bakwanmalang
27th May 2012, 07:17 PM
[/quote]
BAROKAH ORANG TUA KITA
[quote]
Gadis kecil itu duduk di samping Ayahnya. Sementara Sang Ibu memegang barang belanjaan. Awalnya gadis kecil itu diam memegang pipinya, namun perlahan ia meringis, lalu mulai menangis menahan giginya yang sakit. Sang Ayah berusaha membujuknya, menenangkannya. Namun Anak itu tetap menangis. Kemudian Sang Ayah meraih kepala gadis kecil lalu memeluknya erat. Tulus sekali membelai rambut Si Gadis Kecil. Sang Ibu tak ketinggalan. Di tengah belanjaannya, ia pun sibuk membelai Si Anak yang masih mengerang kesakitan.
Tak lama kemudian, naik pula pasangan muda dengan seorang balita. Awalnya tenang, tapi kemudian balita itu mulai rewel, menangis. Marahkah Sang Ayah yang menggendongnya? Ternyata tidak sama sekali. Dia malah sibuk menenangkan balitanya dengan lembut. Sesekali bercanda agar Anaknya diam dari menangis. Hanya senyum terukir dari bibirnya. Orang tua kita Penuh cinta, penuh kelembutan. Ketulusan yang mengalahkan kelelahan, kasih sayang yang memancarkan senyuman. Ada rasa rindu menyeruak dalam hati.
Cinta yang mendahulukan kebutuhan Anak dibandingkan keinginan mereka sendiri. Kesabaran yang tak berbatas, meski kadang mereka merasa lelah. Ummi selalu memastikan semua kebutuhan saya terpenuhi, sebelum ia memikirkan kebutuhannya sendiri. Ayah selalu singgah di kamar di malam hari, sekedar memastikan bahwa anaknya telah tidur dengan nyaman, merapikan selimut, lalu membelai lembut sebelum ia beranjak untuk tidur.
Lalu, ketika Sang Anak beranjak dewasa, berubahkan cinta Orang Tua untuk Anaknya? Sama sekali tidak. Mereka bahkan berusaha keras untuk tetap 'melayani' anak-anak mereka. Saat sakit, mereka orang yang paling setia merawat Anak-anaknya hingga sembuh. Padahal mereka tidak pernah dibayar untuk semua itu, malah harus mengeluarkan banyak biaya untuk membesarkan anak-anak mereka.
[/spoiler][spoiler=open this] for pesan TS:
http://static.kaskus.co.id/images/smilies/melons.gifhttp://static.kaskus.co.id/images/smilies/melons.gifhttp://static.kaskus.co.id/images/smilies/melons.gifhttp://img62.imageshack.us/img62/8356/13817202.jpghttp://static.kaskus.co.id/images/smilies/melons.gifhttp://static.kaskus.co.id/images/smilies/melons.gifhttp://static.kaskus.co.id/images/smilies/melons.gif
obama aja minum http://static.kaskus.co.id/images/smilies/melons.gif ..
masa ane kagak ..http://ceri.ws/smilies/small_capedech.gif
</div>
BAROKAH ORANG TUA KITA
[quote]
Gadis kecil itu duduk di samping Ayahnya. Sementara Sang Ibu memegang barang belanjaan. Awalnya gadis kecil itu diam memegang pipinya, namun perlahan ia meringis, lalu mulai menangis menahan giginya yang sakit. Sang Ayah berusaha membujuknya, menenangkannya. Namun Anak itu tetap menangis. Kemudian Sang Ayah meraih kepala gadis kecil lalu memeluknya erat. Tulus sekali membelai rambut Si Gadis Kecil. Sang Ibu tak ketinggalan. Di tengah belanjaannya, ia pun sibuk membelai Si Anak yang masih mengerang kesakitan.
Tak lama kemudian, naik pula pasangan muda dengan seorang balita. Awalnya tenang, tapi kemudian balita itu mulai rewel, menangis. Marahkah Sang Ayah yang menggendongnya? Ternyata tidak sama sekali. Dia malah sibuk menenangkan balitanya dengan lembut. Sesekali bercanda agar Anaknya diam dari menangis. Hanya senyum terukir dari bibirnya. Orang tua kita Penuh cinta, penuh kelembutan. Ketulusan yang mengalahkan kelelahan, kasih sayang yang memancarkan senyuman. Ada rasa rindu menyeruak dalam hati.
Cinta yang mendahulukan kebutuhan Anak dibandingkan keinginan mereka sendiri. Kesabaran yang tak berbatas, meski kadang mereka merasa lelah. Ummi selalu memastikan semua kebutuhan saya terpenuhi, sebelum ia memikirkan kebutuhannya sendiri. Ayah selalu singgah di kamar di malam hari, sekedar memastikan bahwa anaknya telah tidur dengan nyaman, merapikan selimut, lalu membelai lembut sebelum ia beranjak untuk tidur.
Lalu, ketika Sang Anak beranjak dewasa, berubahkan cinta Orang Tua untuk Anaknya? Sama sekali tidak. Mereka bahkan berusaha keras untuk tetap 'melayani' anak-anak mereka. Saat sakit, mereka orang yang paling setia merawat Anak-anaknya hingga sembuh. Padahal mereka tidak pernah dibayar untuk semua itu, malah harus mengeluarkan banyak biaya untuk membesarkan anak-anak mereka.
[/spoiler][spoiler=open this] for pesan TS:
http://static.kaskus.co.id/images/smilies/melons.gifhttp://static.kaskus.co.id/images/smilies/melons.gifhttp://static.kaskus.co.id/images/smilies/melons.gifhttp://img62.imageshack.us/img62/8356/13817202.jpghttp://static.kaskus.co.id/images/smilies/melons.gifhttp://static.kaskus.co.id/images/smilies/melons.gifhttp://static.kaskus.co.id/images/smilies/melons.gif
obama aja minum http://static.kaskus.co.id/images/smilies/melons.gif ..
masa ane kagak ..http://ceri.ws/smilies/small_capedech.gif
</div>