ovjtrans
8th June 2012, 08:36 PM
misii agan dan aganwati smuaa http://static.kaskus.co.id/images/smilies/s_sm_smile.gif
mau numpang ngelawak dkit yaa :D
Suatu hari di salah satu ruangan di gedung MPR/DPR. Seorang anggota dewan yang baru diangkat, tampak masih canggung, lugu dan serba kikuk. :ganteng:
Rupanya dia wakil dari daerah dan belum pernah bekerja atau punya ruangan yang megah. :hope:
Beberapa saat kemudian, ada yang mengetuk pintu ruangannya.
Setelah dibuka,
berdiri dihadapannya 2 orang dengan kopor besar dan segulungan kabel.
"Wah..., ini pasti wartawan TV yg mau mewawancarai aku...",
pikirnya dalam hati. :hammer:
Agar tampak berwibawa dan membela rakyat, sambil melihat jam dan mengangkat telepon dia berkata:
"Maaf tunggu sebentar, saat ini saya harus menghubungi ketua fraksi untuk melaporkan hasil-hasil sidang hari ini..." :ide:
Kemudian selama beberapa puluh menit dia menelpon dan terlibat pembicaraan tingkat tinggi, sambil sekali-sekali menyebut-nyebut 'demi rakyat' atau 'kepentingan rakyat' keras-keras. Setelah selesai sambil meletakan gagang telepon dia berkata pada dua orang tamunya tsb.
"Nah, sekarang wawancara bisa kita mulai..." :ganteng:
Kedua orang itu tampak bingung dan berpandangan satu sama lain.
Akhirnya salah satunya berkata:
"Maaf pak..., kami datang kesini mau memasang saluran telepon bapak..."
:ngakak: :ngakak: :ngakak: :ngakak: :ngakak: :ngakak: :ngakak: :ngakak: :ngakak:
smoga agan dan agan wati berkenan dan terhibur,,
mudah2an sih ketawa.... hehehe :D
klo berkenan, sudi kira nya berbagi :melonndan: :melon:
klo ga minta http://ceri.ws/smilies/request.gif :rate5
tapi jangan di :cabendan: :cabendan:
namanya jg usaha gan :p
smoga ga :repost: :repost:
:loveindonesia :ceriwislove: :loveindonesia :ceriwislove: :loveindonesia
</div>
mau numpang ngelawak dkit yaa :D
Suatu hari di salah satu ruangan di gedung MPR/DPR. Seorang anggota dewan yang baru diangkat, tampak masih canggung, lugu dan serba kikuk. :ganteng:
Rupanya dia wakil dari daerah dan belum pernah bekerja atau punya ruangan yang megah. :hope:
Beberapa saat kemudian, ada yang mengetuk pintu ruangannya.
Setelah dibuka,
berdiri dihadapannya 2 orang dengan kopor besar dan segulungan kabel.
"Wah..., ini pasti wartawan TV yg mau mewawancarai aku...",
pikirnya dalam hati. :hammer:
Agar tampak berwibawa dan membela rakyat, sambil melihat jam dan mengangkat telepon dia berkata:
"Maaf tunggu sebentar, saat ini saya harus menghubungi ketua fraksi untuk melaporkan hasil-hasil sidang hari ini..." :ide:
Kemudian selama beberapa puluh menit dia menelpon dan terlibat pembicaraan tingkat tinggi, sambil sekali-sekali menyebut-nyebut 'demi rakyat' atau 'kepentingan rakyat' keras-keras. Setelah selesai sambil meletakan gagang telepon dia berkata pada dua orang tamunya tsb.
"Nah, sekarang wawancara bisa kita mulai..." :ganteng:
Kedua orang itu tampak bingung dan berpandangan satu sama lain.
Akhirnya salah satunya berkata:
"Maaf pak..., kami datang kesini mau memasang saluran telepon bapak..."
:ngakak: :ngakak: :ngakak: :ngakak: :ngakak: :ngakak: :ngakak: :ngakak: :ngakak:
smoga agan dan agan wati berkenan dan terhibur,,
mudah2an sih ketawa.... hehehe :D
klo berkenan, sudi kira nya berbagi :melonndan: :melon:
klo ga minta http://ceri.ws/smilies/request.gif :rate5
tapi jangan di :cabendan: :cabendan:
namanya jg usaha gan :p
smoga ga :repost: :repost:
:loveindonesia :ceriwislove: :loveindonesia :ceriwislove: :loveindonesia
</div>