PDA

View Full Version : Miris! sekeluarga meninggal dalam kebakaran


kembangtahu
27th May 2012, 06:29 PM
Mohon Maaf kalau triit ny berantakan, belum pengalaman buat trit yg bgus :D



SEMOGA ANE GAK :repost:



Kalau berkenan tolong ane disirem :melonndan:

atau gak tolong RATE di kasi *****



jangan di lempar :cabendan: krn nanti ane benjoooll



Palembang Sebuah ruko di Palembang, Sumatera Selatan, yang dihuni satu keluarga, terbakar. Empat orang tewas, hanya anak bungsu yang selamat.



Peristiwa di Jalan Pangeran Antasari Lorong KIP 285C Kelurahan 14 Ilir, Ilir Timur 1, Palembang, itu nyaris tak diketahui warga. Sekitar pukul 05.50 WIB, Rabu (2/5/2012), asap mengepul dari lantai dua ruko yang dijadikan tempat tinggal itu. Kemudian asap juga terlihat di lantai tiga.



"Apinya tidak besar, hanya terlihat asap mengepul," kata Lurah Pagarilir, Habibullah.



Ke-4 korban tewas adalah Mukong (38), The Tjiny Me (35), Sherli (17), dan Sherli Ranti (13). Sementara korban selamat adalah Luis Alfredo (10).



Mukong dan istrinya, The Tjiny Me, ditemukan di lantai dua. Sedangkan tiga anaknya ditemukan di lantai tiga.



"Kami kesulitan mengevakuasi, karena pintu terkunci. Satu korban berhasil diselamatkan setelah warga menjebol atap bagian belakang," kata Habibullah.



Api padam sekitar pukul 07.00 WIB. Jenazah dibawa ke RSUD Muh Hussein. Sherli Ranti tewas dalam perjalanan ke RS. Saat ini, jenazah keluarga pedagang tas plastik itu, siap dimakamkan.



Pantauan detikcom dari sisa kebakaran, api tidak merembet ke ruko sebelah. Bahkan dari luar tak tampak adanya bekas kebakaran. Api hanya membakar bagian dalam ruko. Kepolisian masih menyelidiki kejadian ini.

Sumber: http://news.detik..com/read/2012/05/...embang?9922022 (http://news.detik..com/read/2012/05/02/160650/1907340/10/4-orang-sekeluarga-tewas-dalam-kebakaran-ruko-di-palembang?9922022)



berita di atas adalah kutipan dari detik..com



namun, berita yang simpang siur beredar..:



Suami istri tersebut memang sudah sering cekcok, menjadi hal biasa dalam lingkungan t4 tinggal mereka kl mereka sering cekcok.

suami ditemukan leher terjerat kabel dan luka senjata tajam di leher. Dan istri di temukan luka tusuk,

Sedangkan anak perempuan pertama tewas dengan luka tusukan di ulu hati, pinggang, leher, lengan dan terdapat luka bakar (meninggal dlm perjalanan) & anak perempuan ke2 mereka dengan badan terbakar.

sedangkan anak bungsu mereka bersembunyi di dalam kamar mandi. sdg mendapatkan perawatan insentif

anak bungsu ini yg bisa menjadi saksi kunci.



belum ditemukan hal pasti penyebab kejadian ini, apakah memang kedua pasangan suami isti tersebut yg melakukan pembakaran rumah & kmudian bunuh diri.



Ada motif yang mengatakan sang ayah dikejar2 deb colletor krn terlilit hutang.



ATAU



Ada pencuri / Org yang dendam menghabisi keluarga tsbt dan membakar rumah seolah2 kejadian bunuh diri utk menghilangkan jejak.



Atau



Hal2 yg berhubungan dengan gaib/gaib..



ini gan foto anak sulung mereka

http://cdn-u.kaskus.co.id/72/qvq8gpak.jpg



Kasian gan :mewek: baru kelas 1 SMA, ini adek kelas ane di almamater SMA

semoga sherly & keluarga nya diberikan tempat yang layak disisi Tuhan. Amin



UPDATE--

*Jenasah Alm. Sherly & Rianti akan dimakamkan hari ini (jumat,4 mei 2012) pkl 08:00 pgi, sedangkan kedua orang tua nya pkl 15:00



UPDATE KE2 -- http://www.tribunnews.com/2012/05/05...tangkap-polisi (http://www.tribunnews.com/2012/05/05/pembunuh-satu-keluarga-di-palembang-ditangkap-polisi)



TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Pelaku pembunuhan satu keluarga yang dibunuh lalu dibakar di rumah, Jl Pangeran Antasari, Lorong KIP No 285 C, RT 06/RW 02, Kelurahan 14 Ilir, Kecamatan IT I Palembang, berhasil ditangkap jajaran Polresta Palembang, Jumat (4/5/2012).



Pelaku pembunuhan tersebut diketahui bernama Asep.



Asep dibekuk petugas di kawasan dekat Kantor TVRI Palembang, Jalan Balap Sepeda. Tersangka kemudian dibawa petugas untuk olah tmpat kejadian perkara (TKP).



Berdasarkan olah TKP, motif pembunuhan lantaran korban meminta pertanggungjawaban tersangka Asep yang mengaku sebagai dukun pengganda uang.



"Pelaku membunuh korban sekeluarga, karena tersangka Asep tidak mampu menggandakan uang korban sebesar Rp 5 juta. Tersangka kemudian membunuh satu per satu korba," ujar Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting seusai olah TKP.

</div>