lumpiabasah
27th May 2012, 07:13 PM
Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih telah berkunjung ke thread ini...
alasan gamers tidak digemari wanita (terutama di Indonesia) - source kaskus
1. (rata-rata) cewek tidak suka sama gamers dengan alasan mereka diduakan ataupun lebih mementingkan game dibandingkan mereka (mari para gamers kita amini)...
2. (rata-rata) gamers itu lusuh/kurang berpenampilan menarik (tidak semua)
3. banyak orang mengganggap gamers itu out from social (karna terlalu maen game kali yee)
4. dll...
tapi pernakah kalian berpikir kalo gamers itu kebanyakan (tidak semua), adalah pria/wanita baik2.... bahkan di warnet yg ane pergi skrg (maap tempat dan alamat dirahasiakan), itu adalah perkumpulan org gila maen game (ampir tiap ari absen), tapi mereka adalah group org berduit (penghasilannya diatas 10jt/bulan).
Dan inilah menjadi alasan mereka kenapa merasa lebih baik bermain game drpd balapan mobil dkk...
1. Mending kami menghabiskan 1 - 3 Juta rupiah perbulannya untuk bermainkan game dibandingkan kami pergi belanja wanita/minum2 keras/telan obat "ekstasi/inex/dll". "make sense?"
Btw kami memiliki prinsip "mending bermain game daripada meniduri cewek"
2. karena kami tidak bepergian ke tempat gituan, maka istri maupun anak kami tidak bakal tertular penyakit-penyakit yg berbahaya...
3. Istri/anak/keluarga kami tidak bakal sulit menemukan kami disaat membutuhkan kami.
Intinya kami lebih mementingkan kluarga dibandingkan game, coba anda bayangkan anda lagi balapan mobil, tiba2 istri anda telepon, apakah anda akan berbalik dan pulang rumah? atau disaat anda sedang kena minuman keras, istri telepon, apakah anda bisa balik rumah? coba pikirkan sendiri.
4. Kami memiliki pengeluaran tetap untuk bermain game.
bisa dibayangkan kalau pergi happy/modif mobil, pengeluaran tiap bulannya tentu saja semakin membengkak. kalo maen game? pasti sudah fix donk "kecuali harga per jam naik"
5. kami lusuh/berpenampilan kurang menarik?
ini jawaban yg selalu dilontarkan oleh wanita. warnet tempat ane bermain itu bisa digunakan untuk presentasi kerja (FYI), dan rata-rata kami adalah pengusaha. kami tidak menarik? atau anda melihat mobil kami yang tidak seindah mobil orang-orang diluar?
Intinya, banyak wanita meliat/mendengar gamers dari sisi negativenya doank (mungkin karna banyak warnet tidak jelas), apabila sudah meliat warnet yg bener2 warnet, mungkin perspeksi mereka terhadap gamers bakal berbeda.
sekian dan terima kasih...
no need melon or bata http://static.kaskus.co.id/images/smilies/iloveindonesias.gif
</div>
alasan gamers tidak digemari wanita (terutama di Indonesia) - source kaskus
1. (rata-rata) cewek tidak suka sama gamers dengan alasan mereka diduakan ataupun lebih mementingkan game dibandingkan mereka (mari para gamers kita amini)...
2. (rata-rata) gamers itu lusuh/kurang berpenampilan menarik (tidak semua)
3. banyak orang mengganggap gamers itu out from social (karna terlalu maen game kali yee)
4. dll...
tapi pernakah kalian berpikir kalo gamers itu kebanyakan (tidak semua), adalah pria/wanita baik2.... bahkan di warnet yg ane pergi skrg (maap tempat dan alamat dirahasiakan), itu adalah perkumpulan org gila maen game (ampir tiap ari absen), tapi mereka adalah group org berduit (penghasilannya diatas 10jt/bulan).
Dan inilah menjadi alasan mereka kenapa merasa lebih baik bermain game drpd balapan mobil dkk...
1. Mending kami menghabiskan 1 - 3 Juta rupiah perbulannya untuk bermainkan game dibandingkan kami pergi belanja wanita/minum2 keras/telan obat "ekstasi/inex/dll". "make sense?"
Btw kami memiliki prinsip "mending bermain game daripada meniduri cewek"
2. karena kami tidak bepergian ke tempat gituan, maka istri maupun anak kami tidak bakal tertular penyakit-penyakit yg berbahaya...
3. Istri/anak/keluarga kami tidak bakal sulit menemukan kami disaat membutuhkan kami.
Intinya kami lebih mementingkan kluarga dibandingkan game, coba anda bayangkan anda lagi balapan mobil, tiba2 istri anda telepon, apakah anda akan berbalik dan pulang rumah? atau disaat anda sedang kena minuman keras, istri telepon, apakah anda bisa balik rumah? coba pikirkan sendiri.
4. Kami memiliki pengeluaran tetap untuk bermain game.
bisa dibayangkan kalau pergi happy/modif mobil, pengeluaran tiap bulannya tentu saja semakin membengkak. kalo maen game? pasti sudah fix donk "kecuali harga per jam naik"
5. kami lusuh/berpenampilan kurang menarik?
ini jawaban yg selalu dilontarkan oleh wanita. warnet tempat ane bermain itu bisa digunakan untuk presentasi kerja (FYI), dan rata-rata kami adalah pengusaha. kami tidak menarik? atau anda melihat mobil kami yang tidak seindah mobil orang-orang diluar?
Intinya, banyak wanita meliat/mendengar gamers dari sisi negativenya doank (mungkin karna banyak warnet tidak jelas), apabila sudah meliat warnet yg bener2 warnet, mungkin perspeksi mereka terhadap gamers bakal berbeda.
sekian dan terima kasih...
no need melon or bata http://static.kaskus.co.id/images/smilies/iloveindonesias.gif
</div>