PDA

View Full Version : 80 Persen Anak Indonesia Berpikiran Negatif


didittrek
9th January 2011, 09:13 AM
JAKARTA, KOMPAS.com � Hasil survei Pusat Inteligensia Kesehatan Kementerian Kesehatan menyatakan, mayoritas anak Indonesia berpikiran negatif yang dikategorikan sebagai pola pikir tidak sehat.

"Sebanyak 80 persen dari 3.000 responden menggambarkan cara berpikir negatif atau mental block. Ini adalah bentuk kegagalan pertumbuhan otak dari kecil," kata Kepala Subbidang Pemeliharaan dan Peningkatan Kemampuan Inteligensia Anak Kemenkes Gunawan Bam seusai temu media di Gedung Kemenkes, Jakarta, Jumat kemarin.

Pusat Inteligensia Kesehatan melakukan survei terhadap anak sekolah, dari tingkat SD hingga SMA, untuk mengetahui kondisi perkembangan otak anak Indonesia.

Kondisi pikiran yang serba negatif itu, ujar Gunawan, sebagai salah satu akibat dari "keracunan otak" akibat ulah orangtuanya. "Kondisi yang tidak kondusif. Orangtua pemarah bisa berpengaruh langsung ke kondisi kesehatan otak anak," katanya.

Ia mencontohkan, jika orangtua berbohong atau marah kepada anak, hal itu dapat menyebabkan otak anak menjadi menyusut. Kondisi semacam itu, jika diteruskan, akan mencegah terjadinya pertumbuhan otak normal.

"Ini adalah bentuk kegagalan dari kecil. Sama seperti anak tidak matang dalam merasa, meraba, melihat," ujar Gunawan.

Namun, ia mengatakan, hal itu bukannya tidak dapat diperbaiki. Beberapa perbaikan sensomotorik dapat dilakukan untuk kembali meningkatkan kesehatan dan perkembangan otak.

Kemenkes juga akan melakukan brain assessment kepada pegawai pemerintahan bekerja sama dengan Kementerian Aparatur Negara.

"Mudah-mudahan tahun ini akan kita mulai. Paling tidak akan kita awali tahun ini," kata Kepala Pusat Inteligensia Kesehatan Kemenkes dr Kemas M Akib Aman, SpR, MARS.

Tiga instrumen yang diamati dalam brain assessment itu adalah neuro-behaviour, psikologi dan psikiatri.

Metode yang dikembangkan Pusat Inteligensia Kesehatan ini telah divalidasi pada sejumlah responden di sembilan provinsi, yaitu Sumatera Barat, Nanggroe Aceh Darussalam, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Maluku, dan Nusa Tenggara Barat.
http://health.kompas.com/index.php/r...iran.Negatif-8 (http://health.kompas.com/index.php/read/2011/01/08/16561680/80.Persen.Anak.Indonesia.Berpikiran.Negatif-8)

nagaswara
9th January 2011, 05:58 PM
bneran tuh :konak:

bb
9th January 2011, 09:17 PM
buset ini HT..
tapi kok sepi banget....wkwkkw

secura
9th January 2011, 10:43 PM
jadi harusnya gimana biar anak ga berpikiran negatif? treatment spt apa yg hrus dikasih? pendidikan yg bgmn yg hrus diberikan? infonya nanggung deh :p

DLite
9th January 2011, 11:19 PM
bener juga tuh ndan

borat
10th January 2011, 03:13 AM
nais inpo om ndan
kebanyakan nonton sinetron kali yak :riang::riang::riang:

naisfirman
10th January 2011, 10:30 AM
:huaa::huaa:

hktoyshop
10th January 2011, 01:46 PM
trus sapa yang harus di salahin kalo kya gitu caranya..??

ularberkaki
10th January 2011, 09:12 PM
nais inpo om ndan
kebanyakan nonton sinetron kali yak :riang::riang::riang:

betul tu ndan, karena para ibu sering bengong nonton sinetron, nasib anak mereka terlantarkan,,

Abellcociks
10th January 2011, 11:37 PM
Berpikiran negatif begimana maksudnya??? Hmmm.. apakah nonton bokep itu negatip... foto syur itu juga negatip??? :curiga:

VodkaTerRor
11th January 2011, 05:59 AM
Berpikiran negatif begimana maksudnya??? Hmmm.. apakah nonton bokep itu negatip... foto syur itu juga negatip??? :curiga:

ya tentu negatif lah ndan nonton bokep, wong anak kecil yg nonton :nyahaha: