalu, dan dua orang lagi baru hari Senin 24 Mei lalu. Seluruhnya ditangkap di Terminal II (internasional),” ungkap Kepala Divisi Keamanan Bandara Soetta, Jazirin , Selasa (1/6/2010).
Jazirin menerangkan para pengemis asing itu beroperasi dengan modus berpura-pura kehabisan ongkos pulang. “Mereka mengemis ke sesama etnis Tionghoa atau etnis manapun yang mengerti Bahasa Mandarin,” tambahnya.
Saat ini ketujuh pengemis asing itu sudah diserahkan ke pihak imigrasi Bandara Soekarno-Hatta. “Kami belum bisa menyebutkan namanya, inisialnya pun tidak akan kami sebutkan. Ini untuk menjaga kerahasiaan demi penyelidikan selanjutnya, karena disinyalir masih ada beberapa pengemis asing yang beroperasi di bandara,” tegasnya.
Kepala Bidang Pengawas Tindakan Kriminal (Wasdakim) Kantor Imigrasi Bandara Soetta, Heriyanto, mengatakan kasus unik ini dalam proses penyelidikan.
“Sedang kami periksa apa pelanggaran yang sudah dilakukan oleh mereka. Kami tidak bisa main deportasi begitu saja, kami juga harus lihat apa pelanggarannya dulu. Hukumannya nanti sesuai dengan pelanggarannya,” ungkapnya.
dari sini (http://tangerangonline.com/berita/metro/2010/06/01/pengemis_asing_serbu_bandara_soetta)
ya ampun...benar2 udah gila...sampai profesi pengemis warga negara asing gak mau kalah...uedan!!!
Pengemis sudah keren punya Jaringan Internasional :gg:
:araara:
Berita Lainnya
Pengelola Bandara Waspadai Keberadaan Pengemis Asing
TANGERANGNEWS (http://tangerangnews.com/baca/2010/06/01/2695/pengelola-bandara--waspadai-keberadaan-pengemis-asing)-Pengelola Bandara Internasional PT Angkasa Pura (AP) II mewaspadai keberadaan pengemis antar negara (internasional) yang kerap muncul di bandara. Langkah ini sebagai bentuk antisipasi terkait kesemrawutan bandara.
Kepala Divisi (Kadiv) Pengamanan, Jasirin mengatakan, pengemis internasional itu berasal dari negara RRC. Mereka sengaja datang ke Indonesia dan beraksi di Bandara dengan modus kehabisan uang untuk ongkos pulang.
"Umumnya yang mereka jadikan sasaran adalah warga keturunan. Dengan berpura-pura tengah dirudung kesusahan, mereka merayu korbannya hingga merasa kasihan dan mau memberikan mereka uang untuk, setidaknya setara dengan ongkos pulang ke negaranya di RRC,” kata Hariyanto.
Merujuk data yang dilansir pihak pengamanan bandara, sepanjang bulan Mei hingga sekarang tercatat sudah ada tujuh warga RRC yang diamankan karena kedapatan mengemis. Mereka sempat didata oleh pihak keamanan bandara, sebelum kemudian diserahkan ke Imigrasi untuk dideportase paksa.
“Langkah tegas perlu dilakukan sejak dini, guna memicu efek jera sekaligus mengantisipasi berkembangnya jumlah pengemis antar negara yang masuk ke Indonesia,” kata Jasirin.
Jasirin juga mengaku kesulitan dalam membedakan para pengemis asing tersebut.
Pasalnya, mereka tidak ada bedanya dengan penumpang pesawat lainnya yang berpakaian rapih, membawa koper, bahkan memiliki dokumen lengkap berupa paspor .
Tak hanya itu, pengemis asing tersebut dalam melakukan aksinya biasanya tidak sendirian, mereka ada yang merupakan suami istri bahkan ada juga yang membawa serta anaknya.
Sedangkan tertangkapnya pengemis asing tersebut, lanjut dia, berawal dari gerak-geriknya yang terekam di CCTV bandara. “Setelah kami dapati bahwa gerak-geik mereka mencurigakan dan terlihat seperti sedang mengemis, barulah pada saat itu kami memutuskan untuk menangkap mereka,” kata Jasirin.
Kepala Bidang Pengawas Tindakan Kriminal (Wasdakim) Kantor Imigrasi Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heriyanto mengatakan,saat ini kami terus melakukan pembenahan bandara. "Tiap hari kami terus melakukan pembenahan, sebelum adanya tim khusus dari Pemrov Banten, Pemkot Tangerang dan Pemkab Tangerang," tegasnya.MOHON RATE THREAD dan KLIK THANKS PLUS MELON SEGARNYA YAH NDAN :shake:
http://tangerangnews.com//upload/photo/2010/05/20/be0837204aa2853ef0170d4d8c9ad33e300X225.jpg
BANDARA,TO-Petugas keamanan Bandara Soekarno Hatta (Soetta) berhasil mengamankan tujuh warga negara China yang kedapetan sedang mengemis di areal bandara. Ketujuh warga negara asing (WNA) asal China ini ditangkap secara terpisah pada waktu yang berbeda.
“Tiga orang pada tiga bulan yang lalu, dua orang dua pekan lalu, dan dua orang lagi baru hari Senin 24 Mei lalu. Seluruhnya ditangkap di Terminal II (internasional),” ungkap Kepala Divisi Keamanan Bandara Soetta, Jazirin , Selasa (1/6/2010).
Jazirin menerangkan para pengemis asing itu beroperasi dengan modus berpura-pura kehabisan ongkos pulang. “Mereka mengemis ke sesama etnis Tionghoa atau etnis manapun yang mengerti Bahasa Mandarin,” tambahnya.
Saat ini ketujuh pengemis asing itu sudah diserahkan ke pihak imigrasi Bandara Soekarno-Hatta. “Kami belum bisa menyebutkan namanya, inisialnya pun tidak akan kami sebutkan. Ini untuk menjaga kerahasiaan demi penyelidikan selanjutnya, karena disinyalir masih ada beberapa pengemis asing yang beroperasi di bandara,” tegasnya.
Kepala Bidang Pengawas Tindakan Kriminal (Wasdakim) Kantor Imigrasi Bandara Soetta, Heriyanto, mengatakan kasus unik ini dalam proses penyelidikan.
“Sedang kami periksa apa pelanggaran yang sudah dilakukan oleh mereka. Kami tidak bisa main deportasi begitu saja, kami juga harus lihat apa pelanggarannya dulu. Hukumannya nanti sesuai dengan pelanggarannya,” ungkapnya.
dari sini (http://tangerangonline.com/berita/metro/2010/06/01/pengemis_asing_serbu_bandara_soetta)
ya ampun...benar2 udah gila...sampai profesi pengemis warga negara asing gak mau kalah...uedan!!!
Pengemis sudah keren punya Jaringan Internasional :gg:
:araara:
Berita Lainnya
Pengelola Bandara Waspadai Keberadaan Pengemis Asing
TANGERANGNEWS (http://tangerangnews.com/baca/2010/06/01/2695/pengelola-bandara--waspadai-keberadaan-pengemis-asing)-Pengelola Bandara Internasional PT Angkasa Pura (AP) II mewaspadai keberadaan pengemis antar negara (internasional) yang kerap muncul di bandara. Langkah ini sebagai bentuk antisipasi terkait kesemrawutan bandara.
Kepala Divisi (Kadiv) Pengamanan, Jasirin mengatakan, pengemis internasional itu berasal dari negara RRC. Mereka sengaja datang ke Indonesia dan beraksi di Bandara dengan modus kehabisan uang untuk ongkos pulang.
"Umumnya yang mereka jadikan sasaran adalah warga keturunan. Dengan berpura-pura tengah dirudung kesusahan, mereka merayu korbannya hingga merasa kasihan dan mau memberikan mereka uang untuk, setidaknya setara dengan ongkos pulang ke negaranya di RRC,” kata Hariyanto.
Merujuk data yang dilansir pihak pengamanan bandara, sepanjang bulan Mei hingga sekarang tercatat sudah ada tujuh warga RRC yang diamankan karena kedapatan mengemis. Mereka sempat didata oleh pihak keamanan bandara, sebelum kemudian diserahkan ke Imigrasi untuk dideportase paksa.
“Langkah tegas perlu dilakukan sejak dini, guna memicu efek jera sekaligus mengantisipasi berkembangnya jumlah pengemis antar negara yang masuk ke Indonesia,” kata Jasirin.
Jasirin juga mengaku kesulitan dalam membedakan para pengemis asing tersebut.
Pasalnya, mereka tidak ada bedanya dengan penumpang pesawat lainnya yang berpakaian rapih, membawa koper, bahkan memiliki dokumen lengkap berupa paspor .
Tak hanya itu, pengemis asing tersebut dalam melakukan aksinya biasanya tidak sendirian, mereka ada yang merupakan suami istri bahkan ada juga yang membawa serta anaknya.
Sedangkan tertangkapnya pengemis asing tersebut, lanjut dia, berawal dari gerak-geriknya yang terekam di CCTV bandara. “Setelah kami dapati bahwa gerak-geik mereka mencurigakan dan terlihat seperti sedang mengemis, barulah pada saat itu kami memutuskan untuk menangkap mereka,” kata Jasirin.
Kepala Bidang Pengawas Tindakan Kriminal (Wasdakim) Kantor Imigrasi Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heriyanto mengatakan,saat ini kami terus melakukan pembenahan bandara. "Tiap hari kami terus melakukan pembenahan, sebelum adanya tim khusus dari Pemrov Banten, Pemkot Tangerang dan Pemkab Tangerang," tegasnya.MOHON RATE THREAD dan KLIK THANKS PLUS MELON SEGARNYA YAH NDAN :shake: